<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088</id><updated>2012-01-16T22:15:21.835-08:00</updated><category term='menimbang'/><category term='devisa'/><category term='tidak berharganya uang fiat'/><category term='lindung nilai'/><category term='Tes keaslian dinar'/><category term='kemerdekaan'/><category term='dinar emas'/><category term='PDB'/><category term='tips sukses berjualan'/><category term='pengalihan aset'/><category term='form pesanan'/><category term='kartu kredit'/><category term='survival kit'/><category term='permasalahan kartu kredit'/><category term='cara efektif menutup kartu kredit'/><category term='referensi'/><category term='grafik emas 2010'/><category term='mata uang kertas'/><category term='currency war'/><category term='siapa bilang karyawan gak bisa kaya'/><category term='prediksi dinar'/><category term='grafik emas'/><category term='karyawan'/><category term='IMF'/><category term='cara merubah keadaan keuangan'/><category term='harga emas 2011'/><category term='rekor baru harga dinar'/><category term='takaran'/><category term='perang finansial'/><category term='menyikapi kartu kredit'/><category term='action'/><category term='cetak uang'/><category term='rokok'/><category term='dinar peruri'/><category term='dinar emas dan emas batangan'/><category term='mengelola negara'/><category term='kapitalis'/><category term='kiat menjadi kaya'/><category term='prediksi harga emas'/><category term='sektor riil'/><category term='bahaya rokok'/><category term='rincian harga emas harian'/><category term='waktu yang tepat membeli dinar'/><category term='jual dinar'/><category term='reksadana'/><category term='mendobrak tradisi'/><category term='gold wars'/><category term='tips menabung'/><category term='dinar rates'/><category term='kekuatan komunitas'/><category term='kesungguhan'/><category term='perang mata uang'/><category term='emas 2011'/><category term='pesan dinar'/><category term='dirham'/><category term='inflasi'/><category term='cadangan emas'/><category term='ulah para spekulan'/><category term='senering'/><category term='buku bagus'/><category term='dinar emas indonesia'/><category term='grafik harga emas 2011'/><category term='rapuhnya uang kertas'/><category term='harga emas naik secara eksponensial'/><category term='7 Alasan Berinvestasi Emas'/><category term='tips usaha'/><category term='mata uang sejati'/><category term='harga emas 2009'/><category term='dinar'/><category term='spekulan'/><category term='perbandingan harga emas batangan dan dinar emas'/><category term='hyperinflasi'/><category term='quantitative easing'/><category term='mata uang sesungguhnya'/><category term='tips menjadi kaya'/><category term='dinar irak'/><category term='uang kertas'/><category term='Redenominasi'/><category term='reksadana vs dinar'/><category term='dirham perak'/><category term='hancurnya uero'/><category term='deret fibonanci'/><category term='krisis moneter'/><category term='pengusaha'/><category term='kekuatan pasar'/><category term='harga emas naik'/><category term='pemimpin yang adil'/><category term='investasi dinar'/><category term='hancurnya nilai uang'/><category term='komoditas'/><category term='cicil dinar'/><category term='tips sukses berdagang'/><category term='judi'/><category term='m-dinar'/><category term='safir senduk'/><category term='emas'/><category term='Grafik emas 2011'/><category term='pencetak dinar'/><category term='keuangan praktis'/><category term='jenis dinar'/><category term='rupiah'/><category term='harga emas'/><category term='mencicil dinar'/><category term='determination'/><category term='musim membeli dinar'/><category term='daya saing'/><category term='arisan dinar'/><category term='1 dinar'/><category term='abdurrahman bin &apos;auf'/><category term='kembali ke mata uang masing-masing'/><category term='invest dinar'/><category term='perdagangan'/><category term='kemakmuran'/><category term='tips dagang'/><category term='menutup kartu kredit'/><category term='Marhaban Ya Ramadhan'/><category term='kondisi ekonomi'/><category term='daya beli'/><category term='rekor baru harga emas'/><category term='hutang'/><category term='nilai uang'/><category term='daftar m-dinar'/><category term='derivativ'/><category term='penyederhanaan mata uang'/><category term='krisis moneter belum berakhir'/><category term='dinar nominal kecil'/><category term='harga dinar'/><category term='grafik harga emas'/><title type='text'>Mata Uang Dinar Dirham | Jual Dinar Dirham</title><subtitle type='html'>Blog ini dibuat sebagai sarana untuk membantu menyebarluaskan pemahaman masyarakat terutama di negara Indonesia tentang Dinar Dirham Islam yang terbuat dari emas dan perak, sekaligus tempat untuk membeli Dinar dan Dirham tersebut.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>126</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-5878656862564687541</id><published>2012-01-04T00:37:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T01:04:12.504-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='grafik emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grafik emas 2011'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas 2011'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emas 2011'/><title type='text'>Grafik Emas Tahun 2011</title><content type='html'>Grafik Emas Tahun 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-2p8pE-iK5Ew/TwQNCSEsyXI/AAAAAAAAAIQ/zDBwfgRpXfk/s1600/chart_2.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="246" src="http://2.bp.blogspot.com/-2p8pE-iK5Ew/TwQNCSEsyXI/AAAAAAAAAIQ/zDBwfgRpXfk/s400/chart_2.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berikut Grafik Emas Tahun 2011&lt;br /&gt;Masih ada kenaikan setiap tahunnya, bagaimana grafik emas tahun 2012, apakah trendnya menaik seperti tahun-tahun sebelumnya, atau sebaliknya, kita tunggu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin diantara pembaca masih ada yang menimbang-nimbang untuk mengamankan hasil jerih payahnya ke emas, namun dengan melihat grafik diatas mudah-mudahan sudah terjawab untuk memutuskan langkah kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita kembalikan hakikat sesungguhnya dari emas dan perak sebagai uang yang sebenarnya, mari amankan aset yang sudah kita usahakan dengan bercucuran peluh keringat agar tidak sia-sia termakan sistem ekonomi kapitalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan grafik Dinar Emas, insya Allah saya akan tampilkan grafik Dinar emas mulai sekitar bulan Juni 2011, karena saya baru dapat menyimpan database harga Dinar sejak bulan Juni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-5878656862564687541?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/5878656862564687541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=5878656862564687541' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5878656862564687541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5878656862564687541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2012/01/grafik-emas-tahun-2011.html' title='Grafik Emas Tahun 2011'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-2p8pE-iK5Ew/TwQNCSEsyXI/AAAAAAAAAIQ/zDBwfgRpXfk/s72-c/chart_2.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-8339805341129756384</id><published>2012-01-01T06:47:00.000-08:00</published><updated>2012-01-01T06:47:52.180-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lindung nilai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='quantitative easing'/><title type='text'>Catatan Akhir Tahun 2011 : Apakah Dinar/ Emas Masih Menguntungkan…?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sabtu, 31 December 2011 07:45&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Karena tanggal 31 Desember 2011 jatuh pada hari libur tidak ada transaksi di pasar, maka transaksi terakhir di pasar emas dunia untuk 2011 adalah bersamaan dengan ditutupnya pasar New York tanggal 30&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Desember 2011 sore hari atau pagi ini waktu Indonesia. Harga emas dunia ditutup pada harga US$ 1,568/Ozt , dan harga Dinar ditutup pada angka Rp 2,170,891. Dengan angka penutupan seperti ini, apakah investasi Dinar atau emas masih menguntungkan sepanjang tahun 2011 ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Jawabannya tergantung kapan Anda mulai investasinya dan dari mana asal uangnya. Bila Anda sudah mulainya setahun lalu, maka investasi Dinar Anda memberikan kisaran hasil 23 % atau bila dipotong selisih harga jual dan harga beli 4 % (bisa ditekan tinggal 2 % bila Anda jual ke sesama pengguna yang juga kita fasilitasi melalui jual less 1%), hasil bersih investasi ini masih di kisaran 19 % - 21 % - atau sekitar&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tiga kali hasil bersih deposito.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Bila Anda mulai investasinya baru dalam 4 bulan terakhir, dipastikan Anda rugi karena Dinar mengalami trend penurunan yang significant sejak September 2011.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Yang menarik adalah bila dilihat sumber dana yang Anda gunakan untuk investasi emas ini. Hasil bersih setahun terakhir yang berada di kisaran 19%-21% tersebut diatas hanya berlaku bila dana yang Anda pakai untuk membeli emas/Dinar adalah uang Anda sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Bila dana yang Anda gunakan untuk investasi adalah uang bank atau uang pinjaman lainnya, maka hasil bersih yang 19%-21 % akan nyaris habis karena ongkos modal yang Anda gunakan (biaya gadai misalnya) berada di kisaran angka 18%. Hasil bersih yang hanya 1%- 3 % (setelah dipotong ongkos modal), tidak cukup menarik untuk mengimbangi jerih payah dan sport jantung Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Itulah sebabnya melalui &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=246:ingin-cepat-kaya-dengan-hutang-saran-saya-jangan&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;berbagai tulisan sejak lebih dari dua tahun lalu&lt;/a&gt;, &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;saya sudah mengingatkan agar masyarakat tidak berspekulasi dengan membeli emas menggunakan dana pinjaman atau gadai. Kecuali bila dana pinjaman atau gadai ini untuk kegiatan produktif riil&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;(bukan dari naik turunnya harga) yang menghasilkan nilai lebih besar dari ongkos dana-nya, atau yang saya sebut &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=792:gold-based-capital-ii-bijak-investasi-menggunakan-emas&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;Gold Based Capital.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Lantas bagaimana dengan tahun 2012 ?.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Parkiraan saya akan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;banyak factor yang bisa mendorong harga emas ke atas, antara lain adalah pengaruh jangka panjang dari &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=740:harga-emas-belajar-dari-krisis-financial-global-2008&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;Quantitative Easing&lt;/a&gt; dalam berbagai namanya selama krisis AS dan Eropa 2011. Yang juga bisa melejitkan harga emas dunia 2012 adalah bila krisis Iran – AS yang hari-hari ini memanas terus ter-eskalasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Tiga puluh tahun lalu, harga emas pernah melonjak dari angka US$ 215/Ozt (Januari 1979) ke angka US$ 850/Ozt (Januari 1980) ketika terjadi ketegangan antara Iran dan Amerika pada krisis penyanderaan 52 warga Amerika di Iran selama 444 hari dari tanggal 4 November 1979 s/d 20 Januari 1981.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Terlepas dari peluang naiknya harga emas dunia di tahun 2012 tersebut, sekali lagi saya tidak merekomendasikan untuk mendananinya dengan dana pinjaman, kecuali untuk kegiatan produktif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Sejalan dengan tema sentral untuk produktif di tahun 2012 tersebut, maka resolusi saya untuk 2012 adalah &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Get Real…!&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; InsyaAllah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-8339805341129756384?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/8339805341129756384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=8339805341129756384' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8339805341129756384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8339805341129756384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2012/01/catatan-akhir-tahun-2011-apakah-dinar.html' title='Catatan Akhir Tahun 2011 : Apakah Dinar/ Emas Masih Menguntungkan…?'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-7852149959211120527</id><published>2012-01-01T06:31:00.000-08:00</published><updated>2012-01-01T06:31:10.479-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesungguhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='determination'/><title type='text'>Determination…</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kamis, 29 December 2011 08:00&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Tahun 1970-an China adalah negeri yang miskin dan amat sangat tertutup. Rakyatnya tidak bisa menonton TV, Radio maupun media-media lain selain yang dari pemerintahnya. Maka ketika pemerintahnya ingin mengirim atlit &lt;em&gt;ice dancing&lt;/em&gt; ke kejuaraan dunia, mereka tidak memiliki informasi yang cukup tentang apa dan bagaimana &lt;em&gt;ice dancing&lt;/em&gt; ini. Seorang pemuda Yoew Bin yang ditugasi untuk mewakili negaranya, hanya dibekali sejumlah klipping koran asing yang sudah disensor dan dia dilatih oleh (tentu saja) pelatih yang sama sekali tidak berpengalaman di bidangnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Karena kemiskinannya, mereka tidak mampu mengirimkan sang pelatih mendampingi Yoew Bin keluar negeri mengikuti kompetisi. Berangkatlah Yoew Bin keluar negeri sendirian, dia belum pernah keluar negeri sebelumnya dan tidak bisa berbahasa lain kecuali bahasa China.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika tiba waktunya Yoew Bin tampil di arena &lt;em&gt;ice skating&lt;/em&gt; yang megah bergiliran dengan juara-juara dunia dibidangnya, Yoew Bin tampil sangat kacau - terjatuh beberapa kali dan terpaksa keluar arena penuh rasa malu dengan tertawaan dan ejekan penonton.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Berbekal pengalaman yang luar biasa (memalukan) ini Yoew Bin tidak putus asa, dia justru berbulat hati untuk menyelamatkan negerinya dari dipermalukan bangsa-bangsa lain karena ketidak mampuannya. Yoew Bin memutuskan untuk menjadi pelatih &lt;em&gt;ice dancing&lt;/em&gt; di seluruh sisa hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Lebih dari tiga puluh tahun kemudian, dua pasang atlit &lt;em&gt;ice dancing&lt;/em&gt; China masuk ke babak final Olimpiade 2006. Satu pasang Shen dan Zhao memperoleh medali perunggu, satu pasang lagi Zhang Hao dan Zhang Dan memperoleh medali perak.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bukan medali perunggu dan peraknya ini yang penting, tetapi adalah bagaimana mereka mencapainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Begitu semangatnya Zhang Hao dan Zhang Dan untuk mengharumkan negaranya, mereka mencoba lompatan yang belum pernah dilakukan di Olimpiade sebelumnya – lompatan yang disebut &lt;em&gt;quadruple salchow&lt;/em&gt;. Ketika Zhang Hao melempar pasangan atlet putrinya Zhang Dan ke udara, atlit putri ini terjatuh dengan posisi yang salah – dia mengalami luka di lutut dan nyaris tidak bisa berdiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika dipapah untuk keluar arena, telah menunggu pelatihnya – Yoew Bin di atas, dia tidak ingin atlit andalannya ini dipermalukan dunia sebagaimana yang dia alami lebih dari tiga puluh tahun lalu. Disemangatinya atlit yang sudah terluka dan nyaris tidak bisa berdiri ini untuk balik ke arena.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Dua atlit inipun balik ke arena dan menampilkan tontonan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang luar biasa indah dan diiringi tepuk tangan penonton terus menerus sampai mereka mengakhiri penampilannya. Pasangan ini kemudian mendapatkan nilai tertinggi untuk sisa permainannya dan mereka memperoleh medali perak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Di dunia olah raga China, prestasi Yoew Bin dan para atlitnya tersebut menjadi inspirasi bagi prestasi berbagai bidang olah raga lainnya di negeri itu – prestasi yang didorong oleh kerja keras, keteguhan hati atau &lt;em&gt;determination&lt;/em&gt; dan semangat pantang menyerah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Keberhasilan China seperti di bidang olah raga ini juga terjadi di bidang ekonomi dan bisnis. Mereka berpegangan pada pepatah China yang sama yang kurang lebih artinya : “&lt;em&gt;Pohon sukses yang kuat dan indah tumbuh dari benih-benih kegagalan dan perjuangan...&lt;/em&gt;” atau dengan kata lain kita bisa sukses mencapai apa yang kita kejar, hanya bila kita mau melaluinya dengan kerja keras, kegagalan-kegagalan dan &lt;em&gt;determination&lt;/em&gt;…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika Yoew Bin di tahun 70-an menjadi bahan tertawaan di arena &lt;em&gt;ice dancing&lt;/em&gt; dunia, saat Itu Indonesia lagi berjaya di arena bulu tangkis Wembley-London (All England Open Badminton Championships) dengan menjuarainya secara terus menerus selama beberapa tahun. Ketika karena kemiskinannya tahun-tahun itu China sampai tidak mampu mengirimkan pelatihnya Yoew Bin untuk mendampinginya dalam kompetisi internasional yang sama sekali belum pernah dikenalnya, Indonesia lagi kaya-kayanya dengan &lt;em&gt;Oil Boom&lt;/em&gt; atau yang dikenal dengan rezeki petro Dollar-nya !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Tetapi lihat kini 30-an tahun kemudian, olah raga mereka sangat unggul bukan hanya dibandingkan kita – tetapi juga dibandingkan negara-negara lainnya di dunia. Ekonomi mereka juga demikian, negara-negara adidaya dunia-pun harus bertekuk lutut terhadap keperkasaan ekonomi China. Keunggulan di bidang olah raga, keunggulan dibidang ekonomi maupun keunggulan dibidang-bidang lain – semuanya harus dibangun melalui kerja keras, melalui serangkaian kegagalan dan tetap menjaga &lt;em&gt;determination&lt;/em&gt; atau keteguhan hati. Bahwa hasil akhirnya semua tergantung kepada kehendak Allah – itu pasti, tetapi tetap tidak berarti kita bisa mengabaikan kerja keras dan keteguhan hati ini – sebagai bentuk ikhtiar yang maksimal yang menjadi domain kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #262626; font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;“&lt;em&gt;Kalimat hikmah (perkataan yang baik/bijaksana) adalah senjatanya orang mukmin, dimanapun ia mendapatkannya maka dia lebih berhak untuk mengambilnya&lt;/em&gt;” (HR. Tirmidzi/Ibnu Majjah)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-7852149959211120527?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/7852149959211120527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=7852149959211120527' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/7852149959211120527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/7852149959211120527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2012/01/determination.html' title='Determination…'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-503432819809268820</id><published>2011-12-15T16:33:00.000-08:00</published><updated>2011-12-15T16:33:42.726-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya uero'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kembali ke mata uang masing-masing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hutang'/><title type='text'>Krisis Euro Memporakporandakan Bank Dunia</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;section id="sisip"&gt;        &lt;div class="h28 l1"&gt;         &lt;div class="left"&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;div class="left"&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;div class="left"&gt;                                       &lt;/div&gt;&lt;div class="right pt5 fs12"&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" height="180" src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/mashadi/111209042311-brussels-merkel-sarkozy-story-top.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" width="320" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Presiden Perancis Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel di Brussel (tengah)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Kamis, 15/12/2011 16:11 WIB&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/section&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun para pemimpin Uni Eropa telah menyepakati kebijakan fiskal bersama pekan lalu, namun para investor sangat kecil kepercayaan mereka atas kebijakan yang diambil para pemimpin Uni Eropa itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para investor tidak yakin bahwa krisis utang itu akan dapat diselesaikannya. Di mana bank-bank menyimpan miliaran dolar obligasi pemerintah yang sangat berisiko gagal. Hal ini sangat nampak reaksi yang sangat negatif terhadap langkah yang diambil para pemimpin Uni Eropa dengan naiknya suku bunga bank. Sementara beberapa bank tidak memberikan pinjaman. Euro jatuh di bawah $ 1,30 untuk pertama kalinya sejak Januari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejumlah tindakan darurat diambil Bank Credit Agricole SA, Perancis, yang mengumumkan akan keluar 21 dari 53 negara itu terletak di zona itu. Commerzbank AG akan mencoba untuk menghindari bailout Jerman, dan memindahkan uangnya ke bank milik pemerintah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasar global seperti indek Dow Jones merosot 1,1 persen, sementara pasar Jepang dan Australia jatuh 1 persen Kamis pagi. Sementara itu, Fitch menurunkan peringkat lima bank besar Eropa. Tanda-tanda memburuknya ekonomi Uni Eropa terus berlanjut, akibat krisis utang, dan memasuki tahun 2012, menggambarkan tingkat suramnya ekonomi zona Eropa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentu, yang paling absurd sekarang adalah keingnan sejumlah negara anggota Uni Eropa, yang kembali ke mata uang mereka. Keinginan sejumlah negara itu, akan membawa konsekwensi hancurnya tatanan yang sudah dibangun dalam waktu yang panjang, yaitu kekuatan regional Uni Eropa, yang kemudian menciptakan mata uang tunggal mereka euro, dan sekarang terombang-ambing krisis yang sangat dahsyat, yaitu utang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun 2012 tetap suram bagi perekonomian Eropa, dan konflik kepentingan nasional seluruh negara anggota Uni Eropa menjadi taruhan. Apakah kekuatan regional Uni Eropa yang beranggotakan 27 negara dengan 400 juta penduduk itu, sejatinya akan dapat bertahan. Ini persoalan yang sangat mendasar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kekuatan ekonomi Uni Eropa, sebuah kekuatan ekonomi besar, tetapi terkikis oleh utang yang bertumpuk-tumpuk, sekarang menyeret ke dalam jurang krisis. Hampir negara-negara Uni Eropa memiliki utang, yang besar 100 persen dari PDB-nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu, Bank Dunia yang menjadi sandaran terakhir (the last resort), tak mungkin akan dapat membantu negara-negara Eropa yang terkena krisis, karena dana yang dimiliki Bank Dunia, juga dari negara-negara besar Eropa, yang sudah tertatih-tatih akibat dihantam krisis. Kini Bank Dunia (World Bank) ikut mengalami krisis, bersamaan dengan krisis negara-negara Uni Eropa dan Amerika Serikat. (mh/nwk)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber : http://www.eramuslim.com/berita/dunia/krisis-euro-memporakporandakan-bank-dunia.htm &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-503432819809268820?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/503432819809268820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=503432819809268820' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/503432819809268820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/503432819809268820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/12/krisis-euro-memporakporandakan-bank.html' title='Krisis Euro Memporakporandakan Bank Dunia'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-2298058534048099113</id><published>2011-12-14T17:23:00.000-08:00</published><updated>2011-12-14T17:24:23.676-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Redenominasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyederhanaan mata uang'/><title type='text'>Guru Besar UI: Rupiah Nol-nya Kebanyakan, Harus Diredenominasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="date"&gt;Selasa, 13/12/2011 11:29 WIB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="date"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Depok&lt;/b&gt; - Mantan Menteri Perekonomian dan Industri Dorodjatun Kuntjoro Jakti mengatakan rencana redenominasi perlu direalisasikan. Karena Indonesia salah satu negara yang memiliki mata uang dengan angka nol terbanyak sehingga pantas dikurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya kira mungkin ini harus dibicarakan lebih jauh yah. Kan sekarang paling besar itu pecahan Rp 100.000. Nol-nya banyak harus redenominasi," kata Dorodjatun yang juga Guru Besar Universitas Indonesia (UI) dalam sebuah seminar Research Day di FEUI, Depok, Jawa Barat, Senin (13/12/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dorodjatun mencontohkan ketika menjadi duta besar di AS, Ia sempat ke Istanbul Turki yang memang memiliki mata uang cukup banyak nol-nya. Alhasil Dorodjatun mengaku kaget ketika harus membayar hotel yang jumlahnya bisa miliaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Satu dolar AS itu bisa ratusan ribu di Turki dahulu. Nah bayar hotel bisa miliaran," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Dorodjatun mengatakan Turki sendiri melakukan redenominasi dan berhasil. Indonesia, sambung Dorodjatun perlu dilihat kembali dan memang dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya kira penting, namun tunggu saja kajian bank sentral," tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Redenominasi atau penyederhanaan rupiah tanpa mengurangi nilainya mulai dibahas di 2012. Saat ini Indonesia dalam proses redenominasi Rp 1.000 menjadi Rp 1 akan berkaca pada kisah sukses redenominasi dari Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita belajar dari Turki yang sukses melakukan redenominasi," ungkap Juru Bicara BI Difi Johansyah kepada &lt;b&gt;detikFinance&lt;/b&gt;, pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Redenominasi dilakukan setelah Turki menjaga inflasinya di bawah 10%. Sementara tingkat inflasi di Indonesia terjaga di bawah 5%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hal ini menjadi bekal ke depan. Adanya disiplin fiskal Indonesia dan rendahnya inflasi menjadi modal proses redenominasi bisa sukses," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turki tercatat pernah sukses melakukan redenominasi dengan menghilangkan 6 angka nol pada mata uangnya. Jadi redenominasi yang dilakukan Turki adalah mengubah 1.000.000 lira menjadi 1 lira pada tahun 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun redenominasi yang dilakukan Turki ini berbeda dengan yang akan dilakukan Indonesia. Seperti dikutip dari situs bank sentral Turki, Kamis beberapa waktu lalu, kebijakan redenominasi ini dilakukan untuk menekan laju inflasi Turki yang sangat tinggi sejak tahun 1970-an. Inflasi yang tinggi ini menyebabkan nilai ekonomi di negara belahan Eropa tersebut mencapai hitungan triliun, bahkan kuadriliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai dampak dari inflasi tinggi ini juga, setiap 2 tahun sekali sejak 1981, bank sentral Turki selalu menerbitkan mata uang kertas pecahan baru yang lebih besar. Bahkan ada mata uang yang mencapai 20 juta lira, atau merupakan mata uang dengan nominal terbesar di dunia. Hal ini pula yang menyebabkan kredibilitas mata uang Turki menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecahan nominal yang besar ini menyulitkan maslah dalam sistem pencatatan akuntansi dan statistik di negara tersebut. Hal inilah yang menjadi latar belakang redenominasi dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Sumber : http://finance.detik.com/read/2011/12/13/112916/1789761/5/guru-besar-ui-rupiah-nol-nya-kebanyakan-harus-diredenominasi &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-2298058534048099113?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/2298058534048099113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=2298058534048099113' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/2298058534048099113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/2298058534048099113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/12/guru-besar-ui-rupiah-nol-nya-kebanyakan.html' title='Guru Besar UI: Rupiah Nol-nya Kebanyakan, Harus Diredenominasi'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-912510135829385271</id><published>2011-12-14T17:14:00.000-08:00</published><updated>2011-12-14T17:14:40.796-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Redenominasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tidak berharganya uang fiat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><title type='text'>Ubah Rp 1.000 Jadi Rp 1, BI Masih Tunggu Restu SBY</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="date"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="date"&gt;Rabu, 14/12/2011 08:18 WIB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span class="judul"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - Bank Indonesia (BI) mengaku masih menunggu amanat Presiden SBY untuk melakukan penyederhanaan atau redenominasi rupiah dengan menghilangkan tiga nol dalam nilai mata uang rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini disampaikan oleh Gubernur BI Darmin Nasution di kantornya, Jakarta, Selasa malam (13/12/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita sudah persentasi ke presiden dan wapres yang mengkoordinir redenominasi. RUU dan naskah akademik sudah selesai tinggal tunggu amanat presidenn," kata Darmin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Dirjen Pajak ini menyatakan BI bekerjasama dengan pemerintah dalam menggodok rencana redenominasi dengan koordinasi Wakil Presiden Boediono. Dalam kajian akhir, memang BI akan menghilangkan tiga nol dalam nilai mata uang rupiah atau mengubah Rp 1.000 menjadi Rp 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam melakukan kajian redenominasi, Darmin mengatakan pihaknya sudah belajar dari beberapa negara yang melakukan redenominasi. Dari mulai negara yang gagal melakukannya sampai yang berhasil seperti Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita bukan pertama, sudah banyak negara dari yang berhasil sampai yang gagal. Jadi kita tahu yang harus dilakukan. Staf kita sudah dikirim ke negara-negara yang melakukan redenominasi dan mempelajarinya secara detil. Jadi tidak hanya membaca dari buku," kata Darmin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Darmin, masyarakat tak perlu khawatir terhadap rencana ini. Karena semua langkah aturan telah dipersiapkan dengan baik dalam RUU yang siap dikirim ke DPR apabila telah direstui presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masyarakat kita positif kok. Yang aneh-aneh sekarang adalah perusahaan real estate yang menjual rumah dengan mengatakan beli rumah sekarang sebelum redenominasi," ucap Darmin sambil tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses redenominasi saat ini koordinator pelaksananya berada di tangan Wakil Presiden RI. Darmin optimistis, sebelum masa jabatannya berakhir di 2013, proses penyederhanaan mata uang rupiah ini akan berjalan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Redenominasi merupakan proses penyederhanaan nilai mata uang rupiah. Dalam kajian sebelumnya, redenominasi akan menghilangkan 3 nol dalam nominal rupiah sekarang, namun tidak akan mengurangi nilainya. Misalnya adalah uang Rp 1.000.000 nantinya menjadi Rp 1.000 namun nilainya tidak berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BI beberapa kali menegaskan, redenominasi bukanlah sanering karena nilai rupiah tidak akan berkurang setelah redenominasi. BI memperkirakan proses redenominasi akan membutuhkan waktu sekitar 10 tahun. Tahapan pertama yang dilakukan bank sentral yakni sosialisasi yang semula dilaksanakan di tahun ini.&lt;span class="judul"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="judul"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="judul"&gt;Sumber : http://finance.detik.com/read/2011/12/14/081856/1790587/5/ubah-rp-1000-jadi-rp-1-bi-masih-tunggu-restu-sby?f9911013&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-912510135829385271?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/912510135829385271/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=912510135829385271' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/912510135829385271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/912510135829385271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/12/ubah-rp-1000-jadi-rp-1-bi-masih-tunggu.html' title='Ubah Rp 1.000 Jadi Rp 1, BI Masih Tunggu Restu SBY'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-3805727102082960530</id><published>2011-11-08T04:08:00.000-08:00</published><updated>2011-11-08T04:08:08.304-08:00</updated><title type='text'>‘Ismail-Ismail’ Jaman Ini</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="color: blue; font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Selamat Idul Adha&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Semoga amal ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT Amiiiin&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Minggu, 06 November 2011 03:57 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Di tengah konflik perang saudara Somalia, seorang ibu muda yang trauma karena suaminya menjadi korban keganasan perang memutuskan untuk mengungsi dari negerinya dan membawa serta tiga orang putranya.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Ibu muda yang cukup terpelajar dan mampu dengan baik berbahasa Inggris ini akhirnya dapat tinggal dan bekerja sebagai pekerja rumah tangga di Inggris. Ketika si sulung – panggil saja Karim - sudah mulai beranjak dewasa, dia ingin meringankan beban berat yang ditanggung ibunya dengan cara bekerja sebagai tukar semir sepatu di sebuah stasiun kereta bawah tanah di pusat kota London.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Setiap hari dia menyerahkan seluruh penghasilannya ke ibunya untuk dikelola bareng, sehingga mereka semua bisa &lt;em&gt;survive &lt;/em&gt;di kota yang terkenal mahalnya biaya hidup tersebut. Penghasilan mereka selalu habis untuk kebutuhan makan, menyewa flat sederhana dan membeli baju hangat agar tidak kedinginan di musim dingin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Suatu hari Karim ingin mencoba sesekali makan enak di restoran yang hampir setiap hari dilaluinya ketika berangkat bekerja. Maka sepulang kerja, lengkap dengan tas kotak semir sepatunya – dia masuk restoran yang selama ini hanya bisa dia bayangkan rasa masakannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Cilakanya di restoran-restoran Inggris, di buku menu tidak selalu mencantumkan harga makanannya. Ini karena sebagian orang Inggris – yang terkenal &lt;em&gt;aristocrat&lt;/em&gt;-nya memandang tidak sopan untuk memilih menu berdasarkan harganya, ini dianggap bisa menyinggung tamunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika Karim melihat menu tersebut – karena duitnya yang pas-pasan – yang pertama dia lakukan justru menanyakan harganya kepada pelayan restoran yang menghampirinya. Dilihatnya menu &lt;em&gt;sirloin steak&lt;/em&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dengan gambar yang lezat, kemudian bertanya kepada pelayan, “&lt;em&gt;yang ini berapa harganya ?&lt;/em&gt;”. Pelayan menjawab “&lt;em&gt;yang ukuran medium,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;harganya 35 Pounds&lt;/em&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Terkejut bukan kepalang si Karim ini karena penghasilannya setiap hari jarang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mencapai 35 Pounds (sekitar Rp 500,000 sekarang !),&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dia mengambil seluruh uang koin penghasilan hari itu dari kantongnya dan mengeluarkan di meja kemudian menghitungnya. Sementara dia menghitung, si pelayan menungguinya dengan tidak sabar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Selesai menghitung, dia bertanya kembali ke si pelayan, “&lt;em&gt;kalau yang small size, berapa harganya ?&lt;/em&gt;”. Si&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;pelayan menjawab dengan ketus dan dengan nada merendahkan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“&lt;em&gt;yang small size masih juga mahal, 25 Pounds&lt;/em&gt;”.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Meskipun masih sangat mahal untuk ukuran Karim, dia malu untuk tidak jadi makan di restoran tersebut, akhirnya dia bilang “&lt;em&gt;baik, saya pesan yang itu ! &lt;/em&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Selesai makan, Karim membayarnya dan pulang. Ketika pelayan mau membersihkan mejanya, dia kaget sekali ternyata Karim meninggalkan tip sebesar 10 Pounds untuk si pelayan – jumlah tips yang jarang diberikan oleh tamu-tamu dia yang &lt;em&gt;parlente&lt;/em&gt; sekalipun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Si pelayan sampai menangis haru dan merasa sangat bersalah karena telah men-&lt;em&gt;judge&lt;/em&gt; orang berdasarkan tampilannya. Tidak habis pikir pula bagi si pelayan ini, bagaimana tamunya yang kumal tadi rela untuk tidak jadi memesan makanan yang diinginkannya padahal uangnya sebenarnya cukup, dan menggantinya dengan ukuran yang lebih kecil hanya supaya dia bisa menyisihkan tip yang baik untuk dia yang melayaninya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Ternyata bukan sekali ini saja perilaku Karim mengejutkan logika orang Inggris yang sok paling beradab itu. Suatu hari ibunya sakit dan memerlukan transfusi darah, dan tentu saja tidak mudah mencari darah yang cocok untuk Ibu Karim yang berasal dari Somalia di Inggris.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Harapan satu-satunya adalah dari darah anak-anaknya, tetapi adik-adik Karim masih kecil - jadi harapannya tinggal darah dari Karim. Dokter yang menanganinya kemudian mengajak bicara Karim bahwa ibunya perlu darah dan darah Karim-lah yang bisa menolongnya. Tanpa berpikir panjang Karim-pun langsung mau darahnya diambil untuk ibunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah ditidurkan disamping ibunya untuk mulai diambil darahnya, Karim memandangi wajah ibunya yang pucat pasi sambil tersenyum bangga, setengah berbisik dia menyampaikan ke ibunya “&lt;em&gt;Umi akan tetap hidup untuk adik-adik&lt;/em&gt;”.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Ibunya-pun menjawab lirih sambil meneteskan air mata “&lt;em&gt;Umi sangat bangga kepadamu nak…&lt;/em&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah itu Karim memandangi wajah dokter yang akan mulai mengambil darahnya, dia kemudian berkata “&lt;em&gt;Apakah sudah waktunya saya akan segera mati dokter ?&lt;/em&gt;”. Dokternya kaget dengan pertanyaan ini, kemudian balik bertanya : “&lt;em&gt;Apa maksudmu dengan segera mati ?&lt;/em&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Karim berusaha menjelaskan : “&lt;em&gt;Bukankah ketika dokter minta darah saya untuk diberikan ke ibu saya dokter akan mengambil seluruh darah saya untuk diberikan ke ibu, sehingga ibu saya bisa diselamatkan hidupnya dengan itu, dan saya akan mati sesudah itu?&lt;/em&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Dokter sangat terkejut dengan jawaban ini, dia kemudian memberondong Karim dengan pertanyaan-pertanyaan “&lt;em&gt;jadi kamu tadi mengira bahwa darah kamu yang akan diambil adalah seluruhnya ?, kalau itu tadi yang kamu pikirkan, mengapa kamu langsung mau menyerahkan seluruh darahmu untuk ibumu ?&lt;/em&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Dengan lugunya Karim-pun menjawab : “&lt;em&gt;betul dokter, aku tadi kira begitu – dan tentu aku mau menyerahkan seluruh darahku bila itu yang ibuku perlukan untuk bertahan hidup&lt;/em&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Masih nggak habis pikir, dokter-pun berusaha memahami logika Karim : “&lt;em&gt;Bukankah hidupmu lebih penting dari ibumu, kalau toh harus memilih ? engkau masih muda, engkau memiliki harapan masa depan ? &lt;/em&gt;”. Diluar dugaan dokter, Karim-pun menjawab dengan tenang : “&lt;em&gt; Ibuku punya tiga anak, kalau aku mati – ibuku masih mempunyai dua anak yang akan menghiburnya. Sedangkan kami bertiga hanya mempunyai satu ibu, kalu ibu kami mati – siapa lagi yang bisa menghibur kami ?&lt;/em&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Dokter wanita yang menangani Karim dan ibunya ini akhirnya kehabisan kata-kata. Dengan mata yang berkaca-kaca dia berusaha memahami pengorbanan seorang anak yang rela kalau toh harus mati menyerahkan seluruh darahnya untuk menyelamatkan ibunya ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Karim adalah representasi ‘Ismail-Ismail’ jaman ini yang rela menyisihkan penghasilannya untuk orang lain, rela berkorban maksimal untuk orang yang dicintainya. Barangkali bukan hanya Karim ‘Ismail-Ismail’ &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;jaman ini,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;bisa juga ada di sekitar kita atau bahkan ada pada diri kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Bila kita rela berkorban untuk orang lain, bila kita rela menyisihkan seberapapun gaji kita – sebagiannya ditabung untuk bisa ber-qurban setiap tahunnya – agar orang lain bisa ikut merasakan jerih payah kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Bila kita rela mengorbankan kesenangan liburan kita untuk menghibur Ibu yang selalu merindukan kunjungan kita, bila kita rela bangun di malam yang dingin untuk selalu bisa mendoakannya…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Bukan hanya Karim, insyaAllah kita semua-pun bisa menjadi ‘Ismail-Ismail ‘ jaman ini, bila kita rela mengutamakan orang lain walau diri kita sendiri dalam kesusahan… !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-3805727102082960530?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/3805727102082960530/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=3805727102082960530' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/3805727102082960530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/3805727102082960530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/11/ismail-ismail-jaman-ini.html' title='‘Ismail-Ismail’ Jaman Ini'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-5464873626230427665</id><published>2011-10-07T17:35:00.000-07:00</published><updated>2011-10-07T17:35:43.548-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengusaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><title type='text'>Aksi Protes Menentang Krisis Semakin Menyebar di Kota-Kota Besar AS</title><content type='html'>&lt;section id="sisip"&gt;								&lt;div class="h28 l1"&gt;									&lt;div class="left"&gt;																			&lt;/div&gt;&lt;div class="left"&gt;																			&lt;/div&gt;&lt;div class="left"&gt;										&lt;span&gt;&lt;/span&gt;									&lt;/div&gt;&lt;div class="right pt5 fs12"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/section&gt;																						&lt;div id="isi" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;									&lt;img alt="" src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/aa/begin.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Protes terhadap pengangguran, kesenjangan sosial dan politik menyebar cepat di kota-kota besar di Amerika Serikat sekitar tiga minggu peluncuran kampanye "Menduduki Wall Street (OWS) di New York.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aksi di belakang OWS - awalnya diluncurkan untuk menentang keserakahan korporasi dan dimaksudkan untuk menuntut kehidupan yang lebih adil bagi 99 persen rakyat Amerika.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari Kamis kemarin (6/10) ribuan orang kembali menggelar aksi protes damai di seluruh negeri, mendesak satu persen orang terkaya di AS juga menerima beban ekonomi mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kampanye, yang dipancarkan dari pusat kota Manhattan, telah berkembang dengan kampanye sejenis, seperti 'menduduki Chicago', 'menduduki Los Angeles', 'menduduki Seattle', serta menyebar dengan aksi yang serupa di kota-kota lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mencela pengaruh yang berlebihan dari perusahaan pada politik negara itu, para pengunjuk rasa telah meneriakkan suara mereka melawan pengangguran yang tinggi di AS.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang pengunjuk rasa mengatakan, "Tidak pernah dalam sejarah dunia kekayaan negara kita terkonsentrasi di tangan tunggal, dan itu di luar kendali."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demonstran lain mengatakan, "Mengapa kita menghabiskan 3 triliun dolar dalam pendudukan Irak dan Afghanistan, ketika 29 persen dari warga Washington DC, di ibukota, hidup dalam kemiskinan?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada satu titik fokus, ratusan demonstran yang 'Menduduki Washington DC' telah bergabung dengan pengunjuk rasa lainnya yang kumpul di balik kampanye 'Stop the Machine'. Gerakan ini berasal dari dekade yang lalu yang menyuarakan oposisi terhadap invasi AS ke Afghanistan dan Irak pada tahun 2001 dan 2003.(fq/prtv)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber : http://www.eramuslim.com/berita/dunia/aksi-protes-menentang-krisis-semakin-menyebar-di-kota-kota-besar-as.htm &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-5464873626230427665?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/5464873626230427665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=5464873626230427665' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5464873626230427665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5464873626230427665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/10/aksi-protes-menentang-krisis-semakin.html' title='Aksi Protes Menentang Krisis Semakin Menyebar di Kota-Kota Besar AS'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-1498670403026454334</id><published>2011-10-07T17:24:00.000-07:00</published><updated>2011-10-07T17:24:10.180-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IMF'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cadangan emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengalihan aset'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><title type='text'>Harga Emas : Belajar Dari Krisis Financial Global 2008</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;   Jum'at, 07 October 2011 06:41&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Ketika krisis financial melanda dunia tahun 2008, harga emas di pasar sempat menyentuh angka US$ 1,011/Ozt (17/04/08) kemudian merosot lagi sekitar 30%-nya dalam rentang tujuh bulan kemudian - &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;tinggal US$ 713/Ozt ( 24/10/08). Perlu waktu kurang lebih satu setengah tahun kemudian untuk harga emas mampu melebihi angka tertinggi sebelumnya, yaitu ketika harga emas menyentuh US$ 1016 /Ozt (16/09/09). Apakah pola semacam ini akan bisa berulang untuk harga emas tertinggi bulan lalu yang mencapai US$ 1,895/Ozt (05/09/11) ?.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; line-height: 150%;"&gt;Ada yang menyebabkan statistik sejarah berulang yaitu perilaku manusianya. Ketika di puncak krisis para pelaku pasar melihat langit seolah akan runtuh, &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=738:investasi-anut-grubyug&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;anut grubyug&lt;/a&gt; mereka mencari penyelamatan aset-aset mereka pada aset riil yang dipandang aman dari krisis – salah satunya emas. Emas diburu dan dibeli orang pada harga berapa saja, maka saat itulah harga emas menjulang tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; line-height: 150%;"&gt;Perilaku para pengelola kebijakan ekonomi dunia juga demikian,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mereka akan mengerahkan segala daya dan upaya untuk bisa memberi &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=724:harga-emas-bukan-harga-cabe&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;angin surga bagi pasar&lt;/a&gt;, bahwa krisis dapat ditangani, bahwa ekonomi akan segera pulih. Solusi-solusi jangka pendek-pun mereka tempuh demi untuk menghasilkan efek sentiment positif di pasar, tidak peduli bila solusi ini dalam jangka panjang akan membahayakan ekonomi itu sendiri – seperti diakui atau tidak solusi yang sering disebut &lt;em&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=155:quantitative-easing-cara-baru-bank-bank-sentral-dunia-mencetak-uang&amp;amp;catid=39:ekonomi-makro&amp;amp;Itemid=88"&gt;Quantitative Easing&lt;/a&gt;&lt;/em&gt; atau mencetak uang dari awang-awang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; line-height: 150%;"&gt;Terlepas dari efek jangka panjangnya yang menyimpan bom waktu inflasi atau bahkan hiper-inflasi, solusi jangka pendek tersebut biasanya efektif untuk meredam gejolak pasar. Untuk sementara pasar menjadi tenang dan kembali bergairah, saham dan produk-produk turunannya kembali diburu orang dan kembali anut grubyug investor dunia-pun rame-rame menjual emasnya – inilah yang membuat harga emas turun drastis untuk beberapa bulan setelah puncak tertingginya – yang identik dengan puncak krisis atau puncak kepanikan pasar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; line-height: 150%;"&gt;Seperti penyakit yang hanya diobati gejalanya – tetapi bukan penyebabnya,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;maka krisis atau kepanikan serupa kemudian berulang dan mendorong harga emas kembali menjulang. Begitulah siklus semacam ini berulang dan relatif &lt;em&gt;predictable&lt;/em&gt; karena perilaku kegilaan massa &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- &lt;em&gt;madness of crowds&lt;/em&gt; - yang memang mudah ditebak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; line-height: 150%;"&gt;Maka bila statistik perilaku pasar tersebut berulang untuk krisis yang baru lewat, harga emas sekarang yang sudah cukup rendah di pasar global masih sangat mungkin turun lagi. Bila rentang penurunun 2008 yang berulang – yang berada pada kisaran 30% tersebut diatas – bisa saja emas turun kembali ke angka US$ 1,300 –an dalam beberapa bulan ini &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;- yaitu turun sekitar 30% dari angka tertinggi sbelumnya US$ 1,895/Ozt. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; line-height: 150%;"&gt;Bila ini terjadi, Anda tidak perlu panik – asal Anda tidak segera membutuhkan uang Anda – bertahanlah sampai akhir tahun depan (2012) atau awal tahun sesudahnya (2013) – karena saat itulah investasi emas Anda akan kembali menjualng nilainya.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Itulah sebabnya melalui situs ini selalu tidak saya sarankan untuk menggunakan emas ini sebagai instrument spekulasi jangka pendek – Anda bisa rugi karenanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; line-height: 150%;"&gt;Meskipun statistik sejarah sangat mungkin berulang, tetapi ada juga faktor yang memungkinkan perulangan ini tidak identik dengan yang terjadi sebelumnya.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Struktur pasar emas telah mengalami banyak perubahan dalam tiga tahun terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; line-height: 150%;"&gt;Bila tiga tahun lalu bank-bank sentral dunia plus IMF masih &lt;em&gt;net sellers&lt;/em&gt; emas, kini bank-bank sentral menjadi &lt;em&gt;net buyers&lt;/em&gt; dan IMF-pun sudah tidak menjual emasnya lagi. Ditambah lagi kesadaran penduduk dunia untuk mengamankan asset telah menyentuh masyarakt tingkat bawah sekalipun, China yang daya belinya terus meningkat di tengah penduduknya yang berjumlah 1. 3 milyar lebih – membuat &lt;em&gt;demand&lt;/em&gt; emas di China sangat besar kini. Di Indonesia-pun orang sampai mengantri emas karena seolah-olah terbangun dari tidur dan sadar akan perlunya memproteksi hasil dari jerih payah kerjanya. Kini 70% &lt;em&gt;demand &lt;/em&gt;emas datangnya dari negeri-negeri&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang sedang berkembang seperti China, India, Indonesia dlsb. yang perilakunya berbeda dengan pemain pasar barat pada umumnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; line-height: 150%;"&gt;Dengan hal yang terakhir ini – yaitu struktur pasar yang berubah, ditambah kita yang ada di Indonesia membeli emas dengan Rupiah kita yang daya belinya juga terus berubah-ubah – maka bisa jadi siklus pasar yang saya uraikan diatas tidak sepenuhnya sama bagi kita. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-1498670403026454334?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/1498670403026454334/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=1498670403026454334' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1498670403026454334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1498670403026454334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/10/harga-emas-belajar-dari-krisis.html' title='Harga Emas : Belajar Dari Krisis Financial Global 2008'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-4588926843499484248</id><published>2011-09-30T07:40:00.000-07:00</published><updated>2011-09-30T07:40:53.033-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kekuatan pasar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar emas dan emas batangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kekuatan komunitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perbandingan harga emas batangan dan dinar emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga dinar'/><title type='text'>Harga Dinar Dan Kekuatan Pasarnya …</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;   Rabu, 28 September 2011 07:17&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Bila Anda memiliki 4.25 gram emas 24 karat dan 1 koin Dinar Gerai Dinar 22 karat produksi Antam atau PERURI, mana yang lebih tinggi nilainya bila Anda jual ?. Anda bisa buktikan dan tes hari ini juga, bahwa Dinar Gerai Dinar lebih tinggi nilainya dan lebih mudah menjualnya !. Ini pula yang terjadi kemarin sore&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ketika seorang wartawati majalah bisnis terkemuka – men-&lt;em&gt;challenge&lt;/em&gt; nilai Dinar. Kok bisa ?, inilah antara lain yang disebut kekuatan pasar itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika berusaha membuktikan hal ini kemarin sore (27/09), pembanding yang kami gunakan adalah informasi harga &lt;em&gt;buy back&lt;/em&gt; resmi di Logam Mulia – Antam dan pasar emas Cikini – selain tentu saja harga jual beli Dinar Gerai Dinar yang tersebar informasinya melalui web GeraiDinar.Com, facebook dan twitter-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Harga &lt;em&gt;buy back&lt;/em&gt; di situs Logam Mulia - Antam kemarin adalah Rp 465,000/gram, tetapi bila Anda menjual emas Anda kemarin sore di pasar Cikini – Anda bisa menjualnya sampai harga tertinggi Rp 517,000/gram. Pada saat yang bersamaan, harga Dinar sessi siang sampai sore kemarin adalah jual pada Rp 2,293,674 dan beli pada harga Rp 2,201,927,-.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Jadi bila Anda memiliki 4.25 gram emas 24 karat dan Anda jual kemarin sore, maka Logam Mulia – Antam akan membelinya seharga 4.25 x Rp 465,000 = Rp 1,976,250,-. Bila anda jual ke Cikini dan memperoleh harga terbaiknya, maka Anda akan mendapatkan harga 4.25 x Rp 517,000 = Rp 2,197,250. Anda bisa lihat sekarang bahwa keduanya – baik LM Antam maupun toko emas di Cikini menghargai emas Anda lebih rendah dibandingkan bila Anda menjual Dinar kemarin sore juga pada harga beli kami Rp 2,201,927.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Perbedaan ini akan semakin tinggi ketika Anda menjualnya ke sesama pengguna yang kami fasilitasi juga, Anda akan memperoleh hasil bersih pada harga tengah Rp 2,247,800,-.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Bagaimana kami bisa menghargai lebih tinggi ?.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Ada dua ‘rahasia’ yang ingin saya share disini.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pertama kami fasilitasi pertukaran Dinar tanpa mengghilangkan ongkos cetaknya baik ketika Anda menjual maupun membeli. Hal ini berbeda dengan perdagangan emas pada umumnya, yaitu Anda membayar biaya cetak ketika membeli – dan Anda kehilangan biaya cetak ini ketika Anda menjualnya kembali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Kedua adanya virtual market yang kini menjadi sangat besar bagi pengguna Dinar Gerai Dinar. Ketika&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Anda menitipkan Dinar Anda untuk dijual ke sesama pengguna dan kami umumkan di situs ini misalnya, niat jual Anda itu ‘terlihat’ oleh puluhan ribu pengguna lainnya yang mengunjungi GeraiDinar.Com&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dan bahkan juga diteruskan melalui&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;facebook&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dan twitternya. Itulah sebabnya iklan-iklan jual di situs ini biasanya hanya muncul sesaat saja, karena setelah dibeli oleh pengguna lainnya iklan akan kami cabut kembali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Bandingkan virtual market untuk Dinar dari Gerai Dinar ini dengan emas lantakan 24 karat Anda misalnya. Kemungkinan besarnya Anda menjual emas Anda hanya di tempat Anda membelinya atau ke pihak lain yang Anda mengenalnya langsung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Bagaimana sustainability dari&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;virtual market&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dinar ini kedepan-nya ?, kinipun Anda sudah bisa melihat sebenarnya siapa yang ikut ‘menjaga’ pasar ini. Selain Gerai Dinar sendiri, ada lima puluhan agen-agen resmi yang situsnya dapat Anda kunjungi dan bisa jadi salah satu dari mereka adalah tempat terdekat Anda untuk menjual dan membeli Dinar Anda .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Anda bisa buktikan sendiri sekarang bila Anda punya emas lantakan 24 karat dan Dinar dari Gerai Dinar, jual keduanya hari ini dan lihat hasilnya !. Kemungkinan besarnya perhitungan seperti yang saya contohkan di atas masih tetap berlaku. Selamat bergabung di ‘virtual market’ yang sangat besar – yang menghargai uang Anda lebih dari yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-4588926843499484248?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/4588926843499484248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=4588926843499484248' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4588926843499484248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4588926843499484248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/09/harga-dinar-dan-kekuatan-pasarnya.html' title='Harga Dinar Dan Kekuatan Pasarnya …'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-8438912270885669244</id><published>2011-09-30T07:18:00.000-07:00</published><updated>2011-09-30T07:18:35.365-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga dinar'/><title type='text'>How Low Can You Go 3</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;   Senin, 26 September 2011 15:46&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Ini judul yang saya gunakan untuk ketiga kalinya, bukan karena saya kehabisan judul – tetapi untuk merespon banyaknya pertanyaan sejenis yang muncul secara berulang.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pertama saya gunakan pada tanggal &lt;a href="http://geraidinar.com/2008/08/how-low-can-you-go.php"&gt;15 Agustus 2008&lt;/a&gt; ketika harga Dinar turun sekitar 9 % dari harga tertinggi di bulan sebelumnya, saat itu harga Dinar berada pada angka Rp 1,123,450. Kedua saya gunakan tanggal &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=171:harga-emas-a-dinar-how-low-can-you-go-2&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;7 April 2009&lt;/a&gt; ketika harga emas jatuh 12 % dari harga tertinggi satu setengah bulan sebelumnya, saat itu harga Dinar berada pada angka Rp 1,436,000.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Ketiga saya gunakan pada tulisan ini karena per siang ini harga Dinar turun sekitar 11 % dari angka tertinggi sebelumnya yaitu pekan lalu, saat tulisan ini saya buat harga Dinar berada pada angka Rp 2,152,233,-. Bahwasanya harga akan turun kali ini sebenarnya juga sudah saya ‘ingatkan’ pekan lalu ketika harga Dinar lagi tinggi-tingginya dalam tulisan &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=724:harga-emas-bukan-harga-cabe&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;Harga Emas Bukan Harga Cabe&lt;/a&gt;, penyebabnya-pun sudah saya jelaskan.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Meskipun demikian, tetap saja harga turun yang significant kali ini tentu menimbulkan banyak pertanyaan – khususnya bagi yang baru mengenal Dinar akhir-akhir ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Bagi yang sudah mengenal Dinar 2 – 3 tahun lalu, penurunan demikian mestinya sudah tidak mengejutkan lagi.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Harga rendah yang membuat panik mereka Agustus 2008 – terbukti tidak berlangsung lama. Demikian pula yang mengalami kepanikan yang sama di bulan April 2009, harga pulih dalam beberapa bulan kemudian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Lantas bagaimana yang sekarang ?, apakah harga akan segera pulih ?. Dugaan saya sendiri mungkin akan perlu waktu beberapa bulan juga sebelum kembali menuju ke angka tertinggi sebelumnya. Sementara itu kemungkinan turun lagi tentu saja masih ada karena penurunan yang sekarang baru berlangsung sepekan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Tetapi poin-nya adalah emas memang tidak untuk di spekulasikan – apalagi untuk meraih keuntungan jangka pendek. Dari grafik yang tersusun otomatis melalui data harga Dinar yang dihimpun di situs ini sejak 06 April 2008, kita akan tahu bahwa &lt;em&gt;up and down&lt;/em&gt;-nya harga Dinar ini terjadi setiap saat. Hanya yang berorientasi jangka panjang yang bisa melihat trend yang sesungguhnya – meskipun trend tersebut kali ini tidak saya cantumkan secara eksplisit di grafik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 500px;"&gt;&lt;img align="top" alt="How Low can You Go ?" border="0" class="caption" height="389" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/howlow3.jpg" title="How Low can You Go ?" vspace="1" width="500" /&gt;How Low can You Go ?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Jadi jawaban umum yang datang ke email saya yang rata-rata&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;menanyakan tentang apakah harga yang sekarang anjlog masih akan turun lagi ?, jawaban umumnya adalah : “ &lt;em&gt;Iya, jangka pendek masih memungkinkan untuk turun lagi dan lagi, namun &lt;strong&gt;bila orientasinya jangka panjang&lt;/strong&gt; – dari grafik diatas kita tahu bahwa kemungkinan naiknya lebih besar ketimbang turunnya&lt;/em&gt;”. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-8438912270885669244?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/8438912270885669244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=8438912270885669244' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8438912270885669244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8438912270885669244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/09/how-low-can-you-go-3.html' title='How Low Can You Go 3'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-5473365520750275247</id><published>2011-09-16T21:15:00.000-07:00</published><updated>2011-09-16T21:16:04.853-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rupiah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mata uang kertas'/><title type='text'>Bila Rupiah (Terus) Melemah…</title><content type='html'>Oleh Muhaimin Iqbal   Rabu,&lt;br /&gt;14 September 2011 13:47&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Bagi yang mengamati harga Dinar/Emas hari ini, barangkali Anda terkejut dengan kenaikannya yang mencapai sekitar Rp 50,000/Dinar pada harga siang - padahal harga emas internasionalnya lagi menurun. Ini tidak lain karena melemahnya Rupiah yang terus berlanjut yang terjadi sejak dua hari lalu. Pada saat artikel ini saya tulis misalnya, Rupiah menyentuh angka Rp 8,950/US$ di pasar internasional yang juga dapat diikuti di rate yang kami tampilkan secara &lt;em&gt;real time&lt;/em&gt; di situs ini. Mengapa kok tiba-tiba Rupiah melemah ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Masalah bahwa Rupiah akan melemah ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan karena dalam situasi krisis ekonomi yang melanda negara-negara maju saat ini – Indonesia pasti kena dampaknya.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;Demand&lt;/em&gt; import mereka menurun – maka export Indonesia juga akan menurun. Pasar yang mengecil diperebutkan banyak pemain, yang tidak kuat pasti juga akan mendapatkan kue pasar export yang lebih kecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Bahkan bila Rupiah tetap perkasa, kemungkinan memperoleh kue export-nya akan lebih kecil lagi karena produk-produk kita menjadi kurang bersaing. Jadi penurunan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar yang memang lagi mulai menguat ini – lihat grafik dibawah, tidak sepenuhnya buruk bagi ekonomi Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Currency Trend IDR, USD, JPY and EUR" border="0" class="caption" height="282" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/curr.jpg" title="Currency Trend IDR, USD, JPY and EUR" vspace="1" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Bagi Anda yang terbiasa membeli produk import atau produk-produk yang nilainya mengikuti pasar internasional , tentu akan Anda rasakan produk-produk tersebut semakin mahal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Salah satunya ya emas atau Dinar ini !.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bila Rupiah melemah sampai Rp 9,500/US$ - yang saya anggap masih wajar mengingat situasi ekonomi global saat ini – maka pada kisaran harga emas yang terjadi sebulan terakhir saja – harga Dinar akan bisa mencapai lebih dari Rp 2,500,000 per Dinar, dan harga emas lebih dari Rp 600,000/gram.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;Lebih detilnya Anda dapat lihat pada table dibawah untuk melihat kemungkinan-kemungkinannya – yaitu harga Dinar pada perbagai tingkat harga emas dunia dan perbagai tingkat nilai tukar. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 15px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Dinar at Various Exchange Rate and Intl. Price" border="0" class="caption" height="173" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/ifrupiah.jpg" title="Dinar at Various Exchange Rate and Intl. Price" vspace="1" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-5473365520750275247?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/5473365520750275247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=5473365520750275247' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5473365520750275247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5473365520750275247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/09/bila-rupiah-terus-melemah.html' title='Bila Rupiah (Terus) Melemah…'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-8840441163267277637</id><published>2011-09-02T17:12:00.000-07:00</published><updated>2011-09-02T17:12:50.502-07:00</updated><title type='text'>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kami mengucapkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Mohon Maaf Lahir Batin&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Semoga Amal ibadah selama Ramadhan diterima oleh Allah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;amiiiiiin&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-8840441163267277637?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/8840441163267277637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=8840441163267277637' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8840441163267277637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8840441163267277637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432-h.html' title='Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-8151347583403696237</id><published>2011-08-16T06:30:00.000-07:00</published><updated>2011-08-16T06:30:32.120-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya saing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mata uang sejati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='deret fibonanci'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='currency war'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga dinar'/><title type='text'>Koreksi Emas Berlanjut Setelah Capai rekor Tertinggi</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Tanggal : 15-08-2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;                    &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;img align="left" alt="" height="154" hspace="7" src="https://www.goldgram.co.id/include/uploadeditor/1313390340722_14.JPG" vspace="7" width="212" /&gt;Harga spot emas turun 2%, memperpanjang penurunan sesi sebelumnya dari rekor tertinggi, di tengah aksi ambil untung yang tajam untuk emas terkait rally pecan lalu. Spot emas jatuh hingga level $1,739, setelah mencapai sesi rendahnya di level $1,722. Emas telah meningkat 22 persen sepanjang &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;tahun 2011 terkait kombinasi faktor kekhawatiran atas tingkat hutang pemerintah AS dan masalah hutang Eropa dan pertumbuhan ekonomi global.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Di prediksi pekan ini logam mulia akan mengalami tekanan tekait minat resiko dalam pasar ekuiti dan komoditi yang mulai pulih sehingga membatasi permintaan untuk investasi safe-haven&amp;nbsp; termasuk emas. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Saat ini emas berada di level di $1,740, turun $6 dari penutupan hari Jumat (12/08). Pelemahan harga emas terjadi bersamaan dengan penguatan ekuiti yang dapat melemahkan logam mulia dalam jangka pendek serta kenaikan margin emas CME dan juga karena faktor teknikall yang sudah menunjukkan overbought.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Level puncak channel harian dan mingguan sekarang memberikan support pada jangka pendek dan menengah, Level support untuk emas di level $1,675. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Namun secara jangk panjang kondisi emas masih bullish melihat dari prospek ekonomi di Eropa dan AS yang masih mengkhawatirkan. Investor membeli emas sebagai alat save haven di tengah gejolak keuangan. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Permintaan fisik logam mulia diperkirakan akan meningkat setelah harga turun dari rekor tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Hari ini harga emas dibuka pada level $1.732 membuat gap dari harga penutupan hari jumat di $1,746. Secara teknial Gap ini telah berhasil ditutup dengan rebound nya harga emas pagi tadi hingga mencapai level $1,746 dan diprediksi harga emas masih akan melanjutkan pelemahannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Support pada hari ini berada di level $1,727 dan $1,722 dimana level ini adalah level terendah hari jumat. Resitant terdekat di level $1,747 dan $1,767. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Harga emas dapat dipastikan akant erus melemah dengan berhasil di tembus nya level support $1,722 dengan target terdekat menuju level $1,715 yang merupakan support kuat jangka menengah. Sedangkan bila pergerakan diatas $1,767 maka akan mengagakan skeniario diatas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;sumber : &lt;a href="https://www.goldgram.co.id/news/130/Koreksi%20Emas%20Berlanjut%20Setelah%20Capai%20rekor%20Tertinggi.html"&gt;www.goldgram.co.id&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-8151347583403696237?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/8151347583403696237/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=8151347583403696237' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8151347583403696237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8151347583403696237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/08/koreksi-emas-berlanjut-setelah-capai.html' title='Koreksi Emas Berlanjut Setelah Capai rekor Tertinggi'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-6996552826354729375</id><published>2011-08-11T23:15:00.000-07:00</published><updated>2011-08-11T23:17:59.096-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rekor baru harga emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik secara eksponensial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rapuhnya uang kertas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><title type='text'>Tertinggi Sepanjang Masa, Emas Cetak rekor di $1,715</title><content type='html'>&lt;div style="color: #333333; font-size: 12px;"&gt;Tanggal : 08-08-2011&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;img align="left" alt="" height="181" hspace="7" src="https://www.goldgram.co.id/include/uploadeditor/1312790485192_01.jpg" vspace="7" width="181" /&gt;Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kontrak harga emas dunia ditransaksikan di atas level harga US$ 1.715 per troy ounce pada hari ini (08/08). Hal ini terjadi setelah Standard &amp;amp; Poor's memangkas peringkat utang AS sehingga menyebabkan pasar saham jeblok dan pergerakan dollar Amerika anjlok. Rebound emas terutama berkat aksi beli safe haven yang makin intensif setelah penurunan peringkat hutang terhadap negara Amerika dari lembaga pemeringkat Standards &amp;amp; Poor’s (S&amp;amp;P). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Akhir pekan lalu pihak S&amp;amp;P menurunkan peringkat hutang Amerika sesuai perkiraan sebanyak satu level menjadi AA+ dari sebelumnya AAA yang merupakan peringkat level tertinggi. Ada pesimisme atau kecemasan yang berhubungan dengan ekonomi dan mata uang negara-negara utama dunia. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Pada saat investor mencemaskan akan mata uang, mereka juga cemas akan saham dan lain-lain. Salah satu tempat untuk memarkirkan dana mereka adalah emas. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Fundamental ekonomi sangat mendukung emas saat ini dan Permintaan emas dalam jumlah besar sudah menunggu dari India dan China.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Jika dihitung, lonjakan harga emas di sepanjang 2011 sudah mencapai 20%. Kecemasan akan penyebaran krisis utang AS dan perlambatan ekonomi global mendongkrak permintaan logam mulia ini. Emas menjadi alat investasi yang lebih aman di tengah gejolak perekonomian dimana aset lain cenderung mengalami resiko penyusutan. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Prospek emas masih sangat menjanjikan meskipun masih ada peluang bagi penguatan USD.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Harga tertinggi emas sepanjang masa di raih pada hari ini di level $1,715 setelah naik $28 dari pembukaan market hari ini $1,687. Kenaikan emas yang luar biasa ini masih akan bertahan melihat perekonomian di kawasan Amerika dan Eropa yang masih jauh dari solusi. Sedangkan harga emas fisik Logam Mulia hari ini di perdangangkan di harga Rp. 476.500/gram untuk harga dasarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;sumber : &lt;a href="https://www.goldgram.co.id/news/128/Tertinggi%20Sepanjang%20Masa,%20Emas%20Cetak%20rekor%20di%20$1,715.html"&gt;www.goldgram.co.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-6996552826354729375?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/6996552826354729375/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=6996552826354729375' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6996552826354729375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6996552826354729375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/08/tertinggi-sepanjang-masa-emas-cetak.html' title='Tertinggi Sepanjang Masa, Emas Cetak rekor di $1,715'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-1506613804775763923</id><published>2011-08-10T06:55:00.000-07:00</published><updated>2011-08-10T06:55:06.939-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rapuhnya uang kertas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='quantitative easing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><title type='text'>Ketika System Ekonomi Adikuasa Kehilangan Kredibilitasnya</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;   Rabu, 03 August 2011 08:13&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila proses kiamat itu digambarkan seperti tasbih yang putus talinya, butir-butir-nya jatuh satu demi satu dengan urutan yang semakin cepat – nampaknya demikian juga proses runtuh-nya system ekonomi suatu negara. Hal ini nampak dari jatuhnya daya beli uang mereka – yang semakin hari semakin cepat. Bila dalam rata-rata 40 tahun terakhir, waktu T dari US$ - yaitu waktu yang diperlukan US$ untuk kehilangan separuh daya belinya – &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=378:menduga-sisa-nilai-uang-kertas-dengan-teori-peluruhan&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: Helvetica;"&gt;adalah 8.9 tahun&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, dalam&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;10 tahun terakhir waktu T ini &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=381:menakar-kekuatan-mata-uang-dengan-melihat-waktu-paruhnya-terhadap-emas&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;tinggal 5 tahun&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan dengan drama krisis hutang yang baru berakhir kemarin – waktu T ini tinggal 3 tahun 8 bulan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Grafik dibawah menunjukkan kenaikan harga emas dalam US$/troy ounce dan harga Dinar dalam Rupiah. Nampak Dollar dalam tiga tahun terakhir lebih buruk kinerjanya ketimbang Rupiah. T untuk Rupiah masih lebih baik dari Dollar yaitu 3 tahun 10 bulan – artinya Rupiah lebih mampu bertahan ketimbang Dollar – paling tidak untuk sementara ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 456px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Peluruhan US$ dan IDR" border="0" class="caption" height="405" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/luruh.jpg" title="Peluruhan US$ dan IDR" vspace="1" width="456" /&gt;Peluruhan US$ dan IDR&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ada proses pembelajaran yang luar biasa yang terjadi di masyarakat dunia dalam beberapa pekan yang lewat, mereka tiba-tiba sadar bahwa system ekonomi yang diusung oleh negeri – yang selama ini dianggap paling perkasa/adikuasa – ternyata rapuh, ternyata mereka hanya hidup dengan cara gali lubang tutup lubang. &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=693:harga-emas-antara-complacency-dan-akal-sehat&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;Perkiraan saya-pun bisa meleset&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=693:harga-emas-antara-complacency-dan-akal-sehat&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;sebelumnya saya menduga bahwa pasar akan meresponse positif&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan disepakatinya plafon hutang baru AS – ternyata kelegaan itu hanya berlangsung beberapa jam saja, setelah itu pasar menyadari bahwa ada yang &lt;em&gt;seriously wrong&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dalam system ekonomi Amerika Serikat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Hanya kurang dari 24 jam sejak disetujuinya plafon hutang baru AS, pasar kembali pesimis bahwa ekonomi AS akan pulih. Bahkan seorang ekonom yang juga &lt;em&gt;comptroller general and head of the &lt;a href="http://www.tcaii.org/"&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;Comeback America Initiative&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;strong&gt;- &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;David Walker – &lt;a href="http://www.cnbc.com/id/43984077"&gt;kemarin di CNBC&lt;/a&gt; – menyatakan bahwa tidak lebih dari tiga tahun dari sekarang, Amerika akan menjadi seperti Yunani kini – yang tidak bisa membayar hutang dan kesana-kemari minta bantuan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan meluruhnya Dollar yang sangat cepat ini, lantas apakah Anda masih akan mengandalkannya untuk nilai tabungan/ deposito Anda ?, asuransi jangka panjang Anda ? atau sebagai cadangan devisa kita ?. Jangan mau ikut tenggelam bersama Dollar...!. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-1506613804775763923?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/1506613804775763923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=1506613804775763923' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1506613804775763923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1506613804775763923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/08/ketika-system-ekonomi-adikuasa.html' title='Ketika System Ekonomi Adikuasa Kehilangan Kredibilitasnya'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-9098631381657257082</id><published>2011-08-10T06:51:00.000-07:00</published><updated>2011-08-10T06:51:23.679-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='devisa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><title type='text'>Mereka Sudah Merobohkan Rumah-Rumah (System) Mereka Dengan Tangan Mereka Sendiri</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Senin, 08 August 2011 08:33&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sudah beberapa pekan ini, orang Amerika – terutama tokoh-tokoh pentingnya selalu gelisah di akir pekan. Bila dua pekan lalu mereka gelisah dengan krisis &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=690:roller-coaster-harga-emas-dari-akhir-pekan-yang-meresahkan-di-gedung-putih&amp;amp;catid=37:umum&amp;amp;Itemid=90"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;plafon hutang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, ketika plafon hutang ini teratasi – ternyata masalah baru yang tidak kalah seriusnya muncul. Masalah baru ini adalah ketidak percayaan pelaku pasar terhadap ekonomi negeri itu, ini tercermin dari anjlognya saham-saham di bursa pekan lalu justru setelah plafon hutang disepakati naik. Ketidak percayaan ini bahkan juga&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;di confirm oleh salah satu pemeringkat hutang Standard &amp;amp; Poor’s, yang menurunkan &lt;em&gt;credit rating&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; hutang jangka panjang Amerika dari AAA ke AA+ dengan &lt;em&gt;outlook negative – &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;masih mungkin bertambah buruk lagi !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kejadian penurunan rating yang pertama kalinya sejak Amerika memperoleh AAA nya 70 tahun lalu itu, tentu akan menimbulkan gejolak pasar yang sulit di bayangkan di seluruh dunia. Untuk meminimisasi efek penurunan rating ini bahkan Standard &amp;amp; Poor’s memilih waktu Jum’at malam – ketika semua bursa sudah tutup untuk pengumumannya.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pagi ini gejolak bursa termasuk harga emas akan sulit dihindari karena efek gempa penurunan rating yang tidak sepenuhnya bisa dimitigasi – sepanjang akhir pekan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa negeri yang paling kaya dengan GDP per capita rata-rata diatas 4 kali dari GDP per capita dunia tersebut justru menjadi &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=121:hanya-ada-satu-penantang-us-dollar-emas-dinar&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;sumber kekacauan ekonomi dunia dalam beberapa tahun terakhir ?&lt;/a&gt;. Perhatikan peta &lt;em&gt;income ratio&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang dibuat oleh University of California sekitar 10 tahu lalu dibawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 500px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Income Ratio 2000" border="0" class="caption" height="299" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/ir2000.jpg" title="Income Ratio 2000" vspace="1" width="500" /&gt;Income Ratio 2000&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ketika Indonesia masih berjuang dalam tiga dasawarsa dengan GDP per capita di kisaran 0.26-0.75 GDP per capita dunia, Amerika secara persisten mimiliki GDP per capita yang lebih besar dari 4 kali-nya GDP per capita rata-rata penduduk dunia. Tetapi inilah ironi kapitalisme itu, di negeri yang penduduk kaya-nya paling banyak di dunia itu – negaranya sendiri mengalami ancaman kebangkrutan yang sangat serius. Mereka sungguh-sungguh dalam simalakama yang luar biasa, ditambah plafon hutang – orang menjadi tahu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=693:harga-emas-antara-complacency-dan-akal-sehat&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;bahwa negeri itu hanya selamat dengan hutang, tidak ditambah hutang – negeri itu langsung mulai default&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kegagalan ekonomi Amerika yang juga representasi kapitalisme ini akan menjadi epicentrum dari gempa ekonomi global (lagi) yang dampaknya pasti akan kita juga rasakan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas timbul pertanyaan yang mendasar, bila kapitalisme gagal atau sedang menuju proses kegagalan, komunisme malah lebih dulu gagal dua dasawarsa lalu, lantas seperti apa ekonomi yang seharusnya bisa langgeng sampai akhir jaman ?. Bagi kita tentu&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;solusi ekonomi yang mengandalkan petunjuk Al-Qur’an dan Hadits.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk krisis global yang epicentrum-nya di Amerika tersebut misalnya, jawaban Qur’ani-nya ada di penggalan surat Al Hasyr Ayat 7 : &lt;em&gt;“... supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;”.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kalau saja kekayaan orang-orang Amerika lebih menyebar, krisis sekarang tidak akan timbul. Negerinya tidak perlu berhutang kesana-kemari untuk membayar gaji para veteran, tunjangan sosial masyarakat yang tidak mampu dlsb.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Peluang system (ekonomi ) Islam menggantikan system yahudi ini juga sudah dikabarkan oleh Allah di surat Al Hasyr pula, ayat 2 : &lt;em&gt;“...mereka merobohkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Mereka sudah merobohkan ekonomi mereka sendiri, maka kini waktunya tangan-tangan kaum muslimin untuk menghadirkan system penggantinya. Seperti apa konkritnya ?, inilah yang menjadi PR besar para ahli ekonomi dan praktisi Muslim, para hafidz dan hafidzhah yang mampu meningkatkan interaksinya dengan Al-Quran secara pari purna, tidak berhenti dari membaca dan menghafal, tetapi mampu memahami, mengimplementasikan (mengamalkan) dan mengajarkan setiap petunjuk yang ada di Al-Qur’an.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila tangan-tangan kaum muslimin tidak berhasil menghadirkan solusi-nya ketika mereka telah merobohkan system ekonomi mereka sendiri seperti yang terjadi saat ini – maka yang akan muncul tetap saja system kapitalisme yahudi dalam bentuk lainnya, lalu kita akan menunggu lagi kapan mereka akan merobohkan kembali system mereka itu dengan tangan mereka sendiri lagi ?. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-9098631381657257082?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/9098631381657257082/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=9098631381657257082' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/9098631381657257082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/9098631381657257082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/08/mereka-sudah-merobohkan-rumah-rumah.html' title='Mereka Sudah Merobohkan Rumah-Rumah (System) Mereka Dengan Tangan Mereka Sendiri'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-2651966419098249208</id><published>2011-07-29T06:56:00.000-07:00</published><updated>2011-07-29T07:55:47.838-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='grafik harga emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='grafik harga emas 2011'/><title type='text'>Grafik Harga Emas Tahun 2011 Jan-Jul</title><content type='html'>Grafik Harga Emas Tahun 2011 awal tahun hingga akhir Juli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-5aC5xU5Pz3w/TjK3JUah_lI/AAAAAAAAAHI/9yTX7wCWSVI/s1600/Grafik_Emas_2010.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" src="data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAeEAAAEhCAIAAADHwI/tAAAgAElEQVR4nO3dTYxi553vcZYsa8mSJUuWqFYskT2xmbyJG+dKWJrULV15JGaiURiN3PTLuBg7uk3FSVySM77cTNxCsjVBI8fFTNpt7JanceyWiTuymbjUQk4rOrFimchj5ajVss5d/KtOHc45wOHA85ynqO9HLKqrKZ6Htx8Pz2vqhRde2AMAmOeFF15I7e3tOQAA8+zt7ZHRAGAoMhoAzEVGA4C5yGgAMBcZDQDmIqMBwFxkNACYi4wGAHOR0QBgLjIaAMxFRgOAuchoADAXGQ0A5iKjAcBcZDQAmIuMBgBzkdEAlnC0v51KpVKp1Pb+UdJ1ORfIaI0Od+TFndo5nPU/5r7u3bdmgLl1Pn1c51bVd61Z9+f0aoHnb6nrzPiLqH+wJrHLJaM1I6M1IqM18sfzjOrOuJrvGfJdKzTWolxn3p+R0QhFRmu0GRltbhWnHO54qzr1CXP68AeekZB2cEiKz37+yGisGxmtERmdIE9Kn9yD0Ls0I7a3948WPn/zrzMDGY35yGiNls7oQPMs/Cv4rGyY8T3+tIxFt+8V4a15cpWdQ/9tB5upobcToT6+LpfoAROS0SfFTdVkzv2MEmvryugFD8XMhzpycAbLde/5VFGBB4mM1oyM1miZjJ7d/RsM4e3t4Bf5md2xx2VEun2vJTJ6qj7uze4Ea+S5qSj1Cb9OxDD0/PHxX8y4RxGeJbUZvcxDEf5QRymajD4ryGiNls7oqXdByF+HBfHOoRPydnPf00vdvtes5PBcO6zTd7qKgV9OB8T8+oQ0ew93ooahpx6BRv2MFmyiGb3gqfE+1IGum0hlk9FnBRmt0Zy2rf/9FiLkveG5wfC2YLDhNfvtu+C9t1RGR/7lMvc3tGsimtAHalFGB8rR2dcxJfhwhT6AS6UnGX1WkNEaLZ3R4X+wMGVC3m7h+bbo9kNvcnFfR3gjcPEvF9Vn+r8jR4T308X7QJnajp7+dfhDMf+hPr6t4G2EDVaQ0YYjozVaT390lIxeHL+Rbt9LcUZHq0/wWguDYuZ3jYUDteb1R5PR5xEZrdESGR2SH/P6OqJM2A1/N8+9fS+1Gb1cfaZTLEonQdjVwgtIfF5HpIciUkYvVy4ZbSgyWqPoGR32dlkioxd2Pke8/dA/UZHRMeoToX86ZJxwcX3n3KqWjI72UCjN6NDp4mR0UshojeK0o/0TM1LLZHRAcPHc3NsPvU217ejZ9Tna3471mTKnxsHxzNkDhmGVDLFsRgcLjPTUrJzRYXc0MN0mdOI1Ga0ZGa3RMv3Ri+Y3R73BoFl9lSG37zWnlzQQJjH6oxfXZ0YFZiTF/PHZRcWGtiTn3PMo15lfvcVLj6bqFTej55Ub/hCfzMAmo5NCRmu0TEY7Ib2ux9eKkNHBuXchbcbFt++lOKMj1cdfhzkpETGjQ64667Gcd8+XzugFPeoLH4q4Gb2wJz84xz1a0VCGjN5AgQUrU7/lvQWcIWT0BgprlZ+2j4ho4AwhozfR0p3NAAxFRm+qkJyOOh0MgDHIaAAwFxkNAOYiowHAXGQ0AJiLjAYAc5HRAGAuMhoAzEVGA4C5yGgAMBcZDQDmIqMBwFxkNACYi4wGAHOR0QBgLjIaAMwVLaMPd/y7D3t2Jw45Xs/9ZejVAADRLM7ow51UaufwcMd3cvFJ5B7tb5+eNO395fb+UfA3iu4FAGymqH0dizM6eI3t7Rl/AwCIJF5Ge48wPf71aXva+//Tv5mV0deuXdvzeOaZZ/YAnBvXrl2Ll1/nwV68jD7a306ldg4liXcOndUyOlin6HcAADZYrIye6rY4DmdfRh8PFsbq6yCjAUCsntEypjg9Kig/HwZ+E607mowGALE4oz3T50Ln1IXPvTsO9OBvotUp9v0BgE0StR2tk2n1AYCkkNEAYC4yGgDMRUYDgLnIaAAwFxkNAOYiowGs6mr3g6SrsLHIaAAr+cWvfve1K6//4le/S7oim4mMBhDfL371u8rTbz566Ubl6TeJaRXIaAAxuQEtF2JahWgZHTyHJXSZ95rOYSGjAfP94le/++Y/veEGNDGtSLT9OvznsLgbKfmuuJ5zWMhowFhf2A9uffjJt7//5l80rvsCWi7f3Ot/7/++m3Q1N0e8/aP9O/6HXiP2OSxkNGJgaoE69x98efujT9vXj5547u2HLlx3L1+54I/pr195/dK1Xydd340SK6OP9re3t7enuzrWeA5Ls9lcw9EOOE/++vJPvvLkv//15Z8kXZGN8vdPPbt7+affuvRzby77LlMxfeE/vn3x5RgFcQ7LHHsxM/r0X8fdHpzDgqSYMLVgY1rxd63Pu7c+vtJ5v3z5xqxc3nn21vO939768JP7D768dO3XX7/yOi1odVbP6OP/4hwWJMKEqQVnfYLwHyZ/fvWde0+//JvHnnlzVi4/fvWtq90P3rhjffbf931/funar7+2R0CrEiujvYHsDgZyDgu0C51a8MjlG9/5wVtP/uy9F1+/673c/ujTO+PP3Eswa2LXIfFWfAyf/ff9N+5YV7sfPH71rVm5/Ngzbz798m9efefeHyZ/nn9rj/+ft/RU+xxanNGh57B4zgWfblFzDgvUG937U/fWx5V/6j8cGLOSy8MXrj904ZdzelFD86jevu1eIka8Ca14EaWz5f6DL299+Mnzvd/6hv68l/LlG0/+7L3urY/vWp9rqDYWitqO1sm0+sAEd8afvfj63Xr7tq+fNDi14CvLRPNql18+fPG1YCv+79u3Jda7tz52M/0L+4G6B2d+Z8ud8Wft60d/+/w7c+5LvX37xdfvju79SV0lEQ8ZDUPJPNyF4fKVi6892jgNyq9evvHdn7x7Z/zZrQ8/8TWEvc3kevv2N/b6qwZ0rFb8N/b6bh2e7/129TQP7Wy5a33+0s3xkz97b85deOK5t9vXj25/9On9B18qeAKxHmQ0DPKHyZ/fuGP96JXRnC/j3n5S+T6+lqkFf5j82duVETHilbbio6S5r7Pla0/1n3huMOfjZ+fZWz96ZfTGHUtpux5rREYjYff++MWr79ybP3jlhsv1934fOn6V1NQC9+PB24p/6eZY8vRHr4zW12yP2tny8MXXfK34x55582r3g1kPHQxHRmNtos8RlkG/K5335yfX3z7/jszDjTIHI6mpBcu24u8/+NJtCL/6zr1gO33n2Vurd7b8xcXrVzrvv/rOvXt//ELDgwB1yGisx8I5wrMG/XwXGbw6W52k6lrxo3t/Cva9PP3ybyTNv7n3RrCz5S8v3fi7f2a7jM1BRm+UpFa7hQ5bRRz0+8Ze/8mfvffSzfGZnlSQeCue7TI21QZm9Masyl1WUqvdfMNWX9/r/90L7y416IdVsBp7s21aRp/1VbmxKVrt5n7Xlkv31sfeqQ5Pv/yb7/zgrUcuB/pDA8NWCwf9sApWY2+wjcroM7oqd3VzVrt9YT/whuztjz6dP6VsfmfxUsNWD1345VKDflgFq7E3VbSMDjuHxTlZEB66Flz/OSzmrMrV7P9d/+jre/0oLVlFl+CwVfnijb95/p0zNOgHGCvafh2Bc1gc53iz0f0d70lZiZ3D4gvo48mqT/WfP/yvDZt7dNf6XIb4r3Tef+K5t2Ovdot48bWy3ZUUcrn+3u/vjD/77k/e/aqnu4NeUWCN4u1757jbQZ/+foVzWFbc4/9/XPzXRy705ufU1xqvfOvSz3cu/8v/vtz+3j/+8Mmnri5VRFL+4an97155bvfyT//npZe/0fi36C1Zd7Xbty793Hv5zuUXdy//1L3Urjz/vX/8oXv5h6f249Xz2xdffvTCfzy6wi7vOM/Y43+OvXgZ7W7Y7/4+2T3+fTOQIq7K3Xn2Vr19u3396KWb4zvjz9bS4l5lVkmgjRypqfvEc28/9szN8sWEW7IMWwEqxMpoTx4bktFOIKb/8tKNv9r/z2VWba0huJeaVRI7ka903n/x9bu3PvzEO3HNhAlYDFsBaxcro6e3lJbxQBPOYZmTU/f++MWd8Wcv3Ry3rx8pCu75s0rWm8iz7j4tWWDDxOzrCPm9GeewLJVTawzu5w//y3sgyDebb/zw3z5QmsihaMkCG2ZxRoefw+L5X9POYVkxp2IFd6Ttx9aeyAA2XtR2tE6m1cdZENyRZr+RyABiIKPjc4P7r/b/03sUyPHl4mvf+cEtEhnAKsjo9WD7MQAqkNFrY8LsNwAbhoxeJ2a/AVgvMnrNmP0GYI3IaAAwFxkNAOYiowHAXGQ0AJgrWkYHz2FxF3l7F4cneg4LAGyeaPt1+M9hOdw5TlzvVklJnsMCABtp1X3vTneFTu4cFgBnGuewzLG3Wkaf7hqd+B7/ALB5Vspoby6T0QCwdvEz2tfDbMI5LACwYWJmtAwkTl3DjHNYAGCTLM7okHNYjjsyAkesmHEOCwBsjKjtaJ1Mqw8AJIWMBgBzkdEAYC4yGgDMRUYDgLnIaAAwFxkNAOYiowHAXGQ0AJiLjAYAc0XL6DnnsHgPWOEcFgBYq2j7dQTPYQnZLIlzWABgzWLtexca2JzDAiAWzmGZYy9GRge389/eP2KPfwBYOzIaAMy1hoyWTgzOYQGAtYuT0SFHrhxxDgsArN/ijA45h8WZccAK57AAwFpFbUfrZFp9ACApZDQAmIuMBgBzkdEAYC4yGgDMRUYDgLnIaAAwFxkNAOYiowHAXGQ0AJgrbkZHPIdl1i8X1Wnp+gDAJoqX0b4DVmQrjoiHs0Sq05L1AYDNtL6Mjng4S1hIcw4LcJ5xDsscezH7Oo738D/dzy7ixv9RGtJx6gMAmyhmRh/tb6dSO4eS1DuHDhkNAArEyuipPovjHI54OAsZDQDRrZ7RhzvSko54OAtjhgAQWcy+Du/hLKHT7OYdzhKhTsvWBwA2UtwxQ5VMqw8AJIWMBgBzkdEAYC4yGgDMRUYDgLnIaAAwFxkNAOYiowHAXGQ0AJgrfkaHrB9kj38ARrprff726I9J1yKOFdaC+1d2s8c/ABPdtT7/9vdvPvb9m0vG9PROnb4t4nSJl9HTW/eH/W6pPf6DdVqyPgAQTgL60Us3Hr10Y8mYPrsZfbS/vb29Pd3Vscr+0ZzDApxnq5zDcvujTx+/+tZDF67PujzcuC4BLZeHG6899OTMKz9+9a3r7/0+PLGmzgUM9uAe7W9v7+xsy6+81zi5SvhOdAvtxczo0+g97vZgj38A+i0I6AtTAX0S0zOv/9CF6+XLN05u+/S4qZl7d552DhwffHL842kuh2VexC4Fx3HWkdHH/Rns8Q9Av5dujuc2ol975OJUQD9y6bX5Gf2jV0Yntz2zr2MqvE8z2jP2FpbRYX+1WKyM9ld29nb+7PEPIDn3H3z53X9+96uXX3cD+n/98NYX9oNofz0jo71tz9OreK982q0ROLEq5Ibni5fRU58IC7bzZ49/AMlxY3rJgHZmZrSncXy4E9aOPtwJSeDwv1osbkarZFp9AJxpEtNLBrQzp6/jtOW5s7MT2tcR1ocd9leLkdEANt/9B18uGdDx+Q98XW3CHhkNAGs11Y5edUo1GQ0A5iKjAcBcZDQAmIuMBgBzkdEAYC4yGgDMRUYDgLlWymiZBRi67JtzWABgdStk9NH+9vb+/ukiGs5hAYA1i53Rx4vTTxc6cg4LAKxbzIx2tw9xQ5hzWADEs8o5LBtvb8U9/teS0cE6LVcfANhQsTJ66qyu48FAzmEBgLWLldEepx3OnMMCAOu2vox2OIcFANZs1YxWwbT6AEBSyGgAMBcZDQDmIqMBwFxkNACYi4wGAHOR0QBgLjIaAMxFRgOAuchoADBX3Ix2V3h7d+DgHBYAWKt4GX24cxy33n2SOIcFANZs1b6O0y2hOYcFANZtxYw+3SCac1gAxMM5LHPsrXou+EkEcw4LAKxd/Iz2dS9zDgsArF3MjD7cCezYzzksALBusTL6aH976jjDk7TmHBYAWKuV+qMVMa0+AJAUMhoAzEVGA4C5yGgAMBcZDQDmIqMBwFxkNACYi4wGAHOR0QBgLjIaAMylOKOXP4TFIaMB4ITSjI5zCItDRgPACZUZHesQFoeMBoATCjM6+gb/nMMCnGfPPvusigjaDHsmZHSwTirqExGlU/o5rMB5Lt1w+jL6rPR1UDqln8MKnOfSDacwo+MdwuIk/YRROqWfwwqc59INpzKjnTiHsDiO8+Mf/1hVfSid0o0sPfEKnOfSDac4owEAKyCjAcBcZDQAmIuMBgBzkdEAYC4yGgDMRUYDgLnIaAAwFxkNAOYio7Eq27aTrkJiLMtKsPTJZJJg6ef5eddpEzLasqxisTgejxMp3bbtarWa4LulWq1Wq9WkSm80GqVSKam3a6vVarfbiRTtOM54PE6n071eL5HSbdve2tpK8O7ncrlGo5FU6efHJmR0u93OZDLZbDaRmO71eltbW/l8PqmYzmaz2Ww2qZguFouFQiGpmM7n8+l0OqmcarfbpVJpa2srkZju9/vFYjGpmB6Px/l8PpvNEtOqbUJG12q1fr9frVYTielGo9Fut6vVaiIxPR6Py+XyeDxOKqbz+bxt26VSSX9MTyaTfD7f6/WSiularTYYDORDWn9My3eI4XCYSEx3u91GoyEvPGJaqU3I6G63K+mQSEx3Oh3plEwkpm3bHg6HjuMkFdODwUCqoT+mLcs6ODhwHCepmHZfad6Y1vYCsCxLHm1fTOt5CiaTibzsfTFNJ/XabUJGe7kxvbu7K/GhuXSJ6Waz2e/3FZUy623gxnS73S6Xy4pKd2bEkBvT3W43m82qK73T6QQr4Mb0eDyu1+vqSp81SCgx3el08vm8uhferNLdmK5Wq51OR3Ppbkw3Go1araao9HPrTGa0fMmd1V6uVqvpdFpdi1LCaE7pmUxGaYtyziDheDzOZDJKm/PNZnPW7du2LT2k0rRXwbbtVCoVWgGJ6Ww2q67bQQYJZzXYO51OKpVS15yXQcJZHQuDwSCVSintdsjn83NeeFtbWwmOHm+wM5nR0lKb1a2hep5Dv9+fM0SpYZ5DNpud9W5pt9uq+1vK5XK5XA4tZTgcZrNZdQHtOE6/369UKqVSKViB8Xicy+WU9gt3Op1SqRQa09JuUNrfMhgM5CMwGMTSblAa0JPJJJfLzXrhJTu9Z7OdyYyu1Wq9Xq/RaASDcjAYqP62JWM1oaUPh0PVr9TxeFwsFiURgu+Wer2uuj+0UCg4MzrfW62W0oB2HKfT6bTbbYkkXwXK5bLqgbt6vd7v90O7v8fjcbfbVVq6d5DQF8eWZanuju92u7VabdYLr9VqEdCKnMmM7vV68oIIDUoNpUvHXCKlO44jOTjr3aKae3+9Ma3//emN6fF4rK7338sdpvPG9GQy0TZMJ4+2N6Zt29YzSmnbtrzsfS+8ZNfRnAdnMqO93KCsVqv65z+5pTebTf2lu+8W1YOEs0hM9/v9bDabYEyr7uIIJTHdarVk/p/m0iWm6/V6qVRqNpuaS3dfeI1GY3d3V3Pp582Zz2jHcRqNhtJBwoWlJzha4vYSJtWcKZfLSgcJ5xuNRkktIXEUDxIufDkNh8NUKqXoZb+w9MlkonpsHOKsZrS370//YujRaOT+rH+0pN/vu5nY6/UKhYLOgB4Oh+6Dr2GQ0Mf9vu84jm3bmlvQtm27E/tUDxKGjgE2m033lab0ZV+v14M37i4FcBgk1OhMZrT31TkajTRPyZQVwPKz9LGofqXatu1dLpHL5dx/NptNDQHtprAvlHu9noaAdu/sZDIpFArermedgwG+uROWZSkdJAwu4fO+7G3bbrVa6kqXO+uNaXnZuy/1g4MDAlqPs5HRk8nEzYJms6m/W8PNhW63q7/54L45508MV6TZbBYKBbnLpVJJc7eGbduZTEaab4VCQXO3xmg0ajab8oB3Oh3Ni569MS27Hegs3RvTlmWVy2VCORFnIKMty8rlcqlUSr7U6/leLwNxzknbLZVKZTKZbrerbRDf1Wq1ZLpbIg4ODiqVip5ZE7PUajX5qqT5w0m+NBSLxUwmk1SXd7IbYgRb09DvDGR0s9nsdDqyBai2wTF3ca2scHWm92TQqVqtplKppPYpbrfbStfOzeE+0ZZlpdNpzY/AaDRqNBrydOt/6ieTibvdbiIxXSqV5P4S04kzPaNLpZK3+1V/THtnQHe73Uwmo6Fon6Q21RPtdlv/zA3Lsra2torFojThy+Wy5hlmlUpla2srdNckPbyz7/XHdLvddrfGJqaTZXpGh46caHu7SkzL5moilUppyErbtiuVimxMIe9SzTHdbDZTqVS5XJZo1hzT0qNl2/bBwYEsfG80GplMRk8vk5QS3Mmv1+t5XwmKeL8u+GJaw8ve25Xni+lGo0F/dCIMzWjLshqNhuzgpb8RMZlMGo1GtVodDAYS061Wq9/vNxqNYrGooQK1Wk3ekLu7u+67tFqtVioVDaXLuKjcXzea2+220t3sXBIN3sXW3W63WCymUimlMxlc7q5M2jZcHQ6H7l0rl8veFmu9Xle9llXea/JzrVbzTd5I8KAZCBMzWkK5Xq9LA8rRG9O2bRcKhXq93mw2t7a2ZDKyfO9WN9FNetvdhmo+n3ccZzweFwqFWq3mvks1tKMPDg7K5bI7SNhqtXK5nOpCXXK2yGQykV3cvP3gctqOhjoMh0N3kNCNadUlumu7fSut+/2+6pWE3p3HfR9LsjkMKwmTZUpGuzshOI7jTiRotVrpdNqNaXUZPZlM3FTq9XrSXO31eu58o+FwqLQ/Tnq6ff0J5XJZdiKWw6jUle4V3DAok8kobce12203g+RIHcdxKpWKtOK9Ncnn8+r6WwaDgfsR6ItpDQ3J0Ji2LKtSqWgoPRjTxWLRsqx6va6hewfzmZLR1WrV/fSWd6y0ICzLUt2ClreEGxNSrjegNayRkVnA0nJ3YyiVSsluQUq7OGq1mqSDm1De8TGZf6b0y346nc5kMt6n+ODgQP7ZaDRyuZzbRbv2jwrfs+zt8e92u5q/5vtiulwuq1vqHeSL6Vqtlk6nWUloAlMyOtj3VygUZMl1sVhU92EuAe0NCFlhnMvlpCbdbldPL3CtVpPNJ92YbjQaqVRKdXdkrVYrFouVSiWdTtdqNQlEaU1nMhl3ZoU6lUpFel3dZ6FarR4cHMjMdKUZIc+++6rzDsz2er1qtap6u1EfiWn9eyQJiWl6NkxjSkY7gZguFovVanV3d1fpi6ZWq3lXiNTrdcuyZLf4QqFQqVS07YYxGo2kv1XzJAqZ5Sb3WuZiV6vV8XisbbbZcDiU6StuTA8Gg62trXQ6re7YJ1doTMsopeaAFsPhMJ1OJ7VHlTwLidxxzGJQRjvTMS0nXns3kVHBO0Tj7W+ZTCbdblddQtm2LR8/3jayHAboaI/pWq0mWwXJZiCS1Lu7u9piWjY4TWpNnS+mW62WjA/rrEO1WnW/r+RyOc0p2Wg03Ikl1WpVz/wZRGRWRjsnMa2ne0HIWzSbzersfev3++l0WhZKuAeIyKQ3uUK329W29Fk6/bvdrrtcaDweyw+9Xm/tjVnZ7dobQ+7+1xLTSW2IrGFgdjgcBu+dd7OkSqWi7sUv8zTkq1LoDnYyu5Q+aKMYlNGy4NtxHMuy9CwVcSVypomsUBiNRrJSI5fLSfPZu/GpNpVKRc+ZMrZtyyYYuVwum822Wi1ZN+FunKTtUBW3PvKD7MStugG7u7vrTlVyK6BzUmm327Usq1qtuk83i1MMl0BGy4e5Lw7cD3MZ0dZ/qkiCMS0PhbtSQ/OX/dFoZNu2zDbT815190Lp9XpyhOvu7m6pVNK8x6xz8qVNvihYlqXhRJVCoSC97fq7dIbDoXcFVqlUymazSe0Dg+gSyOhmsyltKDemZbqbGxAyKVibdrst3y4lpjV3xvkORRyNRureNrNO8paWe7lc1nbf3Zh2HGc0GlWr1XQ6rXQdY7/f9w0++/aDbjQaGvpYpLjQc2NVm0wm6XRaXmmj0ahQKOzu7ur/XMSyEsho2QlX/4GtspbPl1Ptdts7K1bz1qM6z65tNpu+HT8mk4l3w/7RaKRzOoE3ph3HsSxLaSdPtVrNZDK+70kJTmBwY1rOdtHzqpMJ+LVaLZfLDQYD2VBQQ7lYRQIZLT2Szkk2NZtNPWuZZJaCL6dkS2gNpYfWx11m3Wg0VHfvlEqlQqHgu/tJfdX1nm+tZ+PTQqEgvRmau7OGw6Hsfi5zV3z/JRsrqmtQj0ajcrksy6PkN7INi/txSEabL5kxQ3dDNVlMpaf51mg02u12Ivt8lstlXxL1+33vnqsa5PN59yBtnXffsixfcdKnJD1a0g+u4aNCmsyaRx1s287n8xKIrVYr+IFULpfVBbQ0hlqtVrfbDZ31nMiRRliWjowejUaVSsWd/Os4TqvVkjV12WxW9gzS8C51T8zUHNNygrJvEwx3cps2UpzmmG61WqlUyrs7ksSWnrazTBEJ/YSQXi/Vsy3H47FsjyXkm5zbmm42m0q7pDudjvvlTEakvf+7u7urehkn1kJ5RstJV91uV/Ytk3EbGaryTmlQVwFZHOH7pRvTzWZT9Uyvfr9fq9WCexVpIEfw+cZg3ZiWtry60iUXJpOJ3Hf393q+NknjsVgs+nYAd05iWkM3i3T4eu+vjH8oLdQ1Ho/domXA0Pu/iUzxRAzKM7rZbLrH3Xs7BOv1uuqGpHw8FItF2YnC12SQQSQN61bct4rmmK7VauVyuVaryViZ927ati3hpTQuZQNu+TmbzcpOSXp6wGU4VMoaDAa+Pl/JaD1PhAy6eNvyMl6noWifra0t+UE2PNBfAcSjPKPl0FL3n/Lm0TNI6E4msyyrWCz64ti7vEqFwWAQbKG7Md1ut5VOexqNRm4bWb5xexfRyfcY1e1ZNwgODg5kZzs5+UzD9+vxeOzdbFqWL7qvuoODA51faORLm9siUbrD6hwyUO/d8ABngvKMliVk3qUB/X5fz9c9bwzJFxVY534AAAIbSURBVHy3e240Gil9pZbL5UKhINPAfW9IiWnVPcKDwcDbjyEtR/cLTafTURcTo9Go3++7AW3bdrlcdv+pejdqVz6f965il5UjSbUfZQNYOeUkqY3lZOtRAvrM0TFmKKnk7XTWc+pSrVbzDlvrWezrOI63jSynDXkb1L1eT89eevl83vt9ZTQabW1tqS632WxKL3A6nQ5+W5I99vRkhOyI4jszQecqc5/hcOge/5aIXC5HQJ9FmubedTod2aZAlnvpaUrIVkHepDg4ONAw2aher3t7P327cATX0SgyGAx83d/BJfjrNRqN3AMBgr3AMkSpM6TkkZdPZdmt4jwPlMmi/6RrgaXpmx8tM/CKxaK2VVVOYNP0RqOhYQGuHHzlDWJfi14b+QYjd98boIoMBgPvZtzSCywfEoPBQE63UVd6KHkuZF9DttzEWWTQvneKyOiZTPDQNiHUdziAtOg1lBskO+inUqlMJqNhOkEmk/H2J+jcqmkW27b7/f55bkHjTNv8jBb9fl/zjpcyB1kGqbwbQ2+2brfrm9JXKBQ0r9YBNsl5yehEyMGdslfy+WnHtdtt95grmWqZ1I4owAYgo9WS5cjnbazG2wuc4EwGYAOQ0VBCeoFZzwasiIwGAHOR0QBgLjIaAMxFRgOAuchoADAXGQ0A5iKjAcBcZDQAmIuMBgBzkdEAYC4yGgDMtbe3l7p69eoeAMA8V69e/f9w1f0iAegEcAAAAABJRU5ErkJggg==" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun &lt;a href="http://matauangdinar.blogspot.com/2009/12/grafik-harga-emas-tahun-2008.html"&gt;2008 &lt;/a&gt;grafiknya naik, &lt;a href="http://matauangdinar.blogspot.com/2010/01/grafik-harga-emas-tahun-2009.html"&gt;2009 &lt;/a&gt;grafiknya naik, tahun &lt;a href="http://matauangdinar.blogspot.com/2010/12/grafik-emas-tahun-2010.html"&gt;2010&lt;/a&gt; naik juga bagaimana tahun 2011 ? bisa dijawab sendiri kan.... hingga tulisan ini dibuat harga berada pada harga $1613 per troy ounce, dan Antam pernah menyentuh harga Rp.452.000/gram&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-2651966419098249208?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/2651966419098249208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=2651966419098249208' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/2651966419098249208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/2651966419098249208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/07/grafik-harga-emas-tahun-2011-jan-jul.html' title='Grafik Harga Emas Tahun 2011 Jan-Jul'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-6201076743621439306</id><published>2011-07-27T07:44:00.000-07:00</published><updated>2011-07-27T07:44:20.969-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><title type='text'>Roller Coaster Harga Emas Dari Akhir Pekan Yang Meresahkan Di Gedung Putih</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Senin, 25 July 2011 07:46&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Obama pasti tidak bisa menikmati akhir pekannya kemarin, betapa tidak – Jum’at malam sebelumnya negosiasi untuk meninggikan plafon hutang dengan Congress gagal total ketika juru bicara &lt;em&gt;House of Representative&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; negeri itu menghentikan negosiasinya. Dalam suratnya kepada para colega-nya di Congress – jubir yang berasal dari Republic ini bahkan menyebutkan bahwa “ &lt;em&gt;...pembicaraan dengan Democratic President ini adalah sia-sia...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;” – untuk menggambarkan masih begitu jauhnya perbedaan penawaran antara keduanya.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kalau hanya Obama dan rakyatnya yang gelisah – sebenarnya ini bukan urusan kita, tetapi masalahnya dalam dunia yang terlalu US$ centris seperti sekarang ini – ketika Amerika runtuh ekonominya – semua negara lain terkena getahnya, termasuk kita !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dampak yang sangat serius dari krisis plafon hutang di Amerika terhadap ekonomi dunia ini diungkapkan dengan akurat oleh seorang menteri di Inggris sebagai : &lt;em&gt;“ ...ancaman terbesar bagi system financial dunia saat ini justru datang dari beberapa orang sinting di sayap kanan Congress Amerika...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Melihat perkembangan yang luar bisa ini, meskipun saya sendiri tidak sepenuhnya yakin bahwa jalan negosiasi antara Obama dan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;Congress&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya sudah bener-bener buntu – tetapi dari sekarang sampai tanggal 2 Agustus 2011 akan menjadi hari-hari yang menegangkan bagi para pemain pasar di dunia. Seperti menonton permainan catur yang memeras otak antara Obama dan&lt;em&gt; Congress&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, langkah demi langkah akan diamati dengan cermat – kemudian di implementasikan oleh para pemain pasar di lapangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk pergerakan harga emas, sepekan kedepan akan seperti naik &lt;em&gt;Roller Coaster&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;- bisa naik dengan sangat pesat seperti yang terjadi pagi ini ketika pasar Sydney dan Hongkong mulai&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;buka – bisa juga meluncur balik ke bawah – bila ada kemajuan yang berarti dari negosiasi antara ‘dua pemain catur’ tersebut diatas. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Mengapa demikian ?, bila kesepakatan kenaikan plafon hutang Amerika tidak tercapai – maka yang terjadi seperti orang yang sakit parah di ICU dan dicabut bantuan pernafasannya. Amerika langsung &lt;em&gt;default&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dan hutang dan uang mereka langsung hancur nilainya – orang berburu emas untuk mengantisipasi hal ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila akhirnya nanti dalam sepekan kedepan kesepakatan itu tercapai – maka seperti bantuan pernafasan tersebut dipasangkan kembali – denyut jantung Amerika akan mulai nampak kembali di layar – akan ada tanda tanda-tanda kehidupan kembali bagi hutang-hutang Amerika. Ini sementara cukup bagi pasar untuk seolah-olah &lt;em&gt;life as usual&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; telah kembali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Namun bagi yang mau berfikir panjang dan melihat realita yang ada, sebenarnya orang dengan mudah bisa tahu bahwa seandainya toh kesepakatan itu tercapai – sejatinya system keuangan Amerika – yang juga sangat erat dengan system keuangan dunia – tetap lagi sakit parah. Bantuan pernafasan tidak membuatnya sembuh, hanya memperpanjang ‘&lt;em&gt;status-quo’&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya – setahun atau maksimal dua tahun lagi akan kembali memasuki masa krisis seperti ini. Setelah itu negosiasi yang berat akan dimulai lagi dan kondisi seperti akhir pekan lalu itu akan terulang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tetapi apakah Amerika dan dunia akan terus seperti ini&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;- tersandera oleh hutang dan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dua pihak yang tidak mau saling mengalah ?. Tidak juga kalau para pemimpin dunia mau belajar dari sejarah-nya !. Di Amerika sendiri peristiwa yang nyaris sama terjadi lebih dari dua abad lalu. Adalah Daniel Shays yang tercatat dalam sejarah mampu men-&lt;em&gt;trigger&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;penyelesaian dari kebuntuan yang luar biasa antara para pemimpin negeri saat itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Daniel adalah prajurit yang ikut berperang pada perang revolusi, namun ketika pulang dia mendapati ladang pertaniannya disita oleh bank karena krisis finansial serius yang melanda negeri itu. Ironinya adalah krisis finansial ini sendiri penyebabnya adalah negeri itu babak belur dengan hutang untuk membiayai perang – dan para pemimpin negeri itu tidak ada yang mau legowo untuk memberi solusi bagi negerinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Walhasil krisis yang berkepanjangan mengorbankan para pejuang seperti yang dialami oleh Daniel Shays. Kecewa dengan ini dia membentuk pasukannya sendiri yang diberi nama &lt;em&gt;Shaysites&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dan memberontak terhadap negerinya. Pemberontakan ini akhirnya bisa ditumbangkan setelah mengorbankan sejumlah nyawa, Daniel sendiri akhirnya masuk penjara. Tetapi dari pemberontakan inilah para pemimpin menjadi takut dan akhirnya duduk bareng menyelesaikan masalah dengan mulai menyusun&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;Constitution&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang digunakan di Amerika hingga saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Masalahnya adalah siapakah yang akan menjadi Daniel Shays-nya Amerika saat ini yang akan bisa memaksa Presiden Obama dan &lt;em&gt;Congress&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya untuk menyelesaian perbedaan antara keduanya ?. Kita tidak mau tergantung atau terlalu&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;terpengaruhi oleh apa yang terjadi di sana. Kita juga tidak mau menunggu terjadinya pemberontakan di negeri itu – biarlah rakyat negeri itu sendiri yang mengatasi masalahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tetapi lantas apa yang bisa kita lakukan agar permainan &lt;em&gt;Roller Coaster&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; US Dollar tidak ikut menguncang kondisi keuangan dan daya beli kita ?, ya jauhilah US Dollar itu – juga produk-produk yang berdenominasi dalam Dollar !. Amankan dengan aset fisik berupa emas/Dinar, kebun, ternak, sawah, barang dagangan dlsb. sehingga ketika &lt;em&gt;Roller Coaster&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; itu menjadi tidak terkendali – Anda tidak dibuat mabuk karena telah ikut mengendarainya. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-6201076743621439306?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/6201076743621439306/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=6201076743621439306' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6201076743621439306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6201076743621439306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/07/roller-coaster-harga-emas-dari-akhir.html' title='Roller Coaster Harga Emas Dari Akhir Pekan Yang Meresahkan Di Gedung Putih'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-5720857633555457766</id><published>2011-07-15T20:30:00.000-07:00</published><updated>2011-07-15T20:30:34.320-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mendobrak tradisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemakmuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya saing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mengelola negara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemimpin yang adil'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><title type='text'>Bermimpi Mengatur Negeri, Agar Negeri Tidak (Jadi) Bangkrut</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Selasa, 05 July 2011 07:36&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Membaca berita di harian Republika dua hari ini (04-05/07/11) dengan judul “&lt;em&gt;Belanja Pegawai Dorong Kebangkrutan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;”&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dan “&lt;em&gt;Belanja PNS Tak Terkontrol&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;” membuat saya miris melihat angka-angka yang disajikannya. Betapa tidak, belanja pegawai di APBN kita telah naik dua kalinya selama empat tahun terakhir, sementara pertumbuhan APBN-nya sendiri sangat jauh dibawah pertumbuhan biaya pegawai yang mencapai rata-rata di kisaran 19% per tahun ini.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pertanyaannya adalah dengan belanja yang begitu besar tersebut&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;apakah kesejahteraan pegawai negeri selama empat tahun terakhir melonjak dua kalinya ?.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bagaimana dengan kesejahteraan rakyatnya ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Belanja pegawai yang naik 2 kalinya tersebut&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ternyata sangat dekat dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=381:menakar-kekuatan-mata-uang-dengan-melihat-waktu-paruhnya-terhadap-emas&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;teori peluruhan daya beli mata uang kertas yang saya tulis lebih dari setahun lalu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;. Artinya kenaikan belanja pegawai yang lebih dari 3 kali pertumbuhan ekonomi rata-rata ini sebenarnya kurang lebih hanya setara dengan apresiasi harga emas pada periode yang sama. Bila harga emas ini kita gunakan sebagai cerminan daya beli atau tingkat kemakmuran&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;baku – maka selama empat tahun terakhir rata-rata pegawai negeri memiliki tingkat kemakmuran yang relatif tetap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 429px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Membengkaknya Biaya Pegawai" border="0" class="caption" height="329" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/pegawai.jpg" title="Membengkaknya Biaya Pegawai" vspace="1" width="429" /&gt;Membengkaknya Biaya Pegawai&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ini berlaku baik belanja pegawai yang dirupakan dalam bentuk gaji, tunjangan dlsb yang diterimakan dalam Rupiah; atau yang sifatnya fasilitas seperti jaminan kesehatan dan sejenisnya. Dengan naiknya anggaran belanja 2 kali-nya tidak berarti lantas layanan yang diterima masing-masing pegawai menjadi meningkat dua kalinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas dimana masalahnya ?, pihak yang membayar yaitu pemerintah telah mengeluarkan anggaran yang terus melambung – sementara yang menerima pembayaran yaitu para pegawai bisa jadi tidak merasakan kesejahteraannya ikut melambung. Artinya bila status &lt;em&gt;loose -loose&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; semacam ini terus berjalan, maka kemungkinan yang terjadi adalah seperti yang ditulis dalam judul berita-nya Republika tersebut diatas – negaranya bisa bangkrut, sementara para pegawai juga tidak merasakan kemakmuran-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tanda-tanda kebangkrutan ini sudah begitu nyata, di beberapa daerah belanja pegawai mencapai lebih dari 70% dari belanja daerahnya, bahkan ada yang sudah mencapai 83 %. Lantas apa yang tersisa untuk pembangunan, memelihara infrastruktur, layanan masyarakat dlsb ?. Inilah dampak yang mengerikan itu, jalan-jalan tidak dibangun apalagi dipelihara, lampu penerangan mati tidak diganti, pusat-pusat layanan masyarakat seperti rumah sakit, pasar dlsb. tidak lagi dibangun&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dlsb.dlsb.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Disamping biaya pegawai yang sudah ketahuan angkanya begitu besar tersebut, ada beban biaya pegawai yang amat sangat besar yang kini juga belum terungkap yaitu dana pensiun yang akan dibayarkan ke pegawai-pegawai tersebut dan jaminan kesehatan hari tua-nya. Biaya-biaya yang akan datang ini akan ikut membengkak sebagai dampak langsung dari membengkaknya biaya yang timbul kini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Harus ada keberanian yang luar biasa bagi para pihak untuk melakukan perubahan yang sifatnya revolusioner&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;agar situasi &lt;em&gt;loose-loose&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ini menjadi &lt;em&gt;win-win&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dan perubahan ini harus dari atas, tidak bisa dari bawah. Para CEO perusahaan besar – banyak yang &lt;em&gt;capable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; untuk melakukan perubahan besar&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ini – mulai dari memangkas jumlah departemen sampai mengurangi jumlah pegawai. Karena skalanya negara – tentu lebih rumit dan lebih luas dampaknya – namun tidak berarti tidak bisa dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yang diperlukan adalah seorang &lt;em&gt;Hafiidzun ‘Aliim&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; seperti Nabi Yusuf yang mau mengajukan diri untuk menyelamatkan negerinya dari paceklik yang &lt;em&gt;imminent&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, Orang yang pandai menjaga (mengelola) dan berpengetahuan inilah yang akan bisa membuat langkah-langkah yang tidak biasa yang ditunjang oleh kedalaman ilmunya. Saya belum tahu siapakah tokoh &lt;em&gt;Hafiidzun ‘Aliim&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; tersebut di negeri ini dan di jaman ini, tetapi mestinya ada – lha wong penduduk Indonesia mencapai 240-jutaan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;- masak nggak ada yang memenuhi syarat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sambil menunggu adanya &lt;em&gt;Hafiidzun ‘Aliim&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang barangkali mau mencalonkan diri jadi Presiden Indonesia 2014, saya hanya bisa ‘bermimpi’ seperti apa gerangan langkah-langkah luar biasa yang akan menyelamatkan negeri ini dari kebangkrutan. Berikut adalah langkah-langkah dalam ‘mimpi’ saya tersebut ;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Pertama yang dia lakukan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;adalah memangkas drastis struktur kabinet yang saat ini terdiri dari 4 Menko, 20 Menteri yang memimpin departemen , 10 Menteri negara yang tidak memimpin departemen dan 3 pejabat setingkat menteri. 37&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Menteri atau setingkat menteri ini dipangkas tinggal 7 saja atau kurang dari 1/5-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Mengapa hanya 7 ?, begini logika ‘mimpi’nya – bila persoalan itu terlalu rumit sehingga sulit kita pahami apalagi pecahkan – maka paling mudah menyelesaikannya adalah dengan melihat contoh soal dan penyelesaiannya yang sudah dilakukan oleh ahlinya. Siapakah ‘ahli’&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang paling layak kita contoh tersebut&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;?, ya siapa lagi kalau bukan Uswatun Hasanah kita yaitu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Dalam sejarah Islam – rata-rata tujuh bidang tersebutlah yang ada di negara-negara khilafah mencontoh &lt;em&gt;af’al&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;(perbuatan) Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Apa saja bidangnya tentu perlu dikaji secara lebih mendalam – maklum di ‘mimpi’ tentu semuanya perlu diperjelas, tetapi bisa dipelajari dari sejarah negara-negara khilafah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Mungkinkah ini dilakukan di jaman ini ?, saya melihat kemungkinannya dari dua contoh. Pertama adalah contoh di puncak kejayaan negara khilafah yang wilayahnya meliputi tiga benua, sebagian Eropa, sebagian Afrika dan sebagiannya Asia, tanpa bantuan teknologi informasi dan telekomunikasi yang canggih – mereka bisa mengelola negara dengan efektif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kedua adalah contoh di jaman teknologi ini, ada setidaknya dua ‘negara’ besar yaitu ‘Negara Google’ dan ‘Negara Facebook’&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang setiap saat melayani ‘penduduk’-nya yang lebih banyak jumlahnya dari rata-rata penduduk negara betulan. Masing-masing ‘penduduk’ tersebut tunduk dan patuh mengikuti segala aturan yang diberlakukan si pengelola ‘negara’. ‘Negara Google’ bahkan mampu memelototi apa yang terjadi di setiap jengkal wilayahnya yang menyelimuti seluruh permukaan bumi dan mampu pula mendeteksi apa yang dikehendaki (dicari) rakyatnya !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Walhasil di jaman teknologi ini, mengelola negara betulan dengan bantuan teknologi canggih mestinya sangat mungkin untuk bisa dilakukan dengan jumlah departemen yang 1/5 dari yang kini ada, dan konsekwensinya jumlah pegawai yang diperlukan juga kira-kira hanya seperlima dari jumlah pegawai yang ada. Bila masing-maisng pegawai pilihan yang bertahan digaji dua kali lipatnya saja, maka negara hanya akan butuh sekitar 40 % dari belanja pegawai sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas bagaimana dengan masalah 80 % pegawai yang tidak lagi di tampung sebagai pegawai negeri ?. Dalam ‘mimpi’ saya tersebut si &lt;em&gt;Hafiidzun ‘Aliim&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ini menawarkan sudut pandang lain, yaitu tidak memandang pegawai negeri yang sangat banyak ini sebagai masalah – tetapi justru mereka inilah solusi itu !. Lho kok bisa ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Terlepas dari realita seleksi masuknya yang tidak sepenuhnya mengandalkan kompetisi dalam kompetensi, tetapi bila di rata-rata – para pegawai negeri tersebut adalah kelompok masyarakat yang kelasnya di atas rata-rata penduduk pada umumnya. Mereka adalah orang orang yang berpendidikan lebih di masyarakatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi sangat wajar bila mereka ‘diberi tugas lebih’ oleh pemimpin yang &lt;em&gt;Hafiidzun ‘Aliim&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; tersebut untuk menjadi ‘tentaranya’ dalam memakmurkan negeri dan penduduknya. Puluhan juta orang yang tadinya kerja di kantor-kantor ini, mereka akan terjun di pasar-pasar sebagai pedagang yang tangguh, di lahan-lahan perkebunan memakmurkan bumi, di laut mengelola hasil laut dan menyelamatkannya dari jarahan negeri lain, mengelola tambang-tambang dan mengambil alih peran asing, memproduksi barang-barang unggulan yang mampu bersaing di pasar global dst.dst.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sayang ini hanya mimpi, tetapi adakah cara yang lebih baik untuk menyelamatkan negeri ini dari kebangkrutan ?, dimana engkau si &lt;em&gt;Hafiidzun ‘Aliim&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ?, kami menunggumu sebelum 2014 !. InsyaAllah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-5720857633555457766?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/5720857633555457766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=5720857633555457766' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5720857633555457766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5720857633555457766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/07/bermimpi-mengatur-negeri-agar-negeri.html' title='Bermimpi Mengatur Negeri, Agar Negeri Tidak (Jadi) Bangkrut'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-4928279143046240838</id><published>2011-07-15T07:18:00.000-07:00</published><updated>2011-07-15T07:18:51.948-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemakmuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mata uang sejati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rapuhnya uang kertas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lindung nilai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><title type='text'>Sekali Lagi Tentang Uang Kertas : Perkasakah Riyal</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jum'at, 15 July 2011 06:31 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Setiap kali saya menjelaskan kelemahan uang kertas – seperti pada tulisan saya kemarin (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=685:kegagalan-euro-kegagalan-uang-kertas&amp;amp;catid=39:ekonomi-makro&amp;amp;Itemid=88"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;14/07/11&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;) – tentu tidak semua orang setuju,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;selalu ada yang menyanggahnya dengan mengambil contoh uang Riyal-nya Saudi Arabia. Penyanggahan ini kemudian di justifikasi dengan cerita bahwa &lt;em&gt;“...jaman ibu-bapak kita dahulu pergi haji, 1 Riyal cukup untuk beli minuman , beli makanan ...dst; sampai sekarang-pun katanya demikian...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;”.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Benarkah demikian ?, Untuk adilnya mari kita lihat kinerja daya beli Riyal ini dari statistik-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Perlu diketahui bahwa sejak Juni 1986, uang &lt;em&gt;Saudi Arabia Riyal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; (SAR) sebenarnya di-&lt;em&gt;peg&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; atau dikaitkan terhadap satuan alat tukarnya IMF yang disebut &lt;em&gt;Special Drawing Rights&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; (SDR).&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Namun dalam praktiknya Riyal ini seperti di &lt;em&gt;peg&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-kan terhadap Dollar saja, nilai tukarnya &amp;nbsp;stabil di kisaran SAR 3.75/USD. Karena nilai tukarnya terhadap USD yang relatif tetap ini, maka ketika USD nilainya&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;menguat - SAR ikut menguat , demikian juga berarti sebaliknya, ketika USD-nya &lt;em&gt;nyungsep&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; seperti dalam dua tahun terakhir – maka Riyal juga&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ikut-ikutan &lt;em&gt;nyungsep&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;. Perhatikan grafik dibawah untuk kinerja Riyal ini selama 15 tahun terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 438px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Kinerja Riyal 1996-2011" border="0" class="caption" height="339" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/riyal.jpg" title="Kinerja Riyal 1996-2011" vspace="1" width="438" /&gt;Kinerja Riyal 1996-2011&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kalau Anda memegang uang 100 Riyal sekarang, maka bila Anda belikan emas di Madinah atau Mekah hanya akan memperoleh emas seberat 0.5 gram&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;lebih sedikit. Padahal sepuluh tahun yang lalu 100 Riyal yang sama bisa untuk membeli sekitar 3 gram emas !. Lantas dengan 1 Riyal, dapatkah kita membeli makanan atau minuman ? – sudah sulit memperoleh makanan atau minuman yang bisa dibeli dengan 1 Riyal dua tahun terakhir ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yang lebih nyata adalah ketika Anda harus membayar dam (denda) karena adanya pelanggaran tertentu dalam proses ibadah haji. Dam dengan membayar seekor kambing 10 tahun lalu nilinya hanya di kisaran 140 Riyal, bila Anda berencana ibadah haji tahun ini – bersiaplah dengan uang di kisaran 300 Riyal untuk membayar dam per 1 ekor kambing-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk mengetahui lebih jauh betapa miripnya kinerja Riyal dengan Dollar tersebut diatas dapat kita gunakan mata uang lain sebagai pembandingnya – grafik dibawah menunjukkan betapa harmonisnya hubungan kedua mata uang ini. Tidak sepenuhnya buruk memang – paling tidak bagi jemaah haji atau umrah dari&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Indonesia dengan standar uang Rupiah-nya, berangkat haji/umrah serta akomodasi selama di tanah suci untuk sementara ini terasa lebih ringan untuk kita – karena Rupiah lagi perkasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 397px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Relasi Riyal Terhadap Dollar" border="0" class="caption" height="384" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/saridr.jpg" title="Relasi Riyal Terhadap Dollar" vspace="1" width="397" /&gt;Relasi Riyal Terhadap Dollar&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yang perlu menjadi pelajaran bagi kita adalah fenomena &lt;em&gt;common trend&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; penurunan daya beli uang kertas ini. Bila Euro yang didukung oleh sejumlah negara ekonomi kuat dunia tidak bisa mempertahankan daya belinya, kemudian juga Riyal yang konon didukung dengan cadangan minyaknya yang melimpah ternyata hanya mampu&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;berkinerja mirip Dollar yang &lt;em&gt;nyungsep&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dua tahun terakhir – maka sekuat apa mata uang Rupiah kita nantinya bisa bertahan melawan arus penurunan daya beli tersebut ?. Insyaallah waktu nanti yang akan menjawabnya, Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-4928279143046240838?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/4928279143046240838/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=4928279143046240838' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4928279143046240838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4928279143046240838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/07/sekali-lagi-tentang-uang-kertas.html' title='Sekali Lagi Tentang Uang Kertas : Perkasakah Riyal'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-3979696246696766978</id><published>2011-07-15T07:10:00.000-07:00</published><updated>2011-07-15T07:10:09.751-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uang kertas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><title type='text'>Kegagalan Euro, Kegagalan Uang Kertas</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kamis, 14 July 2011 08:17 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ketika 18 tahun lalu sebagian besar negara-negara anggota Uni Eropa menyepakati Perjanjian Maastricht untuk menggunakan mata uang tunggal Euro, dunia ikut antusias menyambutnya. Saat itu seolah ada harapan akan lahirnya mata uang baru yang bisa digunakan sebagai &lt;em&gt;reserve currency&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, dan mengurangi ketergantungan dunia terhadap US Dollar. Untuk beberapa tahun di usia awalnya memang Euro berkinerja menarik, daya belinya menguat sampai usianya yang ketujuh. Namun ternyata sama seperti mata uang kertas lainnya, Euro nampaknya tidak akan mampu bertahan sampai usia lanjut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sejak menginjak usia ke delapan sampai kini di usia yang kedelapan belas, Euro terus kehilangan daya belinya. Terhadap emas daya beli Euro sekarang hanya kurang dari 1/3 dibandingkan dengan daya belinya ketika lahir 18 tahun lalu. Ilustrasi grafik dibawah menggambarkan situasi ini. Dibandingkan dengan US$ memang Euro masih relatif baik, tetapi ini karena US$-nya yang berkinerja sangat buruk beberapa tahun terakhir. Kinerja yang sesungguhnya dapat dilihat pada daya belinya terhadap emas yang terus merosot.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 500px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Kegagalan Euro" border="0" class="caption" height="407" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/euro.jpg" title="Kegagalan Euro" vspace="1" width="500" /&gt;Kegagalan Euro&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kegagalan Euro ini menambah panjang daftar pelajaran bagi kita – bahwa tidak satu-pun mata uang kertas yang mampu mempertahankan daya belinya dalam jangka menengah apalagi dalam jangka panjang. Bila Euro saja yang dilahirkan di jaman modern dengan dukungan sejumlah besar negara-negara di zona ekonomi paling maju di dunia – tidak mampu mempertahankan eksistensinya dalam jangka panjang, lantas apakah kita bisa yakin bahwa mata uang yang kekuatannya hanya mengandalkan ekonomi satu negara yang biasa-biasa saja – akan mampu bertahan ?. Inilah yang perlu kita antisipasi, agar kita tidak menjadi korban kegagalan mata uang kertas yang setidaknya sudah dua kali terjadi di negeri ini yaitu tahun 1965/1966 ketika terpaksa diberlakukan &lt;em&gt;sanering&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; Rupiah, dan 1997/1998 ketika daya beli uang kita turun tinggal ¼-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas apa yang bisa kita lakukan untuk dapat menghindari dampak buruk dari penurunan daya beli uang kertas (apapun namanya) ini ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk skala pribadi, gunakan uang kertas hanya sebatas alat tukar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan jangka pendek lainnya. Untuk kebutuhan yang sifatnya jangka panjang seperti dana pensiun, tabungan biaya kesehatan untuk hari tua, biaya sekolah anak-anak kelak dlsb. rupakan dalam bentuk benda riil yang mampu mempertahankan nilai (seperti emas/Dinar) – syukur-syukur bisa menumbuhkan nilai dan manfaat ( seperti pohon-pohon, kebun, usaha perdagangan dlsb).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk skala negara sangat banyak yang bisa dilakukan, diantaranya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Minimisasi penjualan (penukaran) kekayaan alam yang riil dengan uang kertas yang terus merosot nilainya. Untuk apa tabungan (devisa) kita dalam US$ terus meningkat tetapi sumber-sumber kekayaan alam kita berupa emas, batu-bara, minyak, hutan, ikan dilaut dlsb. terus dikuras dan dibawa keluar ?.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Hijaukan bumi kita yang mulai gersang dengan tanaman-tanaman penghasil makanan maupun tanaman peneduh. Tanaman pangan sudah jelas kita butuhkan, tanaman peneduh selain menjaga udara juga menjaga ketersediaan air – yang kini juga sudah semakin mahal bagi sebagian masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Fasilitasi rakyat untuk membangun ketahanan ekonomi dengan menabung benda riil – apapun bentuknya, dan mengurangi ketergantungan terhadap tabungan uang kertas dalam jangka panjang. Permudah ijin perdagangan, perkebunan/pertanian, peternakan dlsb.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Hidupkan pasar-pasar yang bisa diakses atau dijangkau semua kalangan agar terjadi perputaran benda riil – kebutuhan masyarakat – yang sesungguhnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ajari anak-anak kita – generasi yang akan datang – untuk pandai berdagang, bertani, beternak, berusaha/investasi yang sesungguhnya – jangan hanya ajari anak-anak untuk pandai menabung.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dlsb.dlsb.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan begitu jelas-nya kegagalan uang kertas yang merupakan asset utama orang di jaman ini seperti dalam kasus Euro tersebut diatas, tidak-kah kita ingin untuk berbuat sesuatu yang lain yang lebih berpeluang untuk menyelamatkan generasi yang akan datang ?. InsyaAllah kita bisa.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-3979696246696766978?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/3979696246696766978/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=3979696246696766978' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/3979696246696766978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/3979696246696766978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/07/kegagalan-euro-kegagalan-uang-kertas.html' title='Kegagalan Euro, Kegagalan Uang Kertas'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-7796705451103335814</id><published>2011-07-06T07:59:00.000-07:00</published><updated>2011-07-06T07:59:18.206-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar emas'/><title type='text'>Estimasi Harga Emas Akhir Tahun ( Revisi Tengah Tahunan)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sabtu, 02 July 2011 08:44&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sepanjang pekan ini harga emas terus merosot turun sampai menyentuh angka US$ 1,480-an &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;per troy ounce &lt;/span&gt;(Ozt). Tetapi untuk harga akhir tahun 2011 saya malah merevisi naik dari estimasi saya terakhir &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=607:revisi-estimasi-harga-dinar-a-emas-akhir-2011&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;yang saya buat April lalu sebesar US$ 1,525/Ozt&lt;/a&gt;  ke kisaran angka US$ 1,550/Ozt. Paling tidak ini adalah dari pendekatan  statistik yang ditunjang oleh data 11 tahun lebih setelah juga  memasukkan data harga emas dunia Mei dan Juni 2011. Revisi estimasi  harga ini tidak berlaku untuk harga emas atau Dinar dalam Rupiah karena  faktor penguatan Rupiah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Tools&lt;/span&gt; yang saya gunakan tetap analisa &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;trend polynomial&lt;/span&gt;  yang secara teoritis sangat dekat dengan sebaran harga selama 11 tahun  terakhir, dengan tingkat keakuratan yang direpresentasikan oleh angka R&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; diatas 98&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;%. Grafik dan formula &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;trend polynomial&lt;/span&gt; terakhir ini dapat dilihat dibawah, dari grafik dan formula inilah harga kisaran akhir tahun US$ 1,550/Ozt saya peroleh.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dengan estimasi kenaikan ini, dalam US$ harga emas akan naik di kisaran 11% antara akhir 2010 ke akhir 2011.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;img align="top" alt="Estimasi Harga Emas Akhir 2011" border="0" class="caption" height="431" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/estimasi1211.jpg" title="Estimasi Harga Emas Akhir 2011" vspace="1" width="500" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lain  US$ -lain pula dengan Rupiah. Rupiah menguat significant sepanjang  semester pertama tahun ini, kalau toh melemah dalam semester kedua  kemungkinan besarnya tidak akan menyentuh angka akhir tahun lalu yang  berada di kisaran Rp 9,000/US$. Terlalu banyak factor yang sulit  diprediksi untuk pergerakan Rupiah terhadap US$ ini,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;maka pendekatan random-lah yang saya bisa gunakan dan hasilnya dapat dilihat pada grafik dibawah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;img align="top" alt="Estimasi Harga Emas Akhir 2011" border="0" class="caption" height="318" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/estimas1211idr.jpg" title="Estimasi Harga Emas Akhir 2011" vspace="1" width="431" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dari  pendekatan Rupiah yang random terhadap Dollar ini, dengan tingkat  akurasi yang jauh lebih rendah dari estimasi harga emas internasional  dalam US$ tersebut diatas tentunya – saya memutuskan untuk tidak  merevisi &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=607:revisi-estimasi-harga-dinar-a-emas-akhir-2011&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;estimasi harga emas saya pada akhir tahun 2011&lt;/a&gt;  - jadi tetap pada estimasi sebelumnya pada kisaran angka Rp  450,000/gram. Bila angka ini yang tercapai nantinya, maka harga emas  akhir tahun 2011 hanya naik di kisaran 9 % dibandingkan harga akhir  tahun lalu yang berada pada angka Rp 411,000/gram.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dengan  tingkat kenaikan harga emas dalam Rupiah seperti pada estimasi tersebut  diatas, maka tidak akan menarik bagi Anda yang mendanai pembelian  emas-nya dengan uang pinjaman atau gadai – tetapi akan tetap menarik  untuk mengamankan daya beli uang yang telah Anda miliki sendiri !. Wa  Allahu A’lam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-7796705451103335814?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/7796705451103335814/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=7796705451103335814' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/7796705451103335814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/7796705451103335814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/07/estimasi-harga-emas-akhir-tahun-revisi.html' title='Estimasi Harga Emas Akhir Tahun ( Revisi Tengah Tahunan)'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-1068801920208962301</id><published>2011-06-20T03:06:00.000-07:00</published><updated>2011-06-20T03:06:41.648-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='investasi dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><title type='text'>Memakmurkan Rakyat Dengan Pasar, Bukan Dengan Mencetak Uang Banyak-Banyak</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Rabu, 15 June 2011 09:31&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ini  adalah cerita nyata dari negeri yang mengaku dirinya sebagai negeri adi  kuasa. Al kisah hampir tiga tahun lalu negeri itu menjadi pemicu krisis  keuangan global, yang dampaknya nyaris merambah ke seluruh dunia.  Karena mereka mengira bahwa &lt;em&gt;supply&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  uang-lah yang bisa mengatasi krisis tersebut, maka banyak-banyak uang  Dollar dicetak. Sejak krisis memuncak September 2008 hingga kini, konon  bank sentral-nya negeri itu – &lt;em&gt;Federal Reserve&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  – telah ‘mencetak uang’ dari awang-awang sebanyak US$ 1.6 trilyun.  Teratasikah krisis mereka dengan injeksi uang yang luar biasa banyaknya  tersebut ?. Ternyata tidak...!.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Data  resmi inflasi yang dikeluarkan pemerintah negeri itu setahun terakhir  memang hanya 3.2 % (data per April 2011), tetapi banyak pihak di negeri  itu sendiri yang meragukan kebenarannya – diantaranya adalah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.shadowstats.com/"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Shadow Government Statistics&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang meng-klaim inflasi sesungguhnya bisa lebih dari dua kalinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Menurut  saya sendiri pengukuran inflasi yang paling akurat adalah dengan  menggunakan indikator harga emas – karena adanya bukti yang sahih bahwa  daya beli emas ( yang direpresentasikan oleh Dinar) adalah stabil sejak  jaman Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam – yaitu satu Dinar untuk satu  ekor kambing kelas baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan  menggunakan indikator kenaikan harga emas, kita tahu bahwa sejak krisis  memuncak September 2008 dan pemerintah negeri itu mulai mencetak uang  dengan skala besar, harga emas telah melonjak lebih dari dua kalinya  dari kisaran US$ 750/Oz ke angka diatas US$ 1,500/Oz hari-hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Apa  ini artinya ?, bila Anda hidup di negeri tersebut dengan uang  Dollar-nya dan penghasilan Anda dalam Dollar tidak bisa naik dua kalinya  atau lebih selama tiga tahun terakhir – maka Anda akan merasakan  penurunan kemakmuran. Bentuknya adalah barang-barang kebutuhan Anda  menjadi lebih berat untuk&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Anda beli.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Pemerintah  negeri itu yang menggunakan teori Keynesian – yaitu teorinya John  Maynard Keynes (1936) bahwa negaralah yang paling efektif dalam  mempengaruhi siklus ekonomi – yang kemudian diaplikasikan dengan  tindakan bank sentral mengendalikan jumlah uang dan kebijakan fiskal  pemerintah – ternyata gagal dalam mengatasi krisis, yang berarti juga  gagal dalam mempertahankan kemakmuran rakyatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Di  dunia barat sendiri sebenarnya pendekatan Keynesian ini tidak sedikit  yang menentangnya. Adalah Frederich August Von Hayek – pemenang hadiah  Nobel ekonomi tahun 1974 – yang juga pendukung teori Austrian, yang  antara lain menjadi penentang utamanya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dalam bukunya yang kondang “&lt;em&gt;Denationalisation of Money : The Argument Refined”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  (The Institute of Economic Affairs, London – 1990) , Hayek bahkan  menuduh bahwa kebijakan moneter bank sentral lebih merupakan penyebab  terjadinya depresi di suatu negara ketimbang menyembuhkannya. Lebih jauh  dalam teori Austrian ini, pemerintah atau bank sentral tidak seharusnya  ‘mencetak uang’ atau setidaknya tidak menjadi satu-satunya pihak yang  mencetak uang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Uang  bisa saja dikeluarkan oleh pihak manapun (termasuk swasta) – yang akan  digunakan dan dipercayai masyarakat sejauh daya belinya bisa dijaga  konstant terhadap sekumpulan barang-barang yang dibutuhkan di masyarakat  tersebut. Sebaliknya juga demikian, uang yang dikeluarkan oleh bank  sentral atau oleh pemerintah sekalipun – bila daya belinya tidak bisa  dijaga&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;– maka dengan sendirinya akan ditinggalkan masyarakat.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pendapat ini juga diamini oleh penulis kondang yang dianggap&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;‘dewa’-nya  ekonom futuristis barat – yang konon prediksi ekonominya terbukti benar  dalam dua dasawarsa terakhir – John Naisbitt dalam bukunya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=369:antara-mekanisme-pasar-yang-fitrah-a-inflasi-yang-harus-dicegah&amp;amp;catid=39:ekonomi-makro&amp;amp;Itemid=88"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Mind Set ! (2006).&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Masih segar diingatan kita&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;peristiwa  krisis moneter 1997/1998 di Indonesia, ketika warga negeri ini yang  kaya rame-rame memindahkan uangnya dari Rupiah ke Dollar atau mata uang  asing lainnya karena Rupiah yang daya belinya anjlog tinggal ¼-nya  selama krisis kala itu.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Hal yang sama terjadi di  negeri-negeri ekonomi kuat dunia saat ini yang mulai meninggalkan Dollar  atau setidaknya mengurangi ketergantungannya terhadap Dollar – karena  meskipun Dollar adalah uang resmi yang dikeluarkan oleh otoritas yang  berwenang dari negeri adi kuasa – kenyataan menunjukkan bahwa daya  belinya terus merosot.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ketika  masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap uang resmi yang dikeluarkan  oleh pemerintah, apa yang mereka lakukan ?. Selain menukarnya dengan  mata uang lain , masyarakat juga ‘mengaman’-kan uangnya dalam bentuk  benda-benda riil seperri rumah, mobil, sawah, kebon dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tetapi  rumah, mobil dan sejenisnya bukanlah komoditi yang mudah dipertukarkan,  maka dia tidak menjadi uang yang sesungguhnya. Uang yang sesungguhnya  adalah komoditi yang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;liquid – mudah dipertukarkan dan nilainya terbentuk oleh mekanisme pasar sempurna – tidak diintervensi oleh siapapun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Maka  dalam Islam, referensi yang sahih untuk uang adalah hadits riwayat  Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim  dari ‘Ubadah bin Shamit, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:&lt;em&gt;&amp;nbsp;“(Juallah)  emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya’ir  dengan sya’ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (denga syarat  harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda,  juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Pertanyaan  berikutnya adalah dimana barang-barang tersebut dengan mudah  dipertukarkan atau diperjual belikan ?. Ya tentunya di pasar !. Maka  mungkin inilah pelajarannya, mengapa &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=475:dan-nabi-pun-medirikan-pasar&amp;amp;catid=34:enterpreneurship&amp;amp;Itemid=86"&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mendirikan pasar sedari dini terbentuknya negara Madinah&lt;/a&gt; – karena melalui pasar-pasar inilah umat atau rakyat saling memenuhi kebutuhan hidupnya – saling memakmurkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Pelajaran  berharga ini hendaknya yang perlu menjadi prioritas para pemimpin yang  ingin memakmurkan rakyatnya, tidak perlu terlau banyak meributkan  ‘pencetakan’ uang – tetapi kerja keraslah untuk memutar barang di  pasar-pasar ! – Insyaallah rakyat akan bisa lebih cepat makmur. Wa  Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-1068801920208962301?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/1068801920208962301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=1068801920208962301' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1068801920208962301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1068801920208962301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/06/memakmurkan-rakyat-dengan-pasar-bukan.html' title='Memakmurkan Rakyat Dengan Pasar, Bukan Dengan Mencetak Uang Banyak-Banyak'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-4378017584187297860</id><published>2011-06-08T03:15:00.000-07:00</published><updated>2011-06-08T03:15:39.715-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemakmuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perdagangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komoditas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemerdekaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kondisi ekonomi'/><title type='text'>Ayo Kuasai Perdagangan, Agar Kita Tidak Meninggalkan Anak-Anak Yang Lemah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Selasa, 07 June 2011 08:10&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Dalam  sejarah panjang umat Islam yang umurnya lebih dari 14 abad, tidak  banyak yang menyadari bahwa kita yang di belahan bumi Nusantara ini  pernah menjadi titik yang ikut melemahkan kekuatan ekonomi umat Islam di  muka bumi. Kapan itu terjadi ?, yaitu ketika negeri ini dijajah selama  350 tahun oleh Belanda, yang kemudian menguasai sumber daya dan mengeruk  hasilnya dari bumi Nusantara ini. Dengan ketidak mampuan kita  mempertahankan kedaulatan kita saat itu, bukan hanya penduduk negeri ini  saja yang dikalahkan – tetapi sejatinya seluruh kekuatan umat ikut  dilemahkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Pelemahan kekuatan ekonomi kekhalifahan yang antara lain di &lt;em&gt;trigger&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; oleh pendudukan penjajah Belanda atas bumi Nusantara ini dapat saya kutipkan dari bukunya Bernard Lewis yang berjudul “&lt;em&gt;What Went Wrong?: The Clash Between Islam and Modernity in the Middle East&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;” sbb :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;“&lt;em&gt;Dalam  periode yang sangat panjang, kopi dan gula diimpor ke Eropa dari atau  melalui Timur Tengah. Tetapi kemudian kekuatan kolonial (Eropa)  menemukan jalan untuk menanam kopi dan gula (tebu) seluas-luasnya dengan  cara yang murah di negeri—negeri jajahan mereka. Mereka melakukan ini  dengan seluruh kekuatan sehingga mereka sukses, sampai mereka mampu  mengekspor kopi dan gula ke wilayah Kekhalifahan Turki Ustmani. Di akhir  abad 18 bila seorang Turki atau seorang Arab menikmati kebiasaan  tradisionalnya – meneguk secangkir kopi manis – sangat besar  kemungkinannya bahwa kopinya dari Jawa yang diduduki Belanda atau  Amerika Latin yang diduduki Spanyol, sedangkan gulanya dari dari West  Indies yang diduduki Inggris atau Perancis, hanya air panasnya saja yang  lokal (Turki atau Arab)”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi  ketika kita lemah sejatinya bukan hanya kita saja yang lemah, tetapi  seluruh umat ini ikut lemah. Dalam contoh diatas, ketika kita bisa  dijajah oleh Belanda dan mereka mengeruk hasil bumi (kopi) yang murah  dari Nusantara ini – ternyata kopi tersebut bukan hanya mereka nikmati  di negaranya sendiri – tetapi di ekspor ke negeri kekhalifahan dan  melemahkan kekekuatan ekonomi negeri-negeri tujuan ekspor tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Maka di dalam Al-Qur’an-pun kita diingatkan untuk tidak meninggalkan keturunan yang lemah “&lt;em&gt;Dan  hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan  di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap  (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada  Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ( QS 3 : 9).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Gejala-gejala melemahnya generasi kita dan anak – anak kita di jaman ini sesungguhnya juga begitu gamblang. &lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTU1MTpmb29kLWZvci1hbGwtYWdhci10aWRhay1hZGEtbGFnaS15YW5nLW1lbmluZ2dhbC1rZWxhcGFyYW4tZGktbmVnZXJpLWluaSZjYXRpZD0zOTpla29ub21pLW1ha3JvJkl0ZW1pZD04OA%3D%3D&amp;amp;b=13"&gt;Dari munculnya orang-orang mati karena kelaparan&lt;/a&gt;, dari &lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTU3NTpwYXJldG8ta2VtYWttdXJhbi1hZ2FyLXRpZGFrLWFkYS15YW5nLW1lbnVkdWgtYmVyYm9ob25nJmNhdGlkPTM5OmVrb25vbWktbWFrcm8mSXRlbWlkPTg4&amp;amp;b=13"&gt;80% penduduk negeri ini yang berpenghasilan kurang dari 20% nishab zakat&lt;/a&gt;, dari &lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTYxODphZ2FyLWFuYWstY3VjdS1raXRhLXNlY2FyYS1oYXJmaWFoLWJpc2EtYmVyZGlyaS1zYW1hLXRpbmdnaS1kZW5nYW4tYmFuZ3NhLWJhbmdzYS1sYWluLWRpLWR1bmlhJmNhdGlkPTM0OmVudGVycHJlbmV1cnNoaXAmSXRlbWlkPTg2&amp;amp;b=13"&gt;tinggi badan anak-anak Indonesia yang semakin pendek&lt;/a&gt;, dan berbagai indikator lain yang akan mudah kita pahami bila kita mampu dan mau merangkai informasi ‘&lt;em&gt;connecting the dots&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;’ dan mengambil pelajaran dari situasi yang tidak menyenangkan ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Data lain yang saya peroleh yang sangat menyedihkan adalah data FAO (Food and Agriculture Organization)&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang  keluar tahun lalu yang tersaji dalam grafik di bawah. Daerah yang  berwarna gelap adalah daerah yang mengkonsumsi daging tinggi, semakin  terang semakin sedikit konsumsi daging-nya. Anda bisa lihat warna untuk  negeri kita ? sangat terang !. Bila rata-rata penduduk di dunia  mengkonsumsi daging 46.6 kg per tahun, kita hanya mengkonsumsi 11.14 kg  per tahun. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;img align="top" alt="Meat Consumption by Country" border="0" class="caption" height="251" hspace="1" src="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2ltYWdlcy9kYWdpbmcuanBn&amp;amp;b=13" title="Meat Consumption by Country" vspace="1" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dalam  hal konsumsi daging ini, kita berada di nomor urut 156 dari 177 negara  yang datanya ada di FAO. Jauh dibawah tetangga kita sendiri seperti  Brunei yng di no urut 52 (65 kg), Malaysia no urut 75 (48.99 kg) dan  bahkan Timor Leste yang berada di no urut 107 (31.37 kg). Apakah ini  karena negara kita besar sekali jumlah penduduknya sehingga rata-ratanya  menjadi rendah ?, tidak juga !, China yang jumlah penduduknya lebih  dari 5 kali jumlah penduduk kita – mereka berada di nomor urut 68 dengan  konsumsi daging 53.45 kg per kapita per tahun !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dari  konsumsi daging yang begitu rendah inilah yang antara lain berakibat  langsung pada penurunan tinggi badan dari anak-anak yang lahir di negeri  ini. Yang perlu kita juga sangat khawatirkan adalah konsumsi protein  yang sejalan dengan konsumsi daging tersebut diatas – yaitu dibawah  rata-rata dunia seperti dalam grafik dibawah. Kita perlu kawatir karena  kurangnya konsumsi protein bisa berakibat pada penurunan kecerdasan  anak-anak negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;img align="top" alt="Protein Intake " border="0" class="caption" height="253" hspace="1" src="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2ltYWdlcy9wcm90ZWluLmpwZw%3D%3D&amp;amp;b=13" title="Protein Intake" vspace="1" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Mengapa  kita perlu tahu informasi-informasi seperti ini ?, bukan untuk mengeluh  atau menyalahkan siapapun di negeri ini. Dengan informasi yang kita  rangkai ini, kita berharap bisa berbuat sesuatu untuk memperbaiki  keadaan. Tidak penting besar kecilnya upaya yang bisa kita lakukan,  tetapi bila banyak-banyak penduduk negeri ini berniat dan mulai berbuat  sesuatu untuk menolong diri kita, anak-anak kita dan umat secara  keseluruhan – &lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTYzNzpraXRhLWJpc2EtbWVuamFkaS1jYWxvbi1wZW1lbmFuZy1iaWxhLWtpdGEtcGVudWhpLWh1a3VtLXNlYmFiLWFraWJhdG55YSZjYXRpZD0zNDplbnRlcnByZW5ldXJzaGlwJkl0ZW1pZD04Ng%3D%3D&amp;amp;b=13"&gt;mudah-mudahan ini bisa mengundang pertolongan Allah&lt;/a&gt; yang tiada batas kekuasaanNya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Apa  konkritnya yang bisa kita lakukan ?. Anda bisa mulai dari apa yang Anda  punya ilmunya, punya pengalaman atau ketrampilannya. Yang jelas di  negeri tropis ini tidak terhitung jenis hewan yang dagingnya halal untuk  dimakan – yang mudah dibudi-dayakan. Dari ayam, itik, kambing, domba,  sampai kerbau dan sapi semuanya bisa hidup baik di negeri ini. Apakah  susah untuk menumbuh kembangkan hewan-hewan ini agar dagingnya tersedia  cukup dengan harga yang terjangkau untuk anak cucu kita ?. Insyaallah  tidak sesulit merancang pesawat terbang atau&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;pembangkit listrik tenaga nuklir – yang katanya-pun mampu dilakukan pemuda-pemudi terbaik negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ilmunya  jelas ada karena begitu banyak lulusan peternakan dan kedokteran hewan  dari S1, S2 dan S3 di Indonesia. Sumber daya alam-nya juga begitu  mendukung, lantas mengapa sampai kita menjadi bangsa yang kurang mampu  dalam hal konsumsi daging dan protein ini ?. Yang belum cukup mungkin  adalah para pedagang dan pengusaha yang bukan hanya mengejar keuntungan  sesaat, tetapi pedagang dan pengusaha yang menyadari kedudukan  strategisnya dalam membangun kekuatan umat dalam jangka panjang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yang  juga masih kita perlukan lagi adalah kepemimpinan yang bervisi, yang  mampu merangkai informasi dan menentukan arah perjalanan bangsa secara  confident, memprioritaskan kepentingan yang luas yaitu fokus pada  memakmurkan umat atau rakyatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dan  bagi kita kebanyakan rakyat biasa - bukan pemimpin negeri dan belum  menjadi pedagang atau pengusaha , waktunya berhenti untuk mengeluh dan  mencerca polah tingkah pemimpin dan wakil rakyat kita yang sibuk dengan  urusan kelompoknya masing-masing, waktunya untuk berbuat apa yang kita  bisa. Untuk memotivasi diri kita ini, ada buku bagus yang terbit sekitar  7 tahun lalu yang di tulis oleh Muhammad Ali Haji Hasyim dengan judul “&lt;em&gt;Bisnis Satu Cabang Jihad”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; (Pustaka Al-Kautsar, 2003).&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Buku  ini banyak memberi contoh amal-amal shalih yang bisa kita lakukan yang  bernilai jihad, yaitu mulai ber-bisnis. Argumennya jelas dan sangat  masuk akal, bahwa jihad dalam pengertian perang-pun selalu membutuhkan  jiwa dan harta – dari mana harta ini di peroleh secara halal ?, ya dari  perdagagangan atau bisnis yang halal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Perlunya harta untuk memenangkan pertempuran dan mempertahankan kejayaan umat ini menjadi jelas kaitannya manakala kita melihat &lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTYxNzpmYWt0YS1zZWphcmFoLXBlbmd1YXNhYW4tcGFzYXItYWRhbGFoLXBlbmd1YXNhYW4ta2VtZXJkZWthYW4tZGFuLXNlYmFsaWtueWEmY2F0aWQ9Mzk6ZWtvbm9taS1tYWtybyZJdGVtaWQ9ODg%3D&amp;amp;b=13"&gt;sejarah bangsa ini yang ditaklukkan penjajah awalnya&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;melalui perdagangan&lt;/a&gt;,  dan bagaimana hanya gara-gara perkebunan dan perdagangan kopi kita  dikuasai penjajah – bukan hanya kita yang kalah, tetapi kita juga telah  ikut melemahkan kekuatan ekonomi Kekhalifahan Turki Ustmani di awal  tulisan ini – yang akhirnya juga berujung pada keruntuhannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan  usaha insyaAllah kita bisa menyiapkan generasi yang makan daging dan  protein secara cukup, kemudian dengan pendidikan yang baik dari&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;para  ustadz dan para pendidik – insyaallah generasi anak-anak kita akan  menjadi generasi unggulan, yang menjadi titik kekuatan umat di masa  depan bukan menjadi titik lemah seperti yang terjadi sejak Belanda  menjajah negeri ini sekian ratus tahun lalu. InsyaAllah !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-4378017584187297860?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/4378017584187297860/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=4378017584187297860' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4378017584187297860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4378017584187297860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/06/ayo-kuasai-perdagangan-agar-kita-tidak.html' title='Ayo Kuasai Perdagangan, Agar Kita Tidak Meninggalkan Anak-Anak Yang Lemah'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-8539919335006154760</id><published>2011-05-31T23:09:00.000-07:00</published><updated>2011-05-31T23:09:32.403-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemakmuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sektor riil'/><title type='text'>Gold Based Capital : Menumbuhkan Sektor Riil Untuk Melawan Inflasi...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Rabu, 01 June 2011 06:05&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Di dunia perbankan ada istilah &lt;em&gt;Capital Adequacy Ratio&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  (CAR) atau Rasio Kecukupan Modal, yaitu suatu rasio yang menggambarkan  perbandingan antara modal bersih yang dimiliki suatu bank dengan total  asetnya – setelah memperhitungkan faktor risiko. Mirip dengan ini di  dunia asuransi dikenal istilah &lt;em&gt;Risk Based Capital&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  (RBC), yaitu kekayaan bersih perusahaan juga setelah diperhitungkan  dengan faktor-faktor risiko. Keduanya memiliki kesamaan yaitu aset  perusahaan yang sesungguhnya yang dimiliki oleh bank atau asuransi –  sangat bisa jadi tidak sebesar asset yang diperhitungkan berdasarkan  standar akuntansi – setelah faktor-faktor risikonya dimasukkan dalam  perhitungan. Lantas bagaimana dengan aset pribadi atau perusahaan Anda,  berapa nilai yang sesungguhnya ?, tumbuhkah atau malah menyusut ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Saya  tidak akan memperkenalkan formula yang njlimet seperti perhitungan CAR  di perbankan atau RBC di asuransi untuk menghitung nilai sesungguhnya  dari aset pribadi atau perusahaan Anda, saya perkenalkan saja apa yang  saya sebut &lt;em&gt;Gold Based Capital&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; (GBC) – yang mengukur nilai riil aset Anda dengan menggunakan standar harga emas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk mudahnya dipahami konsep ini saya gunakan ilustrasi berikut : anggap lima tahun lalu (2006) Anda punya aset uang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sebesar  lima unit (bisa satuan apa saja milyar Rupiah, juta dollar dlsb). Anda  investasikan secara terpisah masing-masing satu unit ke Deposito Rupiah  (asumsi hasil rata-rata 7 %), Deposito Dollar (asumsi hasil rata-rata  2.5%), Saham (asumsi hasil mengikuti pergerakan IHSG), Emas untuk  nantinya dijual ke Rupiah ( asumsi apresiasi nilai mengikuti harga emas  dalam Rupiah) dan Emas yang nantinya dijual ke Dollar ( asumsi apresiasi  mengikuti harga emas dalam US Dollar).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Setelah lima tahun berlalu (2011),&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;berdasarkan asumsi-asumsi tersebut diatas pertumbuhan masing-masing aset Anda akan menjadi seperti pada grafik dibawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;img align="top" alt="Asset Growth in Original Currencies" border="0" class="caption" height="432" hspace="1" src="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2ltYWdlcy9nYmMxLmpwZw%3D%3D&amp;amp;b=13" title="Asset Growth in Original Currencies" vspace="1" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Perhatikan  semua aset nampak memberikan hasil atau tumbuh. Deposito baik dalam  Rupiah maupun dalam US Dollar secara persistent tumbuh dibawah  pertumbuhan harga emas baik di Rupiah maupun di Dollar. Saham yang  direpresentasikan oleh fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG),  tumbuh secara fluktuatif – kadang jauh diatas harga emas tetapi kadang  juga anjlog jauh dibawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan kacamata Rupiah atau US Dollar, Anda mungkin sudah senang dengan pertumbuhan aset ini.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Masalahnya  adalah daya beli riil Rupiah dan Dollar juga anjlog tergerus inflasi  selama lima tahun ini – inilah faktor risiko yang hampir pasti terjadi  yang mestinya ikut diperhitungkan dalam menilai aset Anda. Karena faktor  risiko inilah nilai sesungguhnya dari aset Anda tersebut diatas perlu  di &lt;em&gt;adjusted&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dengan faktor inflasi – tetapi data inflasi yang mana yang bisa kita pakai ?, di negeri ini &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTU1MTpmb29kLWZvci1hbGwtYWdhci10aWRhay1hZGEtbGFnaS15YW5nLW1lbmluZ2dhbC1rZWxhcGFyYW4tZGktbmVnZXJpLWluaSZjYXRpZD0zOTpla29ub21pLW1ha3JvJkl0ZW1pZD04OA%3D%3D&amp;amp;b=13"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;inflasi  umum rata-rata lima tahun terakhir ‘hanya’ 6.8 % tetapi rata-rata  inflasi bahan pangan untuk periode yang sama adalah 12 %&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Agar  Anda tidak pusing memikirkan data inflasi mana yang digunakan, maka  gunakan saja harga emas sebagai patokan. Mengapa harga emas ?, Pertama  harga emas di dunia dibentuk oleh mekanisme pasar yang nyaris sempurna –  sehingga harganya adalah &lt;em&gt;reliable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, kedua data harga emas yang paling &lt;em&gt;up-dated&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; baik dalam Rupiah maupun dalam US Dollar ini selalu &lt;em&gt;available&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  setiap saat, dan utamanya yang ketiga karena harga emas telah terbukti  stabil mencerminkan harga-harga benda riil kebutuhan manusia untuk  periode yang amat sangat panjang yaitu lebih dari 1400 tahun !. Maka  setelah aset-aset Anda tersebut diatas di &lt;em&gt;adjusted&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; atau di standarisasi dengan menggunakan harga emas, hasilnya akan seperti pada grafik dibawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;img align="top" alt="Asset Growth Based on Gold" border="0" class="caption" height="426" hspace="1" src="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2ltYWdlcy9nYmMyLmpwZw%3D%3D&amp;amp;b=13" title="Asset Growth Based on Gold" vspace="1" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Emas  baik yang semula akan dijual dalam Rupiah maupun US Dollar, bila di  standarisasi dengan emas itu sendiri tidak tumbuh atau tidak bertambah  sampai kapan-pun. Deposito Anda dalam Rupiah maupun dalam US$ nampak  terus menyusut – semakin lama semakin menjauh dari standar harga emas.  Untuk saham berfluktuasi kadang diatas dan kadang dibawah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Saham  yang sedikit mencerminkan sektor riil dapat menumbuhkan aset Anda yang  dihitung dengan standar emas – meskipun berisiko tinggi. Untuk tingginya  risiko investasi di saham ini pernah saya tulis di situs ini yang  mengutip &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTUwNTpyaXNrLWFuZC1yZXR1cm4tYW50YXJhLXNhaGFtLWRlbmdhbi1lbWFzLXBpbGloLW1hbmEmY2F0aWQ9MzY6aW52ZXN0YXNpLSZJdGVtaWQ9ODc%3D&amp;amp;b=13"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;thesis S2-nya Ibu Sri Pangestuti&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila  deposito-deposito nilai riilnya dengan standar emas terus menyusut dan  investasi saham berisiko, lantas apa investasi yang paling tepat untuk  Anda ?. Saya cenderung untuk terus mendorong Anda berinvestasi di sektor  riil. Memang untuk ini Anda akan menghadapi setidaknya dua risiko  sekaligus yaitu risiko usahanya sendiri dan risiko inflasi, namun  insyaallah keduanya bisa di-&lt;em&gt;minimized&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Risiko usaha dapat Anda &lt;em&gt;minimized&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  dengan memilih bidang yang sangat Anda pahami seluk beluknya, melakukan  riset maksimal dibidang tersebut dari segala aspek yang terkait,  membuat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTYyOTpidXNpbmVzcy1tb2RlbC1idWlsZGluZy1ibG9ja3MtY2FyYS12aXN1YWwtdW50dWstbWVtYWhhbWktZGFuLW1lbWJhbmd1bi11c2FoYSZjYXRpZD0zNDplbnRlcnByZW5ldXJzaGlwJkl0ZW1pZD04Ng%3D%3D&amp;amp;b=13"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;business model&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dan &lt;em&gt;business plan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang matang serta mengimplementasikannya dengan &lt;em&gt;prudent&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; atau penuh kehati-hatian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Risiko inflasi dapat Anda &lt;em&gt;minimized&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  atau bahkan hilangkan bila Anda bisa mengelola pertumbuhan aset Anda  berbasis emas atau Dinar, bukan emas atau Dinar yang disimpan tetapi  emas atau Dinar yang menjadi modal yang terus berputar.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Untuk lebih jelasnya,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ilustrasi dibawah ini menggambarkan siklus usaha Anda setelah menggunakan Dinar atau emas sebagai basis-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;img align="top" alt="Business Cycle Change From Fiat To Gold" border="0" class="caption" height="196" hspace="1" src="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2ltYWdlcy9zaWtsdXN1c2FoYS5qcGc%3D&amp;amp;b=13" title="Business Cycle Change From Fiat To Gold" vspace="1" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Mudahkah ini diimplementasikan ?. Kerjasama antara&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Gerai Dinar dengan BMT Daarul Muttaqiin telah siap memfasilitasi Anda untuk memutar usaha berbasis Dinar ini,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;namun bagi Anda yang belum &lt;em&gt;comfortable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  atau familiar dengan Dinar – maka emas lantakan juga bisa digunakan  sebagai basis modal untuk menggerakkan sektor riil. Untuk yang terakhir  ini kami telah merintis pembicaraan dengan beberapa bank syariah untuk  sinergi-nya, insyaAllah dalam waktu dekat layanan yang komprehensif yang  terkait dengan penggunaan emas sebagai modal ini akan segera terwujud.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sebagaimana lawan riba adalah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTYyNTptZW5naGFwdXMtbWVudGFsLWJsb2Nrcy11bnR1ay1iZXJkYWdhbmcmY2F0aWQ9MzQ6ZW50ZXJwcmVuZXVyc2hpcCZJdGVtaWQ9ODY%3D&amp;amp;b=13"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;perdagangan dan sedekah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, maka inflasi harus bisa kita taklukkan dengan berputarnya harta di sektor riil dan ketika masih &lt;em&gt;idle&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; berupa cadangan modal-pun dia dalam bentuk yang tidak mempan digerus inflasi yaitu Dinar atau&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;emas. InsyaAllah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-8539919335006154760?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/8539919335006154760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=8539919335006154760' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8539919335006154760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8539919335006154760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/05/gold-based-capital-menumbuhkan-sektor.html' title='Gold Based Capital : Menumbuhkan Sektor Riil Untuk Melawan Inflasi...'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-8738927564106577559</id><published>2011-05-31T23:02:00.000-07:00</published><updated>2011-05-31T23:02:03.502-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemakmuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dirham perak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dirham'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><title type='text'>Setelah Kelantan dan Utah, Bagaimana Dengan Kita...?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Selasa, 31 May 2011 07:33&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Entah  siapa yang lebih pinter dan lebih berpikiran maju di era tidak  berdayanya mata uang kertas dalam menghadapi krisis financial global  yang masih segar di ingatan kita, tetapi ada tiga peristiwa penting yang  bisa jadi pelajaran kita yang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;terjadi dalam setahun  terakhir ini dalam hal mata uang dunia. Di Indonesia pekan lalu tanggal  24 Mei 2011, di Komisi XI DPR RI seluruh fraksi menyetujui RUU Mata Uang  untuk selanjutnya dibawa ke rapat Paripurna untuk mendapatkan  pengesahan. Di Amerika Serikat, salah satu negara bagiannya yaitu Utah  dua bulan sebelumnya tepatnya&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tanggal 25 Maret 2011 – Gubernur negara bagian itu secara resmi menanda tangani apa yang disebut &lt;em&gt;Utah Legal Tender Act&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, yang intinya mengakui koin emas dan perak sebagai salah satu uang resmi yang bisa di gunakan di negara bagian itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Utah  sebenarnya bukan negara bagian yang pertama yang secara resmi mengakui  koin emas dan perak sebagai uangnya, di negeri tetangga kita negara  bagian Kelantan - Malaysia sudah mendahuluinya hampir satu tahun lalu  untuk secara resmi menggunakan koin emas Dinar dan koin perak Dirham  sebagai uang di negara bagiannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yang  bisa menjadi pelajaran menarik adalah alasan di belakang kerja keras  melawan arus yang dilakukan oleh para legislator yang berhasil  meng-goal-kan koin emas dan perak tersebut sebagai uang resminya.  Mengapa mereka sampai mau bersusah payah ‘melawan’ negara federal yang  hanya mengakui uang kertas-nya sebagai uang resmi dengan meng-goal-kan  koin emas dan perak juga sebagai uang resmi ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Di Kelantan selain mereka tahu keperkasaan daya beli&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dinar  dan Dirham, upaya menggunakannya kini tidak terlepas dari upaya untuk  menegakkan syariat – maka Dinar dan Dirham di negeri itu disebut sebagai  &lt;em&gt;Matawang Syariah&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Mereka juga melakukan berbagai upaya untuk memasyarakatkan &lt;em&gt;Matawang Syariah&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  ini, selain untuk membayar sebagain gaji pegawai – mereka juga  menjadikannya sebagai identitas tersendiri. Bahkan di bandara udara  sebagai pintu masuk Kelantan orang akan disambut dengan tulisan “Negara  Dinar dan dirham”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Utah tentu saja tidak &lt;em&gt;concern&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dengan syariat, tetapi juga membutuhkan uang dari emas dan perak ini karena mereka yakin bahwa Dollar-pun seharusnya di &lt;em&gt;backed –up&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  dengan emas atau perak. Krisis financial tiga tahun terakhir yang  hingga kini belum sembuh benar, telah membuat masyarakat yang cerdas  negeri bagian itu mengkawatirkan kebijakan-kebijakan Obama yang akan  bisa membuat uang Dollar mereka &lt;em&gt;collapse&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;. Kekawatiran ini tentu saja amat sangat beralasan karena sebelum gejala krisis muncul awal&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;2007, untuk membeli 1 Oz emas hanya dibutuhkan uang kertas&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;US$  600-an dan kini hanya dalam waktu kurang lebih 4 tahun kemudian, untuk  membeli 1 Oz emas yang sama dibutuhkan lebih kurang dua setengah kalinya  yaitu US$ 1,500-an.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Di belahan dunia lain di negeri ini, para legislator kita yang saya yakin betul bahwa&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;lebih  banyaknya Muslim sehingga mereka tentunya paham bahwa nishab zakat  ditimbang dengan Dinar atau Dirham dan bukan Rupiah, nishab pencuri dan  uang diyat dlsb juga ditimbang dengan Dinar atau Dirham, tidakkah mereka  ingin mengikuti legislator Kelantan yang menjadi facilitator bagi  rakyat/umatnya untuk dapat melaksanakan syariat dengan lebih akurat ?. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Saya  agak yakin pula bahwa mereka mestinya juga paham dengan apa yang  terjadi dengan daya beli uang kertas dalam dua dasawarsa terakhir –  lebih-lebih para legislator ini pastinya sudah memasuki usia dewasa  ketika uang kertas kita nyaris lumpuh dan daya belinya anjlog tinggal  seperempatnya pada krisis 1997/1998. Melalui kehancuran mata uang kertas  ini pula, sejumlah besar asset terbaik negeri ini berpindah tangan –  mulai dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTYzNzpraXRhLWJpc2EtbWVuamFkaS1jYWxvbi1wZW1lbmFuZy1iaWxhLWtpdGEtcGVudWhpLWh1a3VtLXNlYmFiLWFraWJhdG55YSZjYXRpZD0zNDplbnRlcnByZW5ldXJzaGlwJkl0ZW1pZD04Ng%3D%3D&amp;amp;b=13"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;BUMN-BUMN telekomunikasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;,  perbankan sampai sejumlah industri kini berada ditangan asing – karena  murahnya mereka membeli setelah Rupiah hancur pasca krisis 1997/1998  tersebut. Tidak-kah mereka tergerak untuk membangun ketahanan ekonomi  berdasarkan uang yang kuat, yang daya belinya tidak bisa dipermainkan  oleh para spekulan, yang daya belinya terbukti stabil lebih dari 1,400  tahun ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tetapi  sekali lagi kita tidak bisa hanya berandai-andai dan berharap pada  manusia, kita bisa berbuat dengan apa yang kita bisa, mulai dari yang  kita tahu – insyaAllah Allah akan membimbing kita dengan apa yang kita  belum tahu. Hanya kepada Allah-lah kita berharap dan memohon  pertolonganNya...Amin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-8738927564106577559?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/8738927564106577559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=8738927564106577559' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8738927564106577559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8738927564106577559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/05/setelah-kelantan-dan-utah-bagaimana.html' title='Setelah Kelantan dan Utah, Bagaimana Dengan Kita...?'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-7406161212898065545</id><published>2011-05-24T00:17:00.000-07:00</published><updated>2011-05-24T00:17:05.480-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemakmuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter'/><title type='text'>Indonesia Kita, Siapa Lagi Yang Akan Memakmurkannya...?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Selasa, 24 May 2011 07:54&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Salah  satu penyebab kemiskinan adalah bila kita mengkonsumsi sesuatu yang  tidak bisa kita produksi sendiri – karena berarti kita harus membelinya  dari luar – tetapi inilah yang terjadi di negeri ini selama 50 tahun  terakhir. Lima puluh tahun lalu tepatnya 1961, Indonesia hanya mengimpor  gandum sebanyak 153,000 ton , tetapi kini (data terakhir FAO baru 2007)  impor itu menjadi 5.5 juta ton atau naik menjadi 36 kali-nya – padahal  dalam rentang waktu tersebut jumlah penduduk kita ‘hanya’ menjadi 2.5  kalinya. Jadi untuk setiap penduduk negeri ini, ada peningkatan konsumsi  bahan pangan yang tidak bisa kita produksi sendiri untuk gandum saja  sebesar lebih dari 14 kali lipat selama setengah abad ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk bahan makanan tradisional kita, tahu tempe misalnya – lima puluh tahun lalu seluruhnya di &lt;i&gt;supply&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  kebutuhan bahan baku kedelainya oleh produksi kedelai dalam negeri yang  mencapai 426,000 ton pada tahun tersebut. Kini produksi kedeleai kita  naik hampir 40 %nya menjadi sekitar 593,000 ton, tetapi bila setengah  abad lalu kita tidak mengimpor kedelai sama sekali – sekarang kita  mengimpor kedelai sampai 2.2 juta ton atau sekitar 3.7 kali&amp;nbsp; produksi kita sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas  dimana masalahnya ?. Di contoh pertama, makanan dari gandum – tanpa  sengaja kita telah menjadi korban pemasaran globalnya negara produsen  gandum. Bagaimana mungkin negeri dengan produksi gandum nol, berubah  menjadi konsumen gandum yang begitu besar dan terus meningkat setiap  tahunnya ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Di  contoh kedua kedelai, bisa jadi kita menjadi korban prioritas kita  sendiri. Bahan makanan dari kedelai yang mestinya sangat memungkinkan  untuk ditanam dengan cukup di negeri ini – ternyata tidak meningkat  secara berarti selama setengah abad terakhir, padahal sudah pasti ada  peningkatan kebutuhan yang begitu besar – karena naiknya jumlah  penduduk. Walhasil peningkatan kebutuhan ini pula yang ditangkap oleh  para pemasar global untuk komoditi kedelai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Itulah sebagai gambaran apa yang terjadi selama 50 tahun terakhir di negeri ini, nampaknya kita gagal mengantisipasi sisi &lt;i&gt;demand&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; atas kebutuhan pokok kita sendiri&amp;nbsp; – atau sengaja digagalkan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan, untuk kemudian mereka dapat mengisi sisi &lt;i&gt;supply&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; – yang memang nyatanya tidak bisa kita isi sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tetapi  saya pikir tidak ada gunanya kita mengeluhkan apa yang sudah terjadi  selama setengah abad lebih ini, yang lebih penting adalah bagaimana agar  anak-anak cucu kita kelak tidak lebih buruk lagi keadannya. Apa yang  kita rasakan kini adalah buah karya kita sendiri di masa lalu, maka kini  waktunya kita berkarya maksimal agar anak cucu kita bisa menikmati  hasilnya kelak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sekedar  pembanding, berikut adalah apa-apa yang dilakukan oleh orang lain  diluar sana untuk mengantisipasi kebutuhan masa depannya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;i&gt;Hedge Fund&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; - George Soros, Investment House seperti Blackrock, dan &lt;i&gt;retirement plan giants&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; seperti TIAA-CREF telah mulai menanamkan investasinya di ladang-ladang perkebunan dimana-mana, "&lt;i&gt;from Midwest to Ukraine to Brazil&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lord Jacob Rothchild, melikuidasi aset perusahaannya di &lt;i&gt;London Stock Exchange&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp; untuk ditanamkam dalam investasi bisnis agrikultur dan membeli sebuah perusahaan agrikultur di Brazil bernama Agrifirma Brazil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Daewoo Logistic mengumumkan investasi US$ 6 milyar untuk menyewa hampir separuh&amp;nbsp;"&lt;i&gt;arable land&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;" , tanah subur atau tanah yang bisa ditanami di Madagascar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Para investor dari Timur Tengah mulai berinvestasi di &lt;i&gt;Blue Nile&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dan &lt;i&gt;White Nile&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; Sudan yang dihuni mayoritas kaum muslim di Sudan bagian Utara yang akan potesial untuk dikembangkan menjadi "&lt;i&gt;Agricultural Power House in The World&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;i&gt;Private Equity&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp; besar dari Canada AgCapital mulai berinvestasi di lahan-lahan&amp;nbsp; perkebunan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Seorang&amp;nbsp;perempuan Amerika bernama Shonda Warner yang berkarir sebagai &lt;i&gt;derivative trader&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; di Goldman Sach dan kemudian menjadi &lt;i&gt;hedge fund executive&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  di London, meninggalkan karir gemerlapnya, balik lagi ke kampung  halamannya masuk ke dalam bisnis agrikultur. Kemudian dia mendirikan  firma investasi untuk agrikultur dengan strategi sederhana "&lt;i&gt;Buy undervalued farm land and profit the coming global agriculture boom&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bukan  hanya pihak swasta, negara-negara di dunia-pun terus&amp;nbsp;bergegas  berlomba-lomba&amp;nbsp;membeli atau menyewa lahan-lahan di seluruh dunia untuk  mengantisipasi kebutuhan masa depannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;China  mengumumkan investasi bisnis agrikultur di Africa sebesar US$5 milyar -  ini baru permulaan. Mereka mau mangamankan pasokan pangannya&amp;nbsp; karena populasi mereka 20% dari populasi dunia namun lahan yang bisa ditanami hanya 7%.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Qatar,  Abu Dhabi dan Saudi Arabia diberitakan telah mulai membeli dan menyewa  lahan-lahan pertanian, perkebunan di seantero Asia dan Africa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Negara-negara  kaya dan didukung oleh perusahaan-perusahaan swasta kelas dunia,  perusahaan-perusahaan investasi kelas kakap, seolah kini sedang berlomba  mencari, membeli, menyewa lahan-lahan pertanian dan perkebunan di  manapun di seluruh dunia dengan mengerahkan seluruh kekuatannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Melihat  fenomena-fenomena diatas, saya seperti sedang membaca cerita terindah  di al-Qur’an tentang nabi Yusuf – mereka tahu dunia akan kekurangan  pangan – oleh karenanya mereka berusaha ‘bercocok tanam dengan  sungguh-sungguh’ untuk menghadapi masa paceklik. (QS 12 :47).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sedangkan  kita apa yang kita lakukan ?, hampir setiap hari kita disuguhi dengan  kesibukan luar biasa oleh para pemimpin-pemimpin kita. Mereka bukan  sibuk bekerja untuk menyiapkan rakyat agar siap mengatasi paceklik yang  akan datang, mereka bukan sibuk menggerakkan dana dan seluruh kekuatan  yang kita miliki untuk ‘bercocok tanam secara sungguh-sungguh’, mereka  sibuk untuk urusan-urusan panggung politik yang tidak ada kaitannya  dengan kemakmuran rakyat. Bahkan untuk urusan kisruh sepakbola saja&amp;nbsp; - seolah negeri ini telah kehabisan &lt;i&gt;resources&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; untuk mengatasinya – tidak bisa teratasi oleh bangsa sendiri dan harus menyerah pada keputusan pihak luar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tetapi sekali lagi, tidak ada gunanya kita meratapi ini.&amp;nbsp; Kita  bisa mulai berbuat dari diri kita sendiri, mulai dari yang kita bisa  dan kita tahu – insyaAllah Allah akan memberitahu apa yang kita belum  tahu. Kalau bukan kita-kita sendiri yang mulai berbuat, lantas siapa  lagi yang akan melakukannya untuk kita, untuk anak-anak dan cucu-cucu  kita ?. InsyaAllah kita bisa !. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-7406161212898065545?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/7406161212898065545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=7406161212898065545' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/7406161212898065545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/7406161212898065545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/05/indonesia-kita-siapa-lagi-yang-akan.html' title='Indonesia Kita, Siapa Lagi Yang Akan Memakmurkannya...?'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-862719017623258340</id><published>2011-05-15T20:58:00.000-07:00</published><updated>2011-05-15T20:58:18.647-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cadangan emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emas'/><title type='text'>BI 'Timbun' Emas Rp 29,75 Triliun</title><content type='html'>&lt;div class="illustrasi" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;   &lt;img alt="" border="0" class="" hspace="0" src="http://images.detik.com/content/2011/05/13/5/emas-dalam.jpg" vspace="0" /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;      &lt;/strong&gt;   &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;div&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -  Hingga akhir 2010, nilai cadangan emas Bank Indonesia mencapai Rp  29,759 triliun. Angka ini naik dari tahun sebelumnya Rp 24,356 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian laporan publikasi keuangan BI yang dikutip, Jumat (13/5/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain  itu, BI juga mempunyai simpanan dalam bentuk uang asing senilai Rp 9,48  triliun di 2010, naik dari tahun sebelumnya Rp 7,5 triliun. Kemudian BI  juga menyimpan giro dan deposito di 2010 masing -masing sebesar Rp 11,8  triliun dan Rp 30,91 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah aset BI di 2010 seluruhnya  mencapai Rp 1.180 triliun, naik dari tahun sebelumnya Rp 915 triliun.  Namun BI juga mempunyai kewajiban senilai Rp 1.111 triliun di 2010, naik  dari 2009 yang sebesar Rp 822,36 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Ardhayadi Mitroadmodjo mengatakan, rencana untuk meningkatkan &lt;a href="http://www.detikfinance.com/read/2011/04/21/111749/1622618/5/ri-bakal-perbesar--jatah--emas-di-cadangan-devisa"&gt;porsi emas&lt;/a&gt; dalam cadangan devisa sedang dikaji lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Booming  harga emas saat ini membuat BI berpikir untuk mengalihkan cadangan  devisanya dalam bentuk emas. Apalagi nilai dolar AS terus menurun  seiring belum membaiknya kondisi ekonomi negara Paman Sam itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Sumber : http://www.detikfinance.com/read/2011/05/13/112536/1638911/5/bi-timbun-emas-rp-2975-triliun?f9911013&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-862719017623258340?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/862719017623258340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=862719017623258340' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/862719017623258340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/862719017623258340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/05/bi-timbun-emas-rp-2975-triliun.html' title='BI &apos;Timbun&apos; Emas Rp 29,75 Triliun'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-6578521984110491113</id><published>2011-05-15T20:55:00.000-07:00</published><updated>2011-05-15T20:55:17.487-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='devisa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cadangan emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emas'/><title type='text'>RI Bakal Perbesar 'Jatah' Emas di Cadangan Devisa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="illustrasi" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;   &lt;img alt="" border="0" class="" hspace="0" src="http://images.detik.com/content/2011/04/21/5/Emas-reuters-dalam.jpg" vspace="0" /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;div class="illustrasi" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Depok&lt;/strong&gt; -  &lt;em&gt;Booming&lt;/em&gt; harga emas saat ini membuat Bank Indonesia (BI)  berpikir untuk mengalihkan cadangan devisanya dalam bentuk emas. Apalagi  nilai dolar AS terus menurun seiring belum membaiknya kondisi ekonomi  negara Paman Sam itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Deputi Gubernur BI Ardhayadi Mitroadmodjo  mengatakan, rencana untuk meningkatkan porsi emas dalam cadangan devisa  sedang dikaji lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita sedang mengkaji mengenai hal itu.  Jadi itu perlu dipelajari betul kalau kita ingin mengubah komponen  cadangan devisa. Soal emas ini sedang dikaji lebih jauh," tutur  Ardhayadi di sela acara Seminar Laporan Keuangan Bank Sentral di kampus  FEUI, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/4/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data terakhir  BI, jumlah cadangan devisa Indonesia hingga akhir Maret 2011 mencapai  US$ 105,7 miliar. Jumlah itu naik tinggi dibanding posisi akhir Februari  2011 yang sebesar US$ 99,6 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab tingginya tingkat  cadangan devisa ini adalah karena aliran masuk modal asing dalam bentuk  portofolio diperkirakan masih akan tetap besar, sedangkan investasi  asing langsung (PMA) diperkirakan meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam data BI,  cadangan devisa di 2009 dalam bentuk emas adalah senilai Rp 24,356  triliun. Sementara di 2008 nilai emas yang masuk dalam cadangan devisa  Indonesia mencapai Rp 22,23 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.detikfinance.com/read/2011/04/21/111749/1622618/5/ri-bakal-perbesar--jatah--emas-di-cadangan-devisa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-6578521984110491113?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/6578521984110491113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=6578521984110491113' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6578521984110491113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6578521984110491113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/05/ri-bakal-perbesar-jatah-emas-di.html' title='RI Bakal Perbesar &apos;Jatah&apos; Emas di Cadangan Devisa'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-8094652233616882736</id><published>2011-05-05T17:34:00.000-07:00</published><updated>2011-05-05T17:34:26.685-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar peruri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cicil dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jenis dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='investasi dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pencetak dinar'/><title type='text'>Dinar Peruri : Babak Baru Dalam Penyebaran Dinar</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jum'at, 06 May 2011 05:48&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sejak  pertama kali memperkenalkan &lt;a href="http://matauangdinar.blogspot.com/"&gt;Dinar emas&lt;/a&gt; ke masyarakat lebih dari tiga  tahun lalu, kami sudah mengidentifikasi setidaknya ada dua institusi  atau lembaga yang bisa mencetak Dinar dengan kwalitas terbaik  dibidangnya di Indonesia yaitu Logam Mulia&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;(LM) – PT.  Aneka Tambang, Tbk dan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia  (Peruri). LM memenuhi standar kwalitas terbaik karena produk mereka  diakui secara internasional melalui sertifikasi &lt;em&gt;London Bullion Market Association&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  (LBMA), sedangkan Peruri mampu memenuhi standar kwalitas terbaik karena  merekalah perusahaan yang memang spesialisasi utamanya adalah dalam  bidang percetakan uang – yang selalu menuntut akurasi yang sangat  tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Alhamdulillah perusahaan-perusahaan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;milik  pemerintah tersebut kini keduanya siap merespon kebutuhan Dinar yang  ada di masyarakat. Bila selama ini Dinar yang kami sebar luaskan ke  masyarakat adalah Dinar yang diproduksi oleh Logam Mulia, tentu ini akan  kami lanjutkan karena LM telah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan  Dinar masyarakat secara maksimal. Pada saat yang bersamaan peningkatan  kebutuhan Dinar di masyarakat yang tinggi – yang beberapa bulan lalu  bahkan sempat harus menunggu 1 – 2 bulan, insyaallah akan segera dapat  terpenuhi seluruhnya karena adanya tambahan supply Dinar dari Peruri  ini. Kini kami merasa lebih &lt;em&gt;comfortable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; karena ada dua perusahaan milik pemerintah&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang siap mem-&lt;em&gt;backup&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; kebutuhan Dinar yang disebar luaskan melalui situs ini dan agen-agen-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dinar  Peruri yang design dan sample produk-nya sudah kami terima dapat  dilihat pada gambar dibawah. Dibandingkan dengan Dinar LM, Dinar Peruri  kelihatan lebih kecil karena faktor diameter. Dinar LM berdiameter 23  mm, sedangkan Dinar Peruri berdiameter 20 mm. Untuk mengimbangi diameter  yang lebih kecil ini, Dinar Peruri lebih tebal dari Dinar LM. Namun  keduanya memiliki berat yang sama 4.25 gram dan kadar karat yang sama  pula yaitu 22 karat atau 91.7%. Dari sisi ciri khas design yang mudah  dikenali, bila Dinar LM menggunakan gambar timbul berupa Ka’bah di  Masjidil Haram – Dinar Peruri menggunakan gambar timbul masjid Istiqlal –  Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;img align="top" alt="Dinar Peruri" border="0" class="caption" height="242" hspace="1" src="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2ltYWdlcy9wZXJ1cmkuanBn&amp;amp;b=13" title="Dinar Peruri  " vspace="1" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Insyaallah Dinar Peruri ini akan &lt;em&gt;available &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;dalam  satu sampai dua bulan kedepan karena saat ini sudah dalam finalisasi  process pencetakannya. Bila saatnya nanti Dinar Peruri sudah benar-benar  diproduksi, kami akan memberlakukannya secara sama dengan Dinar LM.  Selain harga jual dan harga beli-nya yang sama; masyarakat bisa  menukarkan Dinar LM yang dipegangnya dengan Dinar Peruri dan juga  sebaliknya dari Dinar Peruri ke Dinar LM. Bila stok keduanya ada,  klien-klien GeraiDinar dan jaringan agennya boleh memilih salah satu  dari keduanya atau kombinasi dari keduanya – tergantung preferensi  masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;img align="top" alt="Sertifikat Dinar Peruri" border="0" class="caption" height="628" hspace="1" src="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2ltYWdlcy9jZXJ0X3BlcnVyaS5qcGc%3D&amp;amp;b=13" title="Sertifikat Dinar Peruri" vspace="1" width="500" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kehadiran  Dinar Peruri ini adalah hasil kerjasama Peruri dengan Gerai Dinar.  Peruri menyediakan infrastruktur percetakan uangnya yang sangat canggih  dengan teamnya yang sangat berpengalaman, sedangkan Gerai Dinar  menyediakan bahan baku dan pasarnya. Kerjasama ini juga&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;menandai  babak baru dalam penyebaran Dinar ke masyarakat. Pertama masyarakat  bisa memiliki pilihan dari Dinar-Dinar yang diproduksi oleh dua  perusahaan negara yang masing-masing sangat berkompetent dibidangnya  tersebut diatas, dan yang kedua ketersediaan &lt;em&gt;supply&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; Dinar insyaAllah akan menjadi semakin terjamin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Semoga Allah senantiasa memudahkan jalanNya bagi kita semua untuk beramal yang diridloiNya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-8094652233616882736?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/8094652233616882736/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=8094652233616882736' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8094652233616882736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8094652233616882736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/05/dinar-peruri-babak-baru-dalam.html' title='Dinar Peruri : Babak Baru Dalam Penyebaran Dinar'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-7510195792114183216</id><published>2011-05-05T17:28:00.000-07:00</published><updated>2011-05-05T17:28:08.726-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemakmuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><title type='text'>Bobot Uang Kertas : Seperti Menimbang Jeruk Dengan Jeruk</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kamis, 05 May 2011 08:01&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sepanjang  tahun 2011 ini Rupiah lagi luar biasa terhadap Dollar, sehingga di  seluruh media yang memberitakan tentang ekonomi dan Rupiah tidak ada  yang tidak sepakat bahwa Rupiah lagi kuat. Sayapun setuju bahwa Rupiah  memang lagi kuat, tetapi setujunya saya ini dengan catatan bahwa  pembandingnya adalah masih uang kertas lain&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;– khususnya&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dollar  yang selama ini paling banyak dipakai sebagai pembanding. Lantas apa  manfaat keperkasaan Rupiah ini bagi kita ?, Apakah barang-barang menjadi  murah ?. Ternyata tidak, barang-barang khususnya kebutuhan pokok  seperti bahan makanan tetap menjadi semakin mahal – bahkan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTYyMDpkYW1wYWstaW5mbGFzaS1tZW5nYXBhLXlhbmctbWlza2luLWhhcnVzLW1lbWJheWFyLWxlYmloLW1haGFsJmNhdGlkPTM5OmVrb25vbWktbWFrcm8mSXRlbWlkPTg4&amp;amp;b=13"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;setahun terakhir naik lebih dari 11 %&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sama dengan &lt;a href="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTYxNTpraWF0LW1lbWlsaWgta2F0YS0tbWVuZ2dhbnRpLWJhbmdnYS1kZW5nYW4tc3l1a3VyJmNhdGlkPTM3OnVtdW0mSXRlbWlkPTkw&amp;amp;b=13"&gt;kiat memilih kata yang pernah saya tulis sebelumnya&lt;/a&gt;,  memilih kata ‘Rupiah menguat’ atau ‘Rupiah melemah’ juga berpengaruh  pada sikap yang akan kita ambil. Bayangkan bila Anda memegang otoritas  moneter di negeri ini misalnya, bila persepsi Anda ‘Rupiah menguat’ dan  penguatan Rupiah ini bisa membuat ekspor kita kalah bersaing – maka  kebijakan apa yang Anda akan ambil ? pastinya adalah kebijakan yang  melemahkan Rupiah atau setidaknya mengerem laju penguatannya – agar  ekspor kita kembali bisa bersaing. Sebaliknya juga terjadi bila persepsi  Anda ‘Rupiah melemah’, kebijakan Anda akan cenderung menguatkan Rupiah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas  bagaimana kita seharusnya memandang apakah Rupiah ini lagi kuat atau  lagi lemah ?, seperti menimbang buah saja. Bila Anda membeli buah jeruk,  maka anak timbangannya harusnya adalah anak timbangan baku yang  beratnya sudah tertentu seperti logam kuningan dengan berat 1 kg, 0.5 kg  dan seterusnya. Anda tentu tidak mau bila jeruk Anda ditimbang dengan  jeruk lainnya, karena jeruk lain tersebut beratnya juga tidak tentu dan  bisa menyusut pula. Barang yang beratnya tidak tentu, tidak bisa dipakai  untuk menimbang berat barang lainnya – karena hanya akan bisa  memberikan hasil yang relatif dan bukan hasil yang baku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk  kasus uang kertas Rupiah dan Dollar, hasil ‘timbangan ‘ tersebut dapat  dilihat pada grafik dibawah ini. Bila Rupiah ditimbang dengan US$, maka  telah terjadi penguatan sampai 21% sepanjang 2 tahun terakhir (garis  merah). Tetapi bagaimana dengan ‘timbangan’ Dollar sendiri ?, ‘bobot’  Dollar yang sesungguhnya adalah daya belinya terhadap benda riil – saya  gunakan emas karena daya beli emas yang terbukti baku sepanjang lebih  dari 1400 tahun. Ternyata dalam dua tahun yang sama US$ ‘bobotnya’  menyusut sampai 39 % (garis hijau). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;img align="top" alt="Bobot Uang Kertas" border="0" class="caption" height="370" hspace="1" src="http://www.proxsafe.net/browse.php?u=Oi8vd3d3LmdlcmFpZGluYXIuY29tL2ltYWdlcy9hcGRlcC5qcGc%3D&amp;amp;b=13" title="Bobot Uang Kertas" vspace="1" width="480" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi  ‘jeruk’ yang satu yaitu Rupiah kelihatan naik sampai 21 % tetapi  relatif terhadap ‘jeruk’ yang lain yang bobotnya turun sampai 39%. Untuk  mengetahui berat ‘jeruk’ yang pertama Rupiah secara baku, maka dia  tidak bisa ditimbang dengan ‘jeruk’ lainnya yaitu Dollar – Rupiah harus  ditimbang dengan benda riil pula – ya contohnya kembali ke emas tadi.  Dengan timbangan baku emas, kita tahu bahwa ‘berat’ baku Rupiah ternyata  melemah sampai 26 % sepanjang dua tahun terakhir (garis kuning).&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Inilah  yang menjelaskan mengapa harga-harga barang tetap naik meskipun seluruh  media mengabarkan &lt;a href="http://matauangdinar.blogspot.com/"&gt;Rupiah lagi menguat&lt;/a&gt;. Bayangkan sekarang bila Anda  misalnya sebagai pemegang otoritas moneter mengambil keputusan untuk  ‘melemahkan Rupiah’ berdasarkan hasil timbangan ‘jeruk’ dengan ‘jeruk’  diatas – maka yang menjadi korban adalah daya beli masyarakat. Anda  insyaallah akan dapat mengambil kebijakan yang lebih adil bila kebijakan  Anda mengelola &lt;em&gt;supply &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;uang  kertas berdasarkan ‘timbangan’ sesungguhnya yang bernilai baku – yaitu  daya beli uang kertas terhadap benda-benda riil yang menjadi kebutuhan  pokok masyarakat – ini antara lain terwakili oleh harga emas diatas.  InsyaAllah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-7510195792114183216?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/7510195792114183216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=7510195792114183216' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/7510195792114183216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/7510195792114183216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/05/bobot-uang-kertas-seperti-menimbang.html' title='Bobot Uang Kertas : Seperti Menimbang Jeruk Dengan Jeruk'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-1720357832195434220</id><published>2011-04-13T19:57:00.000-07:00</published><updated>2011-04-13T19:57:19.605-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='abdurrahman bin &apos;auf'/><title type='text'>Belajar Dari Reka-Ulang Keberhasilan Dagang Abdurrahman bin ‘Auf</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kamis, 14 April 2011 07:45&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ketika menonton tayangan sepak bola di televisi kita sering disuguhi tayang ulang dalam bentuk &lt;em&gt;slow motion&lt;/em&gt;  atau gerak lambat yang menunjukkan bagaimana goal-goal indah itu  terjadi. Ketika kita menontonnya langsung, kita hanya tahu suatu goal  terjadi – tetapi bagaimana prosesnya sering tidak tertangkap karena  biasanya berlangsung dengan sangat cepat. Konon para pelatih sepak bola  dan para pemainnya juga menggunakan tayangan gerak lambat ini untuk  mempelajari setiap keberhasilan dan juga kegagalan. Untuk  keberhasilannya agar bisa diulangi, sedangkan untuk kegagalannya agar  bisa dihindari. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dalam  mempelajari sejarah kita juga sering hanya tahu garis besarnya saja,  tetapi tidak melihat tahap demi tahapnya sehingga bisa mengambil  pelajaran secara maksimal dari sejarah tersebut. Dalam sejarah  perjuangan ekonomi Islam misalnya, kita sering membaca kisah Abdurrahman  bin ‘Auf yang berhijrah ke Madinah dengan meninggalkan rumah dan  hartanya di Mekkah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=580:belajar-berdagang-job-security-untuk-kita-semua&amp;amp;catid=34:enterpreneurship&amp;amp;Itemid=86"&gt;Ketika  ditawari separuh harta oleh saudara barunya dari kaum Anshor Sa’ad bin  ar-Rabi’ dia menolak dan memilih berdagang ke pasar&lt;/a&gt; - tanpa modal  awalnya. Namun sejarah kemudian mencatat ketika beliau meninggal 32  tahun kemudian ( 32H ), dia meninggal sebagai konglomerat terkaya di  negeri Islam saat itu. Warisan yang ditinggalkan kepada setiap seorang  istrinya adalah 80,000 Dinar, sedangkan dia memiliki 4 orang istri dan  sejumlah anak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila  seorang suami meninggal sedangkan dia memiliki anak dan istri, maka  warisan seorang istri hanya 1/8 dari harta yang ditinggalkannya. Bila  istrinya 4 maka untuk masing-masing istri adalah 1/8 x ¼ atau 1/32  bagian. Karena setiap istri mendapatkan 80,000 Dinar, maka harta yang  ditinggalkan Abdurrahman bin ‘Auf saat itu adalah 80,000 x 32 atau  2,560,000 Dinar atau sekitar Rp 4.6 Trilyun untuk nilai Dinar saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Nah yang ingin kita jadikan pelajaran dalam bentuk gerak lambat atau &lt;em&gt;slow motion&lt;/em&gt;-nya  kali ini adalah bagaimana kira-kira hitungannya – saya buat reka ulang  perhitungannya karena tidak ada dalam buku-buku sejarah – berawal dari  keberangkatan Abdurrahman bin ‘Auf ke pasar tanpa modal, dan berakhir  dengan warisan 2,560,000 Dinar 32 tahun kemudian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk  membuat reka ulang ini saya gunakan grafik-grafik logaritmik dibawah.  Grafik ini menggambarkan persentase dari hasil bersih usaha yang di  re-invest setiap minggu. Saya buat pilihan mulai dari 0.1% s/d 1 %.  Penjelasannya begini, bila Anda belajar berdagang dengan modal dagang Rp  100, kemudian berhasil menjual Rp 100 plus keuntungan yang wajar  misalnya Rp 5 selama satu minggu dengan hasil bersih yang Anda tambahkan  kembali ke modal ( setelah dikurangi biaya dan bagian hasil yang Anda  konsumsi – misalnya Rp 4) sebesar Rp 1, maka modal dagang Anda awal  minggu berikutnya adalah Rp 101 dst. Pada akhir minggu terakhir tahun  pertama, modal Anda sudah menjadi Rp 167,-. Ini karena setahun ada 52  minggu plus apa yang disebut efek &lt;em&gt;compound&lt;/em&gt; dari hasil yang Anda reinvestasikan kembali setiap minggu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 471px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Growing Assets" border="0" class="caption" height="349" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/abdurrahman.jpg" title="Logaritmic Growing Assets" vspace="1" width="471" /&gt;Logaritmic Growing Assets&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dari  grafik diatas kita tahu bahwa Anda bisa berdagang nyaris tanpa modal (  anggap saja dengan modal 1 Dinar – supaya hasil perkaliannya tidak nol  saja) dan memutar barang dagangan Anda setiap minggu&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sebesar  modal (plus hasil yang di reinvestasikan untuk modal), kemudian dari  hasil perdagangan tersebut Anda investasikan sebesar 0.9% dari modal  plus hasil yang Anda putar pada minggu tersebut – maka pada akhir tahun  ke 32 dari perdagangan Anda insyaallah Anda akan memiliki warisan yang  kurang lebih setara dengan warisannya Abdurrahman bin ‘Auf.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Apa makna dari reka ulang ini sesungguhnya&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;?,  bahwa keberhasilan perdagangan yang dilakukan oleh Abdurrahman bin ‘Auf  adalah sangat masuk akal dan memungkinkan untuk diulangi di jaman ini.  Bagaimana konkritnya ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Anggap Anda memiliki 1 Dinar sekarang ( kalau belum punya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=186:pinjaman-tanpa-beban-untuk-siapa-&amp;amp;catid=37:umum&amp;amp;Itemid=90"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;bisa pinjam tanpa beban ke BMT Daarul Muttaqiin !&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;),  kemudian Anda gunakan untuk kulakan buah-buahan – maka 1 Dinar tersebut  insyaallah sudah menjadi buah yang banyak. Lantas dimana menjualnya  kembali ?, inilah perlunya ada pasar semacam &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=577:bazaar-madinah-ayo-berdagang-dan-bersyariah&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;Bazaar Madinah&lt;/a&gt;  – karena bila untuk berjualan Anda harus menyewa tempat yang mahal –  maka kecil kemungkinannya Anda bisa berdagang dengan modal 1 Dinar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Asumsikan  Anda berjualan di Bazaar Madinah dengan buah-buahan senilai awal 1  Dinar tersebut diatas. Agar buah cepat laku, Anda tidak perlu mengambil  margin keuntungan yang terlalu tinggi,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;10 % insyaallah  cukup wajar. Dari hasil penjualan ini, Anda berbagi hasil dengan  pengelola Bazaar Madinah 60% untuk Anda dan 40 % untuk pengelola (ganti  sewa tempat, kebersihan, kemanan dlsb). Maka masih ada hasil bersih 6%  untuk Anda.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dari hasil bersih yang 6 % ini, 5 % Anda konsumsi, untuk biaya transport, infaq dlsb . – dan sisakan 1 % saja untuk di &lt;em&gt;reinvest&lt;/em&gt;  kedalam modal dagang Anda. Maka memasuki minggu ke 2, modal Anda sudah  akan menjadi 1.01 Dinar. Begitu seterusnya sehingga insyaAllah Anda bisa  mengikuti jejak keberhasilan Abdurrahman bin ‘Auf di tahun-tahun  mendatang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Semudah inikah ?, oh tentu tidak mudah – namun juga tidak mustahil, istilah ustadz saya untuk ini adalah &lt;em&gt;baina mumkin wal mustahil&lt;/em&gt; !. Untuk inilah kita dirikan &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=608:al-tijaarah-institute-membangun-budaya-perdagangan-yang-adil&amp;amp;catid=39:ekonomi-makro&amp;amp;Itemid=88"&gt;Al Tijaarah Institute&lt;/a&gt;  sebagi lembaga pembelajaran bersama, agar terbentuk budaya perdagangan  yang adil dan mengembangkan keunggulan pedagang-pedagang nan tangguh dan  istiqomah mengikuti aturan syariah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ketika  orang ingin belajar dari kesuksesan Abdurrahman bin ‘Auf rata-rata yang  ingin diikuti adalah bejalar sukses/kaya –nya saja ; padahal ada yang  lebih penting lagi untuk ditiru yaitu bagaimana Abdurrahman bin ‘Auf  bisa masuk surga. Maka inilah &lt;em&gt;challenge &lt;/em&gt;yang sesungguhnya, tidak apa-apa kaya asal tetap bisa masuk surga !.&amp;nbsp;&lt;/span&gt; :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-1720357832195434220?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/1720357832195434220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=1720357832195434220' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1720357832195434220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1720357832195434220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/04/belajar-dari-reka-ulang-keberhasilan.html' title='Belajar Dari Reka-Ulang Keberhasilan Dagang Abdurrahman bin ‘Auf'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-4410544964050564043</id><published>2011-04-13T19:21:00.000-07:00</published><updated>2011-04-13T19:21:56.990-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik secara eksponensial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar emas'/><title type='text'>7 Alasan Berinvestasi Emas (2) Tanggal : 25-03-2011</title><content type='html'>&lt;b&gt;7 Alasan Berinvestasi Emas (2)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #333333; font-size: 12px;"&gt;Tanggal : 25-03-2011&lt;/div&gt;&lt;table align="left" border="0" cellpadding="5" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="justify" class="text02" style="font-size: 16px;" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="justify" class="text02" valign="top"&gt;&lt;style type="text/css"&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal { margin: 0cm 0cm 0.0001pt; font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman"; }div.Section1 { page: Section1; }&lt;/style&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;img align="left" alt="" height="194" hspace="7" src="https://www.goldgram.co.id/include/uploadeditor/1301025581086_gold%20egg.jpg" vspace="7" width="225" /&gt;Pada tulisan terdahulu sudah kami sampaikan tiga alasan Utama investasi Emas, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;1. &lt;span&gt;Emas itu komoditi unik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;2. &lt;span&gt;Emas itu satu satunya barang yang bisa di tambang di atas permukaan bumi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;3. &lt;span&gt;Emas itu uang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Pada tulisan kali ini akan kami lengkapi alasan Utama lainnnya mengapa kita harus berinvestasi Emas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;4. &lt;span&gt;Emas = alternatif uang kertas.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Dollar benar-benar bermasalah. &lt;span&gt;Ia terkena super inflasi karena pemerintahnya terus menerus cetak lembaran dollar baru untuk melunasi hutang.&lt;/span&gt; Itu menurunkan daya beli dollar dari bulan ke bulan. Akibatnya makin banyak orang kini beralih ke emas. &lt;span&gt;Rupiah tak terkecuali, karena rupiah juga mengalami inflasi.&lt;/span&gt; Hutang Indonesia di beli pihak Barat dalam dollar, mengatasnamakan globalisasi dan privatisasi, jadi jika AS down, Indonesia juga down. Tanpa support dollar, rupiah tak punya nilai seperti sekarang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;5. &lt;span&gt;Daya beli emas itu abadi.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Jangan liat dari  angka nya, karena pasti anda akan kecewa sendiri, tapi anda musti  melihat emas dari sudut pandang jatuhnya nilai beli dollar. Mudahnya  seperti ini, coba kita lihat kaitan harga emas vs harga dollar dan  kaitannya dengan harga minyak mentah. Sejak 1945, harga minyak sudah  naik dahsyat jika dikaitkan dengan dollar. Tapi jika minyak di kaitkan  dengan emas, harganya gak beda jauh dari dulu sampai skarang, stabil  terus. &lt;span&gt;Artinya, dollar sangat berbahaya/tidak stabil,  karena ada faktor manusia didalamnya, sedangkan emas yang ada hanyalah  faktor alam dan Tuhan saja, manusia gak bisa ikut campur didalamnya.&lt;/span&gt; &lt;span&gt;Jadi walau dollar tak lagi dikaitkan dengan emas, tapi emas tetap jadi patokan ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;6. &lt;span&gt;Nilai emas dipatok oleh pasar.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Nilai emas ditentukan  pasar, bukan oleh BI atau central bank layaknya uang kertas. Jika anda  sudah tidak percaya pemerintah anda sendiri, maka emas bisa jadi pilihan  anda. Akan lebih bijak jika kita mengalihkan sebagian uang saya ke aset  lain yang lebih fair dan tidak ada intervensi dari suatu Negara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;7. &lt;span&gt;Trend emas dari dulu sampai skarang selalu naik harganya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Kenaikan terhebat  terjadi sejak 2001. Sementara banyak mata uang kertas lain pada babak  belur, emas selalu meroket di depan. Seberapa besar? Tak seorang pun  yang bisa menebaknya, tapi kenaikan bisa terjadi setiap saat, dan  jumlahnya gak kira kira, bisa menyebabkan deposito sebagai bahan lawakan  saya karena saking kecilnya bunganya itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Demikian  7 alasan Utama mengapa kita harus berinvestasi Emas. Semoga mindset  kita bisa lebih berpandangan jauh kedepan untuk mengamankan asset kita  yang susah payah kita hasilkan dari jeratan inflasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Sedangkan  untuk jenis investasi Emas saat ini, Emas batangan Logam Mulia masih  menjadi pilihan terbaik dan favorit bagi sebagian besar Investor Emas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;sumber : https://www.goldgram.co.id/news/7 Alasan Berinvestasi Emas (2).html&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-4410544964050564043?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/4410544964050564043/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=4410544964050564043' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4410544964050564043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4410544964050564043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/04/7-alasan-berinvestasi-emas-2-tanggal-25.html' title='7 Alasan Berinvestasi Emas (2) Tanggal : 25-03-2011'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-6797668856533587267</id><published>2011-03-30T00:17:00.000-07:00</published><updated>2011-03-30T00:17:21.959-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kapitalis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><title type='text'>Bila Financial Catastrophe Global Terjadi, Kemana Kita Bisa Berlari...?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Rabu, 30 March 2011 07:26&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;em&gt;Catastrophe&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  adalah istilah untuk kejadian atau musibah luar biasa yang sangat besar  dampaknya bagi harta benda dan jiwa manusia. Dalam dunia &lt;em&gt;risk management&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  istilah ini biasa digunakan untuk bencana alam sekelas tsunami Aceh  akhir 2004, dan yang masih segar diingatan kita adalah gempa bumi dan  tsunami di Jepang yang kemudian juga disusul dengan bencana radiasi  radioaktif. Sejak krisis financial 2008, karena skalanya yang luar biasa  – para &lt;em&gt;financial risk manager&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; juga mulai menggunakan istilah &lt;em&gt;catastrophe&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ini untuk menggambarkan luasnya dampak bencana &lt;em&gt;financial&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; waktu itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Pekan lalu istilah &lt;em&gt;Financial Catastrophe&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  kembali diangkat di media oleh sekelompok mantan ahli ekonomi Gedung  Putih dengan membuat surat terbuka yang intinya mengingatkan bahwa  mendung &lt;em&gt;Financial Catastrophe&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; sedang membayangi negeri itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yang lebih konkrit lagi, akhir pekan lalu juga – LSM yang misinya menyiapkan warga Amerika untuk menghadapi hyperinflasi – &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.inflation.us/hyperinflationwarningsigns.html"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;National Inflation Association (NIA)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; - me-release&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;12 tanda-tanda bahwa hyperinflasi bisa jadi akan segera terjadi di negeri itu. 12 tanda-tanda ini adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Federal  Reserve yang membeli sendiri sampai 70% surat hutang baru yang  dikeluarkan negeri itu. Artinya surat hutang negeri itu mulai tidak laku  dijual.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Pihak swasta mulai menghentikan pembelian surat utang negara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;China mulai ancang-ancang meninggalkan US Dollars sebagai &lt;em&gt;reserve currency&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jepang yang merupakan negara no 2 terbesar pemegang surat utang negara AS mulai menjual portfolio-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tidak biasanya, tingkat suku bunga the Fed kini berada pada angka 0.00 – 0.25 % sejak Desember 2008.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;6.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;em&gt;Year –Over- Year&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; (yoy&lt;em&gt;) Consumer Price Index&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; (CPI) meningkat sampai 92% selama tiga bulan terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;7.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lalainya control media dan masyarakat akan tingginya kenaikan CPI di no 6.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;8.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;em&gt;Budget Deficit&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang memecahkan rekor baru di angka US$ 222.5 Milyar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;9.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tingginya persentase deficit yang mencapai 43% dari total pengeluaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;10.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Obama  yang dituduh berbohong dalam kebijakan luar negerinya. Dahulu warga  negeri itu berharap Obama akan mengurangi keterlibatan dalam perang di  negeri orang, kini ternyata malah memulai perang baru seperti di Libya –  siapa lagi yang akan menanggung bebannya selain warga negeri itu  sendiri ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;11.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Obama juga dituduh menyesatkan definisi &lt;em&gt;Balanced Budget&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dengan mengeluarkan beban bunga dari hutang nasional-nya, padahal justru beban bunga ini yang meledak sangat besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;12.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Amerika  harus memikul kenaikan beban bunga yang sangat besar yang besarnya  diperkirakan bisa mencapai 30% - 40 % dari penerimaan pajak negeri itu.  Tidak ada negeri yang bisa selamat dari hyperinflasi dengan beban bunga  sebesar ini !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan  12 tanda-tanda tersebut, NIA mengingatkan warga Amerika akan bahaya  hyperinflasi yang diprediksi bisa terjadi pada paruh kedua tahun ini,  atau bila tidak maka peluang terbesarnya adalah diantara tahun 2013 –  2015, dan bila tidak juga terjadi– maka hampir pasti menurut NIA  hyperinflasi akan terjadi di Amerika sebelum dasawarsa ini berakhir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Apa  relevansinya hyperinflasi di Amerika dengan kita yang jauh disini ?.  Sama seperti gempa bumi di Jepang yang menimbulkan efek tsunami dan  radiasi radioaktif – yang membuat seluruh dunia waspada, bila terjadi  hyperinflasi di Amerika dengan uang Dollarnya – maka dia menjadi  epicentrum dari gempa financial global yang tidak ada satu negarapun  yang tidak akan terkena dampaknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila  terjadi hyperinflasi terhadap US$, daya beli uang ini akan runtuh –  sedangkan hampir seluruh negara-negara di dunia memegangnya dalam  berbagai bentuk. Kita juga memegangnya dalam bentuk cadangan devisa yang  kini nilainya&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mendekati US$ 100 Milyar – tepatnya US$  99.619 Milyar per 28/02/2011. Saling keterkaitan dengan US$ yang begitu  kuat juga akan menyeret daya beli&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mata uang negara lain ikut runtuh bersamaan dengan runtuhnya&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dollar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas bagaimana kita menyikapi akan potensi &lt;em&gt;Financial Catastrophe&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;meskipun  kemungkinan besar epicentrum gempanya nun jauh di Amerika sana tetapi  dampaknya akan sampai ke kita juga ini ?. Jawabannya pernah saya tulis  di sini melalui dua tulisan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yaitu pertama belajar dari cara nabi Yusuf Alaihi Salam menafsirkan ‘prediksi’ paceklik dari mimpi sang raja (QS 12:47),&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=536:negeri-makmur-dalam-7-tahun-di-tengah-paceklik-dunia-bisakah&amp;amp;catid=34:enterpreneurship&amp;amp;Itemid=86"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;bercocok tanam secara sungguh-sungguh selama tujuh tahun adalah jawabannya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.  Bercocok tanam disini adalah representasi upaya untuk mencukupi  kebutuhan sendiri dari apa-apa yang bisa dihasilkan di bumi ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yang kedua adalah belajar dari apa yang dilakukan oleh&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;seluruh nabi-nabi dan juga jenis pekerjaan yang diindikasikan dalam hadits akan tetap baik dilakukan hingga akhir jaman – &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=395:memilih-bidang-pekerjaan-di-akhir-zaman&amp;amp;catid=34:enterpreneurship&amp;amp;Itemid=86"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;yaitu menggembala (memelihara) kambing di bukit-bukit&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.  Menggembala kambing di bukit-bukit adalah merepresentasikan pembebasan  diri dari rusaknya system yang menyelimuti dunia saat itu. Keluar dari &lt;em&gt;ecosystem&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; global yang rusak dan membangun &lt;em&gt;ecosystem&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; skala kecil tetapi&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;terjaga dengan baik adalah jawaban keduanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Salah  satu bukti empiris dari kebenaran petunjuk Al-Qur’an dan hadits  tersebut diatas dapat saya saksikan di desa kelahiran saya – 4 jam  perjalanan darat dari Surabaya ke arah barat. Hingga jaman modern kini  di desa ini orang tetap bisa hidup nyaris tanpa uang – awalnya terpaksa  !, karena begitu sedikitnya uang yang berputar di desa ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Anda  mungkin tidak kebayang, di sekolah madrasah yang didirikan bapak saya  di desa itu – hingga kini kami hanya mampu membayar sekitar 40 gurunya  dengan gaji di kisaran Rp 100,000 per orang per bulan. Tetapi jangan  dibayangkan bahwa guru-guru tersebut adalah orang-orang yang menderita,  mereka adalah orang-orang yang terhormat dan paling berpendidikan di  desa itu. Dari penampilannya ketika mereka mengajar, Anda tidak akan  mengira bahwa mereka adalah orang-orang yang bergaji Rp 100,000 per  bulan. Semua mereka tampil keren dan terhormat di mata 700-an  murid-muridnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas  bagaimana mereka bisa hidup dengan Rp 100,000/bulan ?. disinilah  rahasianya. Hampir segala macam kebutuhan hidup mereka bisa tercukupi  dari apa yang tumbuh di pekarangan-pekarangan mereka di desa itu. Di  desa seperti ini, dimana orang bisa hidup nyaris tanpa uang – bencana  financial skala global sekalipun insyaallah tidak akan membawa dampak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Saya  yakin sebagian dari Anda juga memiliki desa asal seperti saya, maka  kembali membangun desa dengan sawah, ladang dan ternak-ternaknya  insyaallah akan merupakan langkah yang jitu dalam membangun ketahanan  ekonomi. Bagi Anda yang tidak memiliki desa Asal, Anda masih dapat men-&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;create&lt;/span&gt; desa Anda sendiri di tempat-tempat yang tidak terlalu jauh dari Jakarta misalnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan  memiliki desa-desa untuk 'kembali' ini, bila bencana financial global  tidak terjadi, kita juga tidak rugi karena kita toh membangun desa kita  sendiri. Bila bencana financial global seperti yang diingatkan oleh para  ahli tersebut diatas benar-benar terjadi, kita-pun tahu kemana kita  bisa berlari. InsyaAllah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-6797668856533587267?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/6797668856533587267/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=6797668856533587267' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6797668856533587267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6797668856533587267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/03/bila-financial-catastrophe-global.html' title='Bila Financial Catastrophe Global Terjadi, Kemana Kita Bisa Berlari...?'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-3118136872387113669</id><published>2011-03-23T20:10:00.000-07:00</published><updated>2011-03-23T20:10:14.077-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='7 Alasan Berinvestasi Emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas'/><title type='text'>7 Alasan Berinvestasi Emas (1)</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Emas  mungkin aset yang paling sering di salah artikan. Penyebabnya banyak,  tapi cuma ada satu hal yang udah pasti, yaitu emas dikelilingi oleh  berbagai kekuatan super power dunia yang berusaha menguasai atau  sebaliknya, menjatuhkannya. Pihak yang dimaksud disini adalah pemerintah  dan pihak kapitalis dan spekulan yang mendapat keuntungan dari gonjang  ganjing perubahan ekonomi dan politik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Sistim  moneter yang kita anut (berbasis uang kertas) membenarkan keberadaan  uang kertas. Walau emas dimusuhi sedemikian rupa, tetap saja emas  dinilai tinggi dari dulu sampai sekarang. Tetap eksis. Emas tetap pegang  peranan penting dalam ekonomi dunia, Kenapa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Karena emas itu punya banyak kegunaan, dipakai dalam berbagai high tech  product, perhiasan, mudah diuangkan. Dan masih banyak lagi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Kami coba paparkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt; 7 alasan utama mengapa emas kita harus berinvestasi Emas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;style type="text/css"&gt;p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal { margin: 0cm 0cm 0.0001pt; font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman"; }div.Section1 { page: Section1; }ol { margin-bottom: 0cm; }ul { margin-bottom: 0cm; }&lt;/style&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;span&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Emas itu komoditi unik.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Emas  adalah satu satunya komoditi yang di timbun, sedangkan komoditi lain  itu biasanya diproses untuk dikonsumsi lagi. Walau emas dijadikan  perhiasan, ujung-ujungnya yah disimpan / timbun di laci rumah. Emas juga  langka. Seluruh emas di dunia kalo dikumpulkan di satu tempat itu  setara dengan 3 kali ukuran kolam renang Olimpic. Tidak terlalu banyak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;span&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Emas itu satu satunya barang yang bisa di tambang di atas permukaan bumi. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Kok  bisa? Walau ada tambang emas dan ada kenaikan supply emas, tapi  jumlahnya gak banyak, tetap konsisten, sekitar 1,7% per tahun aja. Itu  artinya 1 gram emas skarang gak jauh beda ama 1 gram emas jaman Romawi  dulu. Dengan kata lain, emas yang anda simpan di rumah / bank itu sama  saja seperti tambang emas di mata orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;span&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Emas itu uang.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Emas  semakin bernilai karena saat ini hampir seluruh negara di dunia  mengalami inflasi atas mata uangnya, termasuk rupiah. Sebagai mata uang  alternatif, emas punya keunggulan dibandingkan uang kertas karena tidak  bisa di manipulasi oleh kebijakan pemerintah. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Alasan  lain kenapa emas menjadi sangat menarik adalah fakta adanya hutang  negara yg luar biasa besar berikut segala problem finansial yg mengikuti  di belakangnya menunggu untuk meledak bak reaksi berantai itu, sungguh  menghantui perekonomian dunia. Apalagi jika problem itu kini eksis di  AS. Dollar sebagai world reserve currency, jelas berdampak pada dunia  jika mereka sampai gagal mengatasi masalahnya (sampai skarang tak  kunjung keliatan solusinya). &lt;span&gt;Beda dgn uang kertas, emas tidak terpengaruh oleh janji janji politikus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;em&gt;Bersambung …&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Dedy&lt;div class="text06"&gt;&lt;a href="mailto:analisa@goldgram.co.id"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="text06"&gt;sumber : http://www.goldgram.co.id/&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-3118136872387113669?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/3118136872387113669/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=3118136872387113669' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/3118136872387113669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/3118136872387113669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/03/7-alasan-berinvestasi-emas-1.html' title='7 Alasan Berinvestasi Emas (1)'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-5858864424989264896</id><published>2011-02-21T23:23:00.001-08:00</published><updated>2011-02-21T23:26:17.374-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik secara eksponensial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><title type='text'>Emas Menuju $1,400</title><content type='html'>&lt;table align="left" border="0" cellpadding="5" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="justify" class="text02" style="font-size: 16px;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="justify" class="text02" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;img align="left" alt="" height="113" hspace="10" src="https://www.goldgram.co.id/include/uploadeditor/1298270127383_images1.jpg" vspace="10" width="113" /&gt;Harga  emas melesat ke level tertinggi dalam 7 minggu terakhir karena  memanasnya situsi di Timur Tengah. Merebaknya kerusuhan di wilayah itu  menyebabkan naiknya permintaan investor terhadap emas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Emas menambah penguatan  mingguannya dekat 3% minggu lalu dan bersiap memposisikan dirinya ke  atas terkait berita baru dari Afrika Utara dan Timur Tengah, dimana  revolusi presiden Tunisia dan mesir telah menginspirasi para demonstan  di wilayah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Spot emas bertahan stabil  di $1.390,50 per ons, dibandingkan dengan harga penutupan di &lt;st1:state w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;New York&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;,  $1.388,58 hari Jumat. Emas mencapai tingginya 5 minggu di $1.391,75 hari  Jumat. Emas telah naik untuk 5 sesi berturut-turut, kemenangan  terkuatnya sejak bulan September. &amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Hari ini emas dibuka pada  harga $1.390,70 dan pada saat ini harga emas berada pada harga $1.395  dimana berada di kisaran reistant $1.395. Kemungkinan emas akan berhenti  rallt sejenak untuk kemudian bergerak naik menuju level $1,400.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Secara umum Emas diprediksi  akan terus naik seiring &amp;nbsp;meningkatnya permintaan  fisik dari &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Harga Logam Mulia hari ini 21-02-2011 berada di Harga Rp 401.000/Gram&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Support&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  : $1.386 , $1.382&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Resistant&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : $1.395 , $1.400&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Harga hari ini 22-02-2011 Rp. 412.000 (harga www.logammulia.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Dedy&lt;div class="text06"&gt;&lt;a href="mailto:analisa@goldgram.co.id"&gt;analisa@goldgram.co.id&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="text06"&gt;sumber : www.goldgram.co.id &lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-5858864424989264896?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/5858864424989264896/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=5858864424989264896' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5858864424989264896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5858864424989264896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/02/emas-menuju-1400.html' title='Emas Menuju $1,400'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-8991612221785763945</id><published>2011-02-21T22:53:00.000-08:00</published><updated>2011-02-21T22:53:25.414-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><title type='text'>Isu Inflasi Naikkan Harga Emas</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;img align="left" alt="" height="221" hspace="5" src="https://www.goldgram.co.id/include/uploadeditor/1297844297835_Emas01.jpg" vspace="5" width="293" /&gt;Emas  menguat akibat ekspektasi meningkat inflasi akan menopang permintaan  terhadap logam mulia. Indeks harga konsumen Cina kembali lebihi target  pemerintah di 2011 untuk bulan keempatnya. Tidak banyak sentimen yang  pengaruhi pasar sekarang, Harga emas kini sedang alami konsolidasi dan  cenderung meningkat ditopang oleh kekhawatiran inflasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Harga emas naik di atas US$  1.370 per ons di tengah kekhawatiran kerusuhan Mesir bisa menyebar ke  seluruh wilayah Arab. Emas memperpanjang penguatannya setelah mencatat  kenaikan mingguan keduanya secara berturut-turut.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Kenaikan tersebut juga  dipicu oleh data perdagangan AS yang menunjukkan posisi bullish&amp;nbsp;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;investor berjangka. Kenaikan  ini merupakan kenaikan pertama sejak awal 2011.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="left" border="0" cellpadding="5" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="justify" class="text02" style="font-size: 16px;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="justify" class="text02" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Keyakinan terhadap tren  kenaikan harga emas jangka panjang juga ditunjukkan oleh laporan yang  menggambarkan bahwa investor mulai membangun exposure&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;mereka untuk emas berjangka AS.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Harga spot emas bertahan  stabil hari Rabu, setelah naik dalam 2 sesi berturut-turut dengan  bantuan dari kekhawatiran inflasi, sementara kepemilikan di SPDR turun  ke rendahnya 9 bulan, seiring investor yang terus mengawasi perkembangan  ketegangan di Timur Tengah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Pada perdagangan kemarin  Harga emas mencapai harga terendah di&amp;nbsp; &lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;$1.361 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;dan tertinggi $1,376. Saat  ini harga emas stabil bertahan di level $1,376. Minggu ini harga emas  berpotensi besar untuk kembali menuju ke level $1,400.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Support : $1.361&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;$1.354&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Resistant &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;:  &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;$1.380&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;$1.393&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Dedy&lt;div class="text06"&gt;&lt;a href="mailto:analisa@goldgram.co.id"&gt;analisa@goldgram.co.id&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="text06"&gt;Sumber www.goldgram.co.id &lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-8991612221785763945?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/8991612221785763945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=8991612221785763945' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8991612221785763945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8991612221785763945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/02/isu-inflasi-naikkan-harga-emas.html' title='Isu Inflasi Naikkan Harga Emas'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-452385266452173514</id><published>2011-02-09T21:47:00.001-08:00</published><updated>2011-02-09T21:47:11.183-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rapuhnya uang kertas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='prediksi harga emas'/><title type='text'>Kenaikan Interest Rate China Dongkrak Harga Emas</title><content type='html'>&lt;div style="color: #333333; font-size: 12px;"&gt;Tanggal  : 09-02-2011&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;o:smarttagtype name="country-region" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/span&gt;&lt;style type="text/css"&gt;&lt;!-- /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}@page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;}div.Section1 {page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;img align="left" alt="" height="211" hspace="10" src="https://www.goldgram.co.id/include/uploadeditor/1297229156186_interest_rates.jpg" vspace="10" width="211" /&gt;People’s  Bank of &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;  menaikkan suku bunga pinjaman satu tahun sebanyak seperempat poin  menjadi 6,06%, dan suku bunga deposito satu tahun setara 3%. Kebijakan &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;  itu memicu kecemasan terhadap inflasi, sehingga permintaan terhadap emas  pun meningkat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Kenaikan suku bunga Cina  untuk kedua kalinya hanya dalam 6 minggu memberikan keuntungan untuk  emas sebagai alat penahan inflasi, bahkan setelah sebelumnya terjadi  penjualan emas bersama dengan industri komoditi lainnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Setelah  pengumuman kenaikan suku bunga &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, Harga emas yang  sempat jatuh ke level $1,348 pada Sesi Eropa kemudian melonjak hingga  mencapai high di $1,368 pada sesi Amerika&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Pagi  tadi harga emas sempat turun ke $1,362 dan saat ini emas bergerak stabil  di kisaran &amp;nbsp;$1.363.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Support  terdekat ada di $1.360 dan $1.356&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Resistant  terdekat di $1.368 dan $1.375&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt;"&gt;Dari  sisi teknikal, harga emas sedang berada di momentum bullish untuk  kembali menuju harga $1,400. Namun bila resistant diatas masih dapat di  pertahankan, perjalanan menuju $1,400 akan cukup memakan waktu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Dedy&lt;div class="text06"&gt;&lt;a href="mailto:analisa@goldgram.co.id"&gt;analisa@goldgram.co.id&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="text06"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="text06"&gt;Sumber: goldgram.co.id &lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-452385266452173514?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/452385266452173514/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=452385266452173514' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/452385266452173514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/452385266452173514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/02/kenaikan-interest-rate-china-dongkrak.html' title='Kenaikan Interest Rate China Dongkrak Harga Emas'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-5321776868797289565</id><published>2011-01-25T22:28:00.000-08:00</published><updated>2011-01-25T22:28:25.348-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemakmuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><title type='text'>Inflasi : Proses Pengurangan Timbangan Secara Massal, Salah Siapa...?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Selasa, 25 January 2011 07:00&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Supaya ada rasa  empati kita dengan sebagian penduduk negeri ini yang bekerja sebagai  pekerja kasar,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;marilah kita bayangkan diri kita adalah  mereka -&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;setiap hari kita bekerja keras banting tulang  untuk menghidupi anak istri. Sebagai buruh kasar , tahun 2006 kita  mendapatkan upah rata-rata Rp 30,000/hari. Sebagian dari kita ada yang  beruntung bekerja pada majikan yang usahanya berjalan baik sehingga  mampu menaikkan upah 10% per tahun, maka upah mereka ini tahun 2010 lalu  telah menjadi Rp 44,000/hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sebagian yang lain  bekerja dengan majikan yang usahanya pas-pasan - majikan ini hanya mampu  menaikkan upah 5% per tahun – maka upah mereka menjadi Rp 36,500/hari.  Sebagian yang lain lagi, majikannya hanya mampu untuk sekedar &lt;em&gt;survive&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; di tengah persaingan  dan krisis ekonomi global – mereka tidak mampu menaikkan upah buruh –  tetapi masih untung tidak mem-PHK-kan para buruhnya – maka untuk mereka  ini upahnya tetap Rp 30,000/ hari hingga kini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Baik yang bekerja di majikan yang usahanya maju, pas-pasan  maupun yang sekedar &lt;em&gt;survive&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; – semuanya sama telah bekerja dengan sangat  keras selama lima tahun dari 2006 – 2010 untuk tetap mendapatkan upahnya  masing-masing. Sebagai buruh kasar dengan penghasilan antara Rp  30,000/hari s/d Rp 44,000/ hari tersebut – sebagian terbesar dari  penghasilan ini habis untuk membeli bahan pangan untuk bertahan hidup  sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Di sinilah masalahnya,  meskipun mereka tetap terus dapat bekerja keras – dan majikan merekapun  dengan kegigihannya mampu mempertahankan lapangan kerja yang ada – dari  waktu ke waktu ketika upah hendak kita belikan bahan pangan beras  misalnya – terus berkurang beras yang dapat kita bawa pulang untuk  keluarga kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan penghasilan Rp  30,000/hari tahun 2006 dapat untuk membeli beras sebanyak&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;9  kg – upah yang sama kini hanya cukup untuk membeli 6 kg beras.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Yang  penghasilannya naik 5% per tahun dengan upah Rp 36,500/ hari, kini  hanya cukup untuk membeli 7 kg beras. Sedangkan yang naik 10 % per tahun  dengan upah Rp 44,000 per hari kini hanya dapat untuk membeli beras 8  kg. Grafik dibawah menggambarkan nilai tukar upah tersebut diatas  terhadap beras yang dihitung berdasarkan data inflasi kelompok bahan  pangan dari Biro Pusat Statistik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Upah Buruh" border="0" class="caption" height="375" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/upahburuh.jpg" title="Upah Buruh Setara Beras..." vspace="1" width="480" /&gt;Upah Buruh Setara Beras...&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas siapa yang  ‘mengurangi timbangan’ beras kita tersebut ? dengan kerja keras yang  sama beras yang dapat kita beli kok terus berkurang dari waktu ke waktu  ?. Inilah yang namanya inflasi, maka tugas para pemimpin dan otoritas  keuangan dan moneter negeri ini antara lain adalah untuk menjaga agar  inflasi serendah mungkin dan tidak boleh melebihi kenaikan daya beli  masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Inilah yang diingatkan  oleh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=249:uang-swasta-vs-uang-negara&amp;amp;catid=40:uang-fiat&amp;amp;Itemid=91"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Ibnu Taimiyyah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; kepada pemimpin negeri  di jamannya, &lt;span style="color: #333333;"&gt;“&lt;em&gt;Jumlah fulus (  uang yang lebih rendah dari Dinar dan Dirham seperti tembaga) hanya  boleh dicetak secara proporsional terhadap jumlah transaksi sedemikian  rupa sehingga terjamin harga yang adil. Penguasa tidak boleh mencetak  fulus berlebihan yang merugikan masyarakat karena rusaknya daya beli  fulus yang sudah ada di tangan mereka”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kegagalan mempertahankan daya beli fulus atau  uang kertas sekarang adalah kegagalan untuk menegakkan timbangan –  terlihat dari semakin sedikitnya beras yang dapat&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;‘ditimbang’  dengan uang yang sama seperti dalam contoh tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tegaknya  timbangan ini adalah bagian yang amat sangat penting dalam Islam yang  muncul di beberapa ayat di Al-Quran. Bahkan Allah mencela orang-orang  yang mengurangi timbangan tersebut. “&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;em&gt;Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang  curang,&lt;span style="color: #333333;"&gt; &lt;/span&gt;(yaitu) orang-orang  yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi,&lt;span style="color: #333333;"&gt; &lt;/span&gt;dan apabila mereka menakar atau  menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;”  (QS 83 : 1-3).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kalau mengurangi timbangan yang dilakukan oleh  individu yang korbannya adalah individu yang lain saja sudah cukup bagi  Allah untuk mendatangkan kecelakaan besar, lantas apa yang terjadi bila  pengurangan timbangan ini terjadi secara sistematis dan massal – melalui  penurunan daya beli mata uang – daya beli hasil kerja keras ratusan  juta penduduk negeri ini ?. Mungkin inilah yang perlu jadi renungan para  pemimpin negeri ini di eksekutif, legislative maupun yudikatif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kita  perlu rame-rame mengkampanyekan tegaknya timbangan dalam arti luas,  agar Allah tidak menimpakan kecelakaan besar bagi negeri ini. Semoga  Allah memberi petunjuk jalanNya yang lurus bagi kita dan para pemimpin  kita. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-5321776868797289565?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/5321776868797289565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=5321776868797289565' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5321776868797289565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5321776868797289565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/01/inflasi-proses-pengurangan-timbangan.html' title='Inflasi : Proses Pengurangan Timbangan Secara Massal, Salah Siapa...?'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-5954476715324183072</id><published>2011-01-11T00:05:00.000-08:00</published><updated>2011-01-11T00:05:59.010-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemakmuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter'/><title type='text'>Bijak Berinvestasi : Memahami Time Horizon Harga Emas</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jum'at, 07 January 2011 08:04&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Hari-hari ini  harga emas lagi rendah, harga internasionalnya dalam US$ berada di  kisaran US$ 1,371/Oz atau mengalami penurunan sekitar 3.5% dalam  perdagangan sepekan terakhir dibandingkan dengan penutupan akhir tahun  2010 pekan lalu yang berada di kisaran US$ 1,421/Oz.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Hal  ini bisa menyakitkan bagi yang mulai terjun di emas ini pada periode  harga tinggi sampai akhir tahun lalu. Itulah sebabnya di situs ini  selalu kami sajikan trend jangka pendek sampai jangka panjang,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mulai  dari 24 jam (sehari semalam), sepekan, sebulan, setahun sampai 10  tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Maksud dari  grafik-grafik tersebut adalah agar pengguna Dinar dapat melihat kinerja  nya dalam time horizon yang bervariasi. Grafik harian sampai grafik  tahunan bersifat dinamis – real time ; sedangkan grafik 10 tahunan-an  diambil rata-rata tahunan untuk masing-masing tahun – inipun bergerak  dinamis karena tahun terakhir (pasti belum genap setahun) angkanya akan  terus berubah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Apa pentingnya memahami  time horizon ini kaitannya dengan keputusan Anda untuk memasukkan emas  dalam portfolio investasi Anda ?. Berikut penjelasannya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila uang yang Anda investasikan tersebut akan diperlukan  kurang dari setahun lagi, maka investasi emas akan cukup berisiko rugi .  Grafik pertama berikut adalah contohnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Contoh Trend Setahun..." border="0" class="caption" height="385" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/1tahun.jpg" title="Contoh Trend Setahun..." vspace="1" width="480" /&gt;Contoh  Trend Setahun...&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Peluang rugi ini akan menjadi lebih besar lagi kalau uang  tersebut lebih cepat lagi akan digunakan – misalnya 6 bulan seperti  dalam contoh grafik kedua di bawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Enam Bulan" border="0" class="caption" height="385" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/6bulan.jpg" title="Contoh Trend 6 Bulan..." vspace="1" width="480" /&gt;Contoh Trend 6  Bulan...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Fungsi  investasi dan proteksi nilai atas tabungan emas yang merupakan hasil  jerih payah Anda, baru akan terasa efektifitasnya – dan kecil  kemungkinannya untuk rugi - bila time horizon Anda relatif panjang  misalnya 3 tahun seperti dalam contoh grafik ketiga dibawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Tiga Tahun" border="0" class="caption" height="413" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/3tahun.jpg" title="Contoh Trend 3 tahun..." vspace="1" width="480" /&gt;Contoh Trend 3  tahun...&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Emas  benar-benar terbukti ampuh dalam memberikan proteksi nilai – sekaligus  juga investasi yang sangat menarik bila time horizon Anda benar-benar  panjang – misalnya 10 tahun seperti pada contoh grafik ke 4 dibawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Sepuluh Tahun" border="0" class="caption" height="384" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/10tahun.jpg" title="Contoh Trend 10 Tahun..." vspace="1" width="480" /&gt;Contoh  Trend 10 Tahun...&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi dari gerakan harga emas 10 tahun terakhir yang saya  sajikan dalam empat grafik tersebut diatas, emas atau Dinar akan cocok  untuk instrumen investasi dan proteksi nilai yang terkait dengan biaya  sekolah anak-anak sampai lulus perguruan tinggi , biaya pergi haji yang  kini antriannya semakin panjang, biaya pemeliharaan kesehatan di hari  tua, perencanaa pensiun dan kebutuhan lain yang bersifat jangka panjang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sebaliknya emas atau Dinar tidak kita  rekomendasikan untuk spekulasi jangka pendek yang time horizon-nya  kurang dari 12 bulan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-5954476715324183072?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/5954476715324183072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=5954476715324183072' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5954476715324183072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5954476715324183072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2011/01/bijak-berinvestasi-memahami-time.html' title='Bijak Berinvestasi : Memahami Time Horizon Harga Emas'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-5965019505904231642</id><published>2010-12-31T19:27:00.000-08:00</published><updated>2010-12-31T19:33:40.847-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='grafik emas 2010'/><title type='text'>Grafik emas tahun 2010</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_aEkSYXZzhBU/TR6bsjd5MqI/AAAAAAAAAG0/M7Q4Gsg0Zjg/s1600/Grafik+Harga+Emas+2010.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="237" src="http://3.bp.blogspot.com/_aEkSYXZzhBU/TR6bsjd5MqI/AAAAAAAAAG0/M7Q4Gsg0Zjg/s640/Grafik+Harga+Emas+2010.png" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diatas adalah Grafik Harga Emas 2010, bagi anda yang sudah mengkoleksi emas/dinar diawal tahun 2010 sudah dapat menikmati hasil jerih payah dan mengamankan aset yang sudah sedikit demi sedikit dikumpulkan, kenaikan harga tersebut kalau dihitung sejak pembukaan harga tahun baru 2010 yang berada di angka US$ 1113 dan hingga penutupan akhir tahun di angka US$ 1410, maka kenaikannya adalah sekitar 27% selama tahun 2010, dengan harga tertinggi tahun 2010 berada pada angka US$ 1426, bandingkan dengan deposito yang sangat-sangat kecil hasilnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan menurut prediksi untuk tahun 2011 harga emas akan melambung lebih tinggi lagi dikarenakan Amerika sudah menyetujui untuk memberikan stimulasi ekonomi dengan program Quantitative Easing.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keputusan ada ditangan anda sudah jelas dan terbukti bahwa emas/dinar sangat tahan terhadap inflasi bahkan dapat melebihi inflasi, jika anda sangat-sangat tergiur dengan pertumbuhan reksadana, yang sangat fluktuatif bahkan seringkali terjadi penurunan yang sangat dalam mengapa tidak dengan emas/dinar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika ada yang berpendapat untuk membeli emas harus dengan jumlah yang besar, tidak seperti reksadana yang dengan uang 100rb saja sudah dapat membeli reksadana, saat ini sudah ada fasilitas untuk mencicil emas/dinar dengan minimal pembelian 0.1 dinar atau setara dengan &lt;u&gt;+&lt;/u&gt;Rp. 180.000, selain harganya yang cenderung naik dalam jangka panjang pemilik m-dinar pun akan mendapatkan bagihasil setiap bulan yang dikreditkan langsung di rekening m-dinarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi masih punya deposito ? segera alihkan ke emas/dinar yang diamnya saja sudah dapat mengalahkan inflasi apalagi digunakan untuk menggerakkan sektor rill. &lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-5965019505904231642?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/5965019505904231642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=5965019505904231642' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5965019505904231642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5965019505904231642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/12/grafik-emas-tahun-2010.html' title='Grafik emas tahun 2010'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aEkSYXZzhBU/TR6bsjd5MqI/AAAAAAAAAG0/M7Q4Gsg0Zjg/s72-c/Grafik+Harga+Emas+2010.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-1623909396371246454</id><published>2010-12-31T18:36:00.001-08:00</published><updated>2010-12-31T18:36:08.783-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='currency war'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga dinar'/><title type='text'>Harga Emas/Dinar : 2010 Review &amp; 2011 Outlook</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sabtu, 01 January 2011 09:04&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;2010 baru saja berlalu dan kini kita melangkah  ke 2011. Bagi yang mempersepsikan emas atau Dinar sebagai investasi,  2010 adalah tahun yang menggembirakan karena emas atau Dinar mengalami  appresiasi nilai sekitar 23 % dalam Rupiah atau sekitar 3.5 kali hasil  deposito atau tabungan. Akhir tahun 2009 lalu harga Dinar ditutup di  angka Rp 1,444,040&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sedangkan akhir tahun 2010 Dinar  ditutup pada harga Rp 1,777,760,-. Dalam US$ kenaikan ini lebih menyolok  lagi karena harga emas Dunia akhir 2009 adalah US$ 1,087.50 sedangkan  akhir 2010 harga emas ini ditutup pada angka US$ 1,421.60 atau mengalami  peningkatan sekitar 30%.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Diantara penyebab  kenaikan harga emas dunia tersebut yang bersifat sangat fundamental  adalah apa yang dilakukan oleh bank central-nya Amerika atau the Fed,  dengan perilaku kontroversialnya dalam mencetak uang dari awang-awang  atau yang disebut &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=512:g-20-memberikan-noise-the-fed-memberikan-signal&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;quantitative easing&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;. Kenaikan harga emas  2010 masih terkait langsung dengan dampak &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;quantitative easing &lt;/span&gt;1 yang  dilakukan Amerika sejak November 2008. Saat itu mereka mulai ‘mencetak  uang’ US$ 600 milyar untuk membeli apa yang disebut &lt;em&gt;Mortgage-Backed  Securities&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; (MBS) dan berbagai bentuk surat hutang lainnya, namun  karena kompleksitas problem negeri itu angka ini menggelembung sampai  US$ 2.1 trilyun pertengahan tahun 2010.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Angka yang US$ 2.1 trilyun tersebut seharusnya menurun bila  ekonomi negeri itu berhasil dipulihkan, namun kenyataannya kemudian di  bulan November 2010 the Fed-nya negeri itu mengumumkan lagi akan  dilakukannya &lt;em&gt;quantitative easing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; 2&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang akan  diimplementasikan hingga pertengahan 2011. Belajar dari &lt;em&gt;quantitative  easing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  1 yang dampaknya terhadap kenaikan harga emas berlanjut sampai 2 tahun  kemudian, maka dampak dari implementasi &lt;em&gt;quantitative easing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; 2 juga sangat mungkin  akan mendongkrak harga emas di tahun 2011 atau bahkan sampai 2012 nanti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi penyebab utama yang menjadikan harga  emas melonjak sampai 30% dalam US$ tahun 2010, juga masih ada disana di  tahun 2011. Apakah dampaknya akan sekuat &lt;em&gt;quantitative easing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; 1 ?, waktu nanti yang  akan menjawabnya. Namun ketika &lt;em&gt;quantitative easing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; 1 diputuskan November  2008, tahun berikutnya (2009) harga emas dalam US$ naik 25%, dan tahun  berikutnya lagi (2010) naik hingga 30%. Itulah sebabnya ketika saya  membuat &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=545:enstimasi-konservatif-harga-emasdinar-2011&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;Estimasi  Konservatif Harga Emas/Dinar 2011&lt;/a&gt; dengan menggunakan statitstik 10  tahun dan 40 tahun, saya beri catatan khusus bahwa estimasi tersebut  tidak memasukkan dampak dari &lt;em&gt;quantitative easing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; 2 tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi kalau di estimasi konservatif harga  emas di akhir tahun 2011 ini saya prediksikan di kisaran US$ 1,500/Oz  s/d US$ 1,600,-/Oz, maka estimasi optimis-nya bila kita belajar dari  dampak &lt;em&gt;quantitative easing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; 1, &amp;nbsp;harga emas bisa saja mencapai US$ 1,780/Oz  di tahun 2011 dan US$ 2,300/Oz di tahun 2012.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas bagaimana dengan harga emas atau Dinar dalam Rupiah  ?. Kenaikan harga emas atau Dinar dalam Rupiah tahun 2010 yang tidak  setinggi kenaikanya dalam US$ adalah karena factor penguatan Rupiah  terhadap US$.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bila kurs rata-rata bulanan Desember 2009  adalah Rp 9,454/US$ , Desember 2010 ini rata-ratanya adalah Rp 9,024/US$  atau mengalami penguatan 4.5%.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Penguatan  yang sama tidak bisa kita harapkan untuk tahun 2011 ini karena akan  menurunkan daya saing ekspor kita, sebaliknya kecenderungan melemah ke  kisaran angka tahun sebelumnya (2009) atau di angka Rp 9,400-an lebih  memungkinkan bila negeri ini ingin terus menjaga surplus di neraca  perdagangannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Maka bila faktor &lt;em&gt;quantitative  easing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  2 dan sedikit pelemahan Rupiah ini yang kita gabungkan untuk membuat  estimasi optimis harga emas atau Dinar dalam Rupiah, maka harga emas  dalam Rupiah akan mencapai kisaran Rp 540,000/gram di tahun 2011 dan Rp  700,000/gram di tahun 2012. Dengan asumsi yang sama maka Dinar akan  berada di kisaran Rp 2,300,000,- tahun 2011 dan Rp 3,000,000 tahun 2012.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sebagaimana yang sering saya ungkapkan di  situs ini, tidak ada seorang-pun yang bisa tahu apa yang akan terjadi.  Jadi estimasi saya baik yang konservatif maupun yang optimistis bisa  saja keduanya salah. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-1623909396371246454?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/1623909396371246454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=1623909396371246454' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1623909396371246454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1623909396371246454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/12/harga-emasdinar-2010-review-2011.html' title='Harga Emas/Dinar : 2010 Review &amp; 2011 Outlook'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-8099941793857451321</id><published>2010-12-29T21:40:00.000-08:00</published><updated>2010-12-29T21:40:12.418-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter'/><title type='text'>Pilihan Investasi 2011 : Pilih Yang Bukan Buih</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Rabu, 29 December 2010 12:45&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bagi Anda yang punya  kelebihan uang dan masih bingung mau ditaruh dimana, Ada kabar baik  untuk Anda karena bisa jadi petunjuk itu sudah ada di sekitar Anda.  Salah satunya adalah&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dari surat Ar Ra’d ayat 17 yang  berbunyi : “&lt;em&gt;Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka  mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu  membawa buih yang mengembang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur  dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya  seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang  benar dan yang batil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang  tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia  tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpaman&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Masih belum bisa  menangkap ?,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;coba perhatikan salah satu kata kuncinya &lt;em&gt;“…adapun  yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi…&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;”. Jadi bila Anda  invest pada sesuatu yang bermanfaat bagi manusia, maka ia akan tetap  exist dan insyaAllah tidak akan merugi. Dalam ayat diatas disebutkan  yang bermanfaat itu adalah benda riilnya seperti air dan logam, yang  tidak bermanfaat adalah benda turunannya – yang adanya hanya sementara  yaitu buih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk lebih detilnya  saya beri contoh sebagai berikut.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Anda bisa investasi  jagung dengan membeli atau menyewa tanah kemudian menanaminya dengan  jagung.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bila Anda tidak memiliki skills, maka bisa saja  Anda mencari mitra yang tahu betul bagaimana bertanam jagung – kemudian  pada saat panen hasilnya dibagi antara Anda dengan mitra Anda. Anda bisa  rugi bila panenan gagal, dan tentu juga bisa untung bila panenan  berhasil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ada cara lain lagi menanam jagung, yaitu  membeli saham dari perusahaan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;publik perkebunan yang  bisnisnya menanam jagung. Bila uang yang Anda investasikan tersebut  benar-benar untuk menanam jagung, dan bagi hasil yang diberikan ke Anda  juga dari hasil panenan jagung. Maka ini insyaAllah masih juga termasuk  investasi sektor riil- meskipun tidak langsung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tetapi bila untung rugi Anda tidak ditentukan lagi oleh  berhasil tidaknya panenan jagung, tetapi oleh fluktuasi harga saham yang  tidak terkait langsung dengan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;kinerja penanaman jagung –  maka inilah yang termasuk buih-buih dalam investasi itu. Kita tahu bahwa  dalam bursa saham secara global, naik turunnya harga atau untung  ruginya investasi Anda di pasar saham lebih banyak didorong oleh  buih-buih ini ketimbang kinerja riil perusahaan. Mana yang lebih  menguntungkan dalam jangka panjang ?, tentu investasi benda riil yang  langsung bermanfaat bagi umat manusia, ketimbang buih-buihnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk gambaran konkritnya perhatikan  grafik dibawah.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Buih-buih investasi saya ambilkan dari dua  Index yang paling top di dunia yaitu &lt;em&gt;Dow Jones Industrial Average&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; (DJIA) dan S &amp;amp; P  500. Untuk mewakili investasi benda riil saya ambilkan pada harga  jagung, gandum dan emas. Karena lima item yang saya bandingkan ini  memiliki satuan yang berbeda-beda; maka saya index-kan lagi dengan  menyamakan &lt;em&gt;start&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya Januari 2006 pada angka 100. Perhatikan  hasilnya setelah 5 tahun !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Buih-buih Investasi" border="0" class="caption" height="328" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/buih.jpg" title="Source : Barchart.com" vspace="1" width="480" /&gt;Source : Barchart.com&lt;/div&gt;&amp;nbsp;   &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila Anda memiliki uang  Rp 5 juta dan di sebar ke 5 item investasi tersebut @ Rp 1 juta di awal  2006; maka uang Anda yang di perusahaan-perusahaan S &amp;amp; P 500 tidak  memberikan hasil apa –apa setelah 5 tahun atau uang Anda tetap Rp 1  juta. Uang Anda yang ditaruh di rata-rata perusahaan dalam &lt;em&gt;Dow Jones  Index&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  akan memberikan hasil sekitar 7% atau Rp 70,000,-.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yang Anda investasikan di Jagung memberikan hasil 200% atau  Rp 2,000,000,-. Yang di gandum memberikan hasil 134% atau Rp 1,340,000  dan yang di emas memberikan hasil Rp 177 % atau Rp 1,770,000,-. Semuanya  dalam waktu periode yang sama 5 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Maka dengan petunjuk Al-Qur’an dan bukti langsung di  lapangan tersebut, memilih investasi Anda tahun 2011 insyaAllah akan  jauh lebih mudah. Tinggal dipilah dan dipilih, mana yang buih dan mana  yang bukan – tinggalkan yang buih dan ambil yang riil. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-8099941793857451321?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/8099941793857451321/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=8099941793857451321' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8099941793857451321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/8099941793857451321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/12/pilihan-investasi-2011-pilih-yang-bukan.html' title='Pilihan Investasi 2011 : Pilih Yang Bukan Buih'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-3372397956908891110</id><published>2010-12-27T01:50:00.000-08:00</published><updated>2010-12-27T01:50:06.498-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='currency war'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><title type='text'>Enstimasi Konservatif Harga Emas/Dinar 2011</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jum'at, 24 December 2010 14:53&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Menjelang akhir tahun seperti ini pertanyaan  yang paling banyak sampai ke saya adalah bagaimana perkiraan harga emas&lt;span&gt;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;atau Dinar tahun depan. Jawaban saya tetap sama, tidak ada yang  tahu dengan pasti apa yang akan terjadi. Hanya untuk menjawab rasa  penasaran para penanya, melalui tulisan ini saya buat prediksi sederhana  yang sifatnya sangat konservatif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Saya menggunakan data  harga emas yang dibeli dengan US$ sejak dilepaskannya kaitan US$  terhadap emas yang ditandai oleh kejadian yang disebut &lt;em&gt;Nixon Shock&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; 15 Agustus 1971. Sejak  kejadian 40 tahun lalu tersebut, harga emas dalam US$ mengalami  kenaikan rata-rata sekitar 8.88% per tahun hingga kini. Maka bila kita  gunakan angka rata-rata kenaikan 40 tahun ini, harga emas akhir tahun  depan insyaAllah akan berada di kisaran US$ 1,500/Oz. Lihat ujung garis  merah pada grafik di bawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; font-size: 11px;"&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Emas 2011" border="0" class="caption" height="328" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/est2011.jpg" title="Estimasi Konservatif Harga Emas 2011 " vspace="1" width="480" /&gt;Estimasi Konservatif  Harga Emas 2011 &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Namun karena ada kecenderungan percepatan penurunan daya  beli US$ selama sepuluh tahun terakhir, khususnya lagi sejak krisis  akhir 2008 – maka apabila diambil angka rata-rata 10 tahun terakhir saja  – kenaikan harga emas dunia dalam US$ adalah 16.3% per tahun.  Berdasarkan kenaikan rata-rata pertahun selama 10 tahunan tersebut, maka  harga emas setahun kedepan dapat diprediksi akan berada di kisaran US$  1,600/Oz. Lihat ujung garis hijau pada grafik di atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi prediksi konservatif harga emas dunia tahun depan akan  berada di &lt;em&gt;range&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; US$ 1,500/Oz s/d US$ 1,600/Oz. Saya katakan ini prediksi  konsevatif karena murni mengandalkan statistik 10 tahun atau bahkan 40  tahun ke belakang – tanpa memperhatikan perubahan lingkungan ekonomi di  tahun-tahun terakhir ini. Realitanya nanti bisa saja yang terjadi jauh  lebih tinggi dari prediksi konservatif tersebut karena ada factor  kejadian luar biasa di ekonomi AS pada tahun 2011 – yaitu realisasi  ‘pencetakan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;uang dari awang-awang’ atau yang disebut &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=512:g-20-memberikan-noise-the-fed-memberikan-signal&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Quantitative Easing 2&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; – yang sudah diketok  palunya awal bulan November lalu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan  asumsi Rupiah juga akan sedikit melemah ke kisaran Rp 9,400/US$ tahun  2011 – karena bila terus perkasa ekspor kita yang akan terganggu – maka  harga emas dalam Rupiah estimasi konservatif-nya setahun mendatang akan  berada di kisaran Rp 460,000/gram s/d Rp 490,000/gram, atau mengalami  kenaikan sekitar 11%-19%&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dari harga emas sekarang yang  berada di kisaran Rp 410,000/gram. Dengan dasar perhitungan yang sama,  maka Dinar setahun kedepan insyaallah akan berada di kisaran harga Rp  1,940,000/Dinar s/d Rp 2,070,000/Dinar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan dasar perhitungan yang konservatif inipun apresiasi  harga emas atau Dinar setahun kedepan masih akan memberikan hasil lebih  dari dua kali lipat bila dibandingkan dengan tingkat bagi hasil deposito  atau tabungan yang diberikan oleh dunia perbankan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Namanya juga estimasi, maka saya bisa saja keliru….tetapi  setidaknya inilah angka yang bisa saya berikan bagi para penanya agar  tidak penasaran. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-3372397956908891110?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/3372397956908891110/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=3372397956908891110' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/3372397956908891110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/3372397956908891110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/12/enstimasi-konservatif-harga-emasdinar.html' title='Enstimasi Konservatif Harga Emas/Dinar 2011'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-4985696095564792929</id><published>2010-12-14T23:17:00.000-08:00</published><updated>2010-12-14T23:17:35.463-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik secara eksponensial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gold wars'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='quantitative easing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hyperinflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><title type='text'>Apa Yang Terjadi Dengan Harga Emas Bila Terjadi Hyperinflasi</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Minggu, 12 December 2010 14:55&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Hyperinflasi  terjadi bila otoritas moneter suatu negeri mencetak uang terus menerus  tanpa dibarengi dengan pertumbuhan yang proporsional terhadap produksi  barang dan jasa. Perilaku demikian tidak hanya terjadi di negara yang  tegolong terbelakang seperti Zimbabwe yang harus membuang 12 angka nol  dari uang lamanya 2 Februari 2009 lalu karena inflasi tahunan negeri itu  mencapai 89.7 &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sextillion"&gt;&lt;span style="color: #0046b0; text-decoration: none;"&gt;sextillion&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  (10&lt;sup&gt;21&lt;/sup&gt;) percent atau 89,700,000,000,000,000,000,000; tetapi  bisa terjadi di mana saja – termasuk di negara adikuasa sekalipun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Hal ini dapat kita  tengok dari sejarah abad lalu ketika terjadi inflasi besar-besaran di  salah satu negara adikuasa pada jamannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Pada akhir 1923 misalnya, pemerintahan Weimar Republic of  Germany mengeluarkan uang dengan nominal 100,000,000,000,000 (seratus  trilyun) – yang saat itu nilainya kurang lebih hanya setara US$ 25,-.  Begitu buruknya inflasi negeri itu, sampai orang yang akan membeli roti  harus membawa kereta dorong – bukan untuk membawa rotinya tetapi untuk  membawa uangnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Pasca Perang Dunia II;  inflasi di Hungaria pernah mencapai 41,900,000,000,000,000% (4.19 × 10&lt;sup&gt;16&lt;/sup&gt;%  atau 41.9 quadrillion percent), sampai-sampai pada pertengahan 1946  harga barang-barang di negeri itu naik berlipat dua kalinya setiap 13.5  jam. Pekerja yang habis menerima gaji harus berlari cepat-cepat  membelanjakan uangnya karena bila tidak uang mereka segera basi – rusak  daya belinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Apa yang bisa kita tarik  dari ketiga kejadian tersebut sesungguhnya ?, bahwa dalam situasi  hyperinflasi – uang kertas benar-benar kehilangan maknanya. Lantas apa  yang bisa menjadi ukuran atau takaran yang tetap akurat untuk menentukan  harga saat itu ?. Apalagi kalau bukan emas atau perak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Perhatikan grafik dibawah untuk kasus Jerman tersebut diatas  yang datanya tersimpan dengan baik. Selama sepuluh tahun sebelum  hyperinflasi terjadi sampai puncak hyperinflasi, &lt;em&gt;wholesale price  index&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;  negeri itu naik sampai 1,000,000,000,000,- atau satu trilyun kali-nya.  Tetapi kenaikan harga-harga ini bila diukur dengan emas – hanya  ber-fluktuasi stabil di rentang angka 0.6 – 1.6 atau hanya naik turun  karena mekanisme pasar&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;supply &amp;amp; demand&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; semata.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Hyperinflasi" border="0" class="caption" height="325" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/hyper1.jpg" title="Source : National Inflation Association" vspace="1" width="480" /&gt;Source : National  Inflation Association&lt;/div&gt;&amp;nbsp;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Fungsi emas dan perak  sebagai proteksi nilai yang adil terbukti efektif ketika hyperinflasi  yang paling parah sekalipun terjadi. Perhatikan grafik kedua dibawah  yang menunjukkan kenaikan harga emas dan perak pada tahun-tahun  hyperinflasi di Jerman tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Hyperinflasi" border="0" class="caption" height="319" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/hyper2.jpg" title="Source : national Inflation Association" vspace="1" width="480" /&gt;Source : national  Inflation Association&lt;/div&gt;&amp;nbsp;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Saat  ini kita memang tidak hidup di era hyperinflasi, namun dunia seperti  tersandera oleh &lt;em&gt;reserve currency&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; global yang benama US$. Siapa yang  percaya bahwa perilaku otoritas moneter negeri itu tidak akan membawa  bencana financial global – padahal mereka&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sudah dua kali  dengan cerdiknya mencetak uang dari awang-awang dalam jumlah yang sangat  besar – terus diberi nama yang indah &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=512:g-20-memberikan-noise-the-fed-memberikan-signal&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;quantitative  easing&lt;/a&gt; ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Belajar dari apa yang  terjadi di Jerman abad lalu dengan lonjakan harga tersebut, siapa yang  bisa menjamin bahwa Ben Bernanke-nya the Fed Amerika tidak akan  menjerumuskan warga dunia ke era yang kurang lebih sama ?. Kalau di  Amerika sendiri sampai ada &lt;a href="http://www.inflation.us/"&gt;National  Inflation Association (NIA)&lt;/a&gt; yaitu lembaga swadaya masyarakat yang  tujuannya adalah menyiapkan warga Amerika untuk siap menghadapi  hyperinflasi; lantas kita yang tidak tahu menahu dan sama sekali tidak  harus terkait dengan Amerika dan uang Dollar-nya masak mau jadi  korbannya begitu saja. Ndak lah yao...!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-4985696095564792929?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/4985696095564792929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=4985696095564792929' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4985696095564792929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4985696095564792929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/12/apa-yang-terjadi-dengan-harga-emas-bila.html' title='Apa Yang Terjadi Dengan Harga Emas Bila Terjadi Hyperinflasi'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-5082116857595578370</id><published>2010-12-10T18:04:00.000-08:00</published><updated>2010-12-10T18:04:15.722-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lindung nilai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><title type='text'>Bisa Cetak Uang, BI Yakin Takkan Bangkrut</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Jimbaran&lt;/strong&gt; - Defisit anggaran kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) 2011 sebesar Rp 49 triliun merupakan hal yang biasa. Bank sentral menyatakan sebagai otoritas moneter tidak bisa bangkrut karena dapat mencetak uang sebanyak-banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah mengatakan apa yang harus dilakukan oleh bank sentral adalah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, sehingga defisit yang terjadi adalah hal yang lumrah dilakukan sebuah otoritas moneter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bank sentral sebenarnya tidak bisa bangkrut, kita bisa mencetak uang. Yang namanya bank sentral itu ketika dimulai dari nol itu adalah memang mencetak uang," ujar Halim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyampaikan hal itu ketika ditemui disela acara South East Asia Central Banks (Seacen)-Seminar yang bertemakan "Optimal Central Banking For Financial Stability", di Hotel Intercontinental, Jimbaran, Bali, Jumat (10/12/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, yang dilakukan bank sentral saat ini adalah semata-mata adalah mengendalikan ekses likuiditas yang tengah membanjir. Oleh sebab itu, lanjut Halim, bank sentral menerbitkan surat utang yang ongkos moneternya harus ditanggung lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu memang yang dilakukan Bank Indonesia demi kepentingan stabilisasi untuk kepentingan pertumbuhan. Kondisi sekarang karena Bank Indonesianya itu aktif mengupayakan agar ekses likuiditas tidak berlebih, supaya tidak kemana-mana. Kalau kita lepas, uang beredar bisa banyak sekali. Ini juga merupakan stabilisasi, stabilitas sebagai prasyarat pembangunan yang berkelanjutan. Tentu ada biayanya," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengharapkan, jika kedepan kondisi ekonomi membaik maka ekses likuiditas yang diserap BI bisa dilepas perlahan. Sehingga ekses tersebut dapat digunakan untuk mendorong perekonomian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sementara ini kalau belum, kita terpaksa nyedot dulu. BI tidak ada yang nyuruh seperti ini, ini demi kepentingan stabilitas mandat kita," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halim menegaskan, defisit yang terjadi saat ini sangat baik karena dalam rangka menjaga stabilitas moneter dan ekonomi yang keseluruhan. "Ini defisit baik, bukan karena BI boros," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BI sendiri, sambung Halim, telah bersiap mendapatkan kerugian yang besar akibat melakukan stabilisasi untuk mengurangi dampak negatif dari capital inflow yang membanjiri Indonesia. Seiring dengan meningkatnya tekanan capital inflow tersebut Halim mengatakan BI akan menerbitkan instrumen-instrumen guna menahan hot money tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akan ada instrumen-instrumen lain yang menyusul seperti kebijakan untuk menaikkan GWM valas," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Halim, defisit ini terjadi juga di beberapa Bank sentral seperti Chili yang juga mengalami defisit selama 10 tahun. Namun defisit bank sentral itu ternyata tidak mempengaruhi kondisi perekonomian negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan itu tidak ada masalah, ekonominya naik terus. Bank sentral banyak yang kena krisis defisit," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti, Halim menegaskan kebijakan yang diambil bank sentral tidak semata-mata hanya mempertimbangkan defisit dari bank sentral. BI juga harus memikirkan kepentingan yang lebih luas dalam hal ini perekonomian negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada dasarnya BI tidak boleh sebetulnya ketika mengambil kebijakan memikirkan dirinya sendiri atau memikirkan akan defisit. Yang kita pikirkan adalah kepentingan yang lebih luas," imbuh Halim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, BI mengusulkan defisit anggaran kebijakan di tahun 2011 sebesar Rp 49 triliun. Angka tersebut meningkat 32,4% jika dibandingkan dengan defisit anggaran kebijakan bank sentral di 2010 yang sebesar Rp 37 triliun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;=====&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa komentar yang masuk banyak yang berfikir kalau daya beli masyarakan hancur karena begitu mudahnya mencetak uang, disamping "kesia-siaan" masyarakat bekerja memperoleh uang, namun daya beli uang tersebut secara perlahan tapi pasti akan terus berkurang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Solusi atau tindakan kita sebagai bagian pengguna mata uang fiat adalah beralihkan ke &lt;a href="http://matauangdinar.blogspot.com/"&gt;mata uang dinar&lt;/a&gt; yang sudah terbukti tahan terhadap penurunan daya beli, selain itu mulailah untuk mempunyai usaha sektor riil yang akan melindungi aset dari penurunan nilai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber : http://www.detikfinance.com/read/2010/12/10/155702/1521909/5/bisa-cetak-uang-bi-yakin-takkan-bangkrut?f9911033 &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-5082116857595578370?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/5082116857595578370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=5082116857595578370' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5082116857595578370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/5082116857595578370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/12/bisa-cetak-uang-bi-yakin-takkan.html' title='Bisa Cetak Uang, BI Yakin Takkan Bangkrut'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-9209935611254731284</id><published>2010-12-08T06:21:00.000-08:00</published><updated>2010-12-08T06:21:28.171-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik secara eksponensial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='invest dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga dinar'/><title type='text'>Kapan Harga Emas Menjadi Terlalu Tinggi Untuk Dibeli</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Selasa, 07 December 2010 07:47&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sekitar dua bulan lalu ketika harga emas dunia mendekati US$ 1,300/Oz yang menurut sebagian orang sudah ketinggian,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;saat itu saya membuat tulisan dengan judul &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=485:harga-emas--tinggi-tetapi-tidak-ketinggian&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Harga Emas Tinggi Tetapi Tidak Ketinggian&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.  &amp;nbsp;Pagi ini harga emas dunia sudah mencapai US$ 1,424/Oz atau naik  sekitar US$ 125/Oz sejak tulisan tersebut saya buat, pertanyaanya adalah  apakah kini harga emas tersebut sudah menjadi ketinggian ?. Jawaban  saya tetap belum. Lantas bagaimana caranya mengetahui kapan harga emas  dunia menjadi terlalu tinggi untuk dibeli ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Begini,  emas adalah uang hakiki sepanjang zaman. Saat ini uang hakiki tersebut  nilainya - secara keliru – ditakar dengan uang fiat yang bisa dengan  begitu mudah dicetak atau diketik dari awang-awang. Tetapi bolehlah  untuk sementara karena uang fiat yang saat ini digunakan untuk membeli  apapun di dunia – termasuk untuk membeli emas – maka untuk keperluan  menjawab pertanyaan tersebut diatas saya gunakan uang kertas juga untuk  menakar harga emas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Saya  mencoba mencari formula yang lebih baru, namun sejak kejadian Nixon  Shock 1971 rupanya tidak ada lagi yang mengembangkan teori hubungan  antara uang kertas dengan emas. Maka saya gunakan teori pra 1971 untuk  melihat hubungan ini,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;saya gunakan apa yang disebut persamaan Breton Woods yaitu&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;The Value of Money = (Monetary Base : Official Gold Holdings ).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;em&gt;Monetary base&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; adalah uang yang beredar plus &lt;em&gt;reserve&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;. &lt;em&gt;Reserve &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;adalah uang bank yang ada di bank sentral dan uang yang ada di brankas perbankan. &lt;em&gt;Official Gold Holdings&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; adalah cadangan emas yang dimiliki oleh bank sentral.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Nah  sekarang kita akan menggunakan formula tersebut untuk menentukan pada  tingkat berapa harga emas menjadi terlalu tinggi untuk dibeli dengan  uang kertas. Untuk mengaplikasikan teori tersebut saya perlu data &lt;em&gt;Monetary base US Dollars&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dan cadangan emas yang dimiliki Amerika. Untuk monetary base saya lebih bercaya data dari &lt;em&gt;Shadow Government Statistic&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; seperti pada grafik dibawah. Posisinya saat ini berada di kisaran US$ 2 trilyun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 407px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Monetary Base US$" border="0" class="caption" height="262" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/monetarybase.jpg" title="Monetary Base US$" vspace="1" width="407" /&gt;Monetary Base US$&lt;/div&gt;&amp;nbsp;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk cadangan emas resmi pemerintah saya ambil dari datanya &lt;em&gt;World Gold Council&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang untuk AS saat ini menunjukkan angka 8,133.5 ton atau&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;261 juta Oz.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Jadi untuk US$ , &lt;em&gt;the value of Money&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya saat ini adalah =&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;US$ 2 trilyun/261 juta Oz atau 7,663 US$/Oz. Artinya apa angka ini ?.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bila  harga emas tersebut saat ini dapat melampaui angka US$ 7,663/Oz – baru  harga emas dunia menjadi terlalu mahal untuk dibeli dengan US$.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tetapi  karena angka ini dinamis, pembilangnya (monetary base) cenderung  bertambah sedangkan penyebutnya cenderung tetap (Official Gold Holdings)  ; maka angka tersebut diatas akan cenderung naik terus dari waktu ke  waktu. Perhatikan grafik dibawah yang dibuat oleh perusahaan asset  management terkenal &lt;em&gt;QB Assets management&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.  Dalam sejarah dunia modern, hanya pernah sekali harga emas ini terlalu  mahal untuk dibeli dengan uang US$ yaitu pada tahun 1980 (perhatikan  grafik biru yang berada dibawah grafik kuning tahun 1980 ).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Shadow Gold Price" border="0" class="caption" height="340" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/qbam.jpg" title="Shadow Gold Price by QBAM" vspace="1" width="480" /&gt;Shadow Gold Price by QBAM&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dari  grafik tersebut diatas kita juga bisa melihat, bahwa sejauh mata kita  memandang – kita belum bisa melihat harga emas ini akan ketinggian untuk  dibeli dengan US$. Saya kesulitan menyimpulkannya dalam bahasa  Indonesia, tetapi ada bahasa jawa yang pas untuk ini yaitu &lt;em&gt;tangeh lamun&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; – untuk menggambarkan sesuatu yang amat sangat kecil peluangnya. Jadi &lt;em&gt;tangeh lamun&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; (sangat-sangat kecil peluangnya) harga emas menjadi terlalu mahal untuk dibeli dengan US$ kapan-pun. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas bagaimana dengan harga emas dalam Rupiah ?, ya &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;sami mawon&lt;/span&gt; – lha wong US$ dan Rupiah ini satu guru satu ilmu... Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-9209935611254731284?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/9209935611254731284/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=9209935611254731284' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/9209935611254731284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/9209935611254731284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/12/kapan-harga-emas-menjadi-terlalu-tinggi.html' title='Kapan Harga Emas Menjadi Terlalu Tinggi Untuk Dibeli'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-4553122156478751748</id><published>2010-12-01T20:07:00.000-08:00</published><updated>2010-12-01T20:07:45.797-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='grafik emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cadangan emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='currency war'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><title type='text'>Harga Emas: Maukah Anda Terlibat Dalam Pembiayaan Perang</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kamis, 02 December 2010 08:09&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Beberapa pekan  ini dunia dihantui ancaman perang yang cukup serius di semenanjung  Korea. Meskipun yang berseteru hanya dua saudara yang seharusnya  serumpun, bila perang ini benar-benar pecah dalam skala yang lebih besar  dampaknya akan merembet ke seluruh dunia. Bukan hanya karena  masing-masing Korea (Utara dan Selatan) di back-up oleh  kekuatan-kekuatan militer besar dunia, tetapi dalam era informasi&lt;span&gt;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;ini – pasar mudah sekali terguncang oleh berbagai isu – apalagi  bila isu itu berupa perang besar yang melibatkan kekuatan-kekuatan  besar. Nah bagaimana (ancaman) perang ini akan berpengaruh langsung pada  harga emas dunia ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ada dua sisi dimana  &lt;a href="http://matauangdinar.blogspot.com/"&gt;harga emas&lt;/a&gt; akan terdorong langsung oleh (ancaman) perang. Sisi pertama  adalah yang bersifat psikologi pasar sedangkan yang kedua adalah biaya  perang itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ketika perang masih  bersifat ancaman-pun, pasar sudah akan bergejolak hari demi hari. Pasar  akan merasa tidak aman sehingga akan ada kebutuhan tempat berlabuh  investasi yang lebih aman, emas adalah salah satunya.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kenaikan  kebutuhan emas untuk &lt;em&gt;safe haven&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ini tentu akan mendorong harga naik  karena &lt;em&gt;supply&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; emas relatif tidak bertambah. Pendorong yang bersifat  psikologis ini sifatnya sementara, maka dampaknya pada naik turunnya  harga emas juga sementara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yang lebih serius  dampaknya dan bersifat jangka panjang adalah biaya perang itu sendiri.  Bagaimana negara-negara membiayai perang, ini yang menarik untuk di  cermati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ketika Amerika terlibat dalam perang 20  tahun di Vietnam (1 November 1955 – 30 April 1975), perang ini memaksa  negeri itu meninggalkan &lt;em&gt;Breton Woods agreement&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang digagasnya sendiri  sejak akhir perang Dunia II. Bagaimana ini bisa terjadi ?, ketika rezim  Breton Woods masih mengikat negara-negara dunia termasuk Amerika –  seharusnya Amerika tidak bisa mencetak uang US$-nya kecuali di &lt;em&gt;back-up&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; langsung dengan emas  yang setara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dalam kondisi perang  yang tidak popular di negaranya seperti keterlibatan Amerika dalam  perang Vietnam tersebut diatas, tentu penguasa Amerika saat itu tidak  mudah untuk mengajak rakyatnya secara terang-terangan untuk membiayai  perang yang anggarannya luar biasa besar. Lantas bagaiamana mereka  membiayainya ?, dengan secara sembunyi-sembunyi membiayainya melalui  inflasi – yaitu uang kertas yang mudah dicetak – yang sebenarnya saat  itu masih terlarang oleh perjanjian Breton Woods.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tetapi tidak ada cara lain, inflasi adalah pajak tersembunyi  yang siapapun pengguna uang kertas US$ saat itu tidak akan bisa lari  dari dampak inflasi ini. Maka sejatinya, meskipun rakyat Amerika sendiri  sebagian sangat membenci perang Vietnam karena mengorbankan ayah-ayah  mereka, anak-anak laki-laki mereka dan suami-suami mereka untuk hal yang  sebenarnya tidak berguna bagi negeri itu – tetapi tanpa disadari mereka  rame-rame ikut membiayai perang tersebut yaitu melalui inflasi tadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Nah ketika mencetak uang sembarangan masih  terlarang saja – mereka sudah mencetak berlebihan, apalagi setelah  ikatan tersebut dilepas melalui &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=520:ketika-presiden-amerika-menggantikan-bonanza&amp;amp;catid=39:ekonomi-makro&amp;amp;Itemid=88"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Nixon Shock 1971&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;. Karena lepasnya  ikatan inilah maka meskipun resminya perang vietnam sudah berakhir tahun  1975, dampak perang ini masih ikut melambungkan inflasi hingga lima  tahun berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Perhatikan grafik  dibawah, keterlibatan Amerika dalam perang Vietnam sampai 1971 tidak  nampak berpengaruh terhadap inflasi harga emas – karena resminya saat  itu US$ harus dapat langsung di &lt;em&gt;convert&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; menjadi emas dalam  perjanjian Bretton Woods. Dampak ini baru muncul setelah mereka  mengingkari perjanjian yang digagasnya sendiri ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="US War" border="0" class="caption" height="313" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/war.jpg" title="US War and Gold Price" vspace="1" width="480" /&gt;US War and Gold Price&lt;/div&gt;&amp;nbsp;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kemudian lihat apa yang terjadi pasca 2001  ketika secara membabi buta Amerika menceburkan diri pada perang  Afghanistan dan Iraq, dampak inflasi terhadap harga emas tersebut sama  sekali tidak lagi bisa disembunyikan. Jadi bisa dibayangkan bila medan  perang mereka bertambah dengan Korea dan entah mana lagi yang menjadi  pertarungan berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Memang bukan hanya biaya  perang ini yang memicu inflasi Amerika; tetapi melihat besarnya biaya  perang yang mereka keluarkan sejak&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;2001 – &lt;a href="http://costofwar.com/"&gt;per pagi ini angkanya mencapai US$  1,115,618,701,305 dan terusbertambah setiap detik&lt;/a&gt;; maka kontribusi  biaya perang ini tentu sangat significant pada penurunan daya beli uang  kertas negeri itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dari grafik tersebut  sebenarnya kita juga bisa belajar banyak, bahwa sesungguhnya perang itu  mahal dan rakyat terpaksa harus memikulnya dengan pajak tersembunyi yang  namanya inflasi.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kalau masih rakyatnya sendiri yang  memikul mungkin tidak&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;terlalu masalah, tetapi kalau rakyat  negara-negara lain yang juga ikut memikul – ini baru masalah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ketika Anda memiliki tabungan dalam bentuk  US$, asuransi dengan denominasi US$ dan bahkan cadangan devisa negeri  ini&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;juga dalam bentuk US$ - maka sejatinya kita ikut  terlibat membiayai seluruh perang-perang yang dilakukan oleh negara yang  mata uangnya US$ tersebut . Dalam bentuk apa ? dalam bentuk pajak  tersembunyi atau inflasi – yang ditanggung oleh seluruh pemegang US$  dalam bentuk apapun namanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi mengapa kita harus  ikut membiayai perang-perang ini dengan memegang US$ ?, lha wong kalau  bisa memilih – sebagian rakyat Amerika sendiri tidak akan mau kok  membiayai perang yang sejatinya bukan perang mereka tersebut. Wa Allahu  A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-4553122156478751748?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/4553122156478751748/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=4553122156478751748' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4553122156478751748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/4553122156478751748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/12/harga-emas-maukah-anda-terlibat-dalam.html' title='Harga Emas: Maukah Anda Terlibat Dalam Pembiayaan Perang'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-9038099256451831636</id><published>2010-11-26T19:51:00.000-08:00</published><updated>2010-11-26T19:51:37.442-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik secara eksponensial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='grafik emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inflasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='deret fibonanci'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga dinar'/><title type='text'>Deret Fibonacci dan Teori Peluruhan Untuk Menduga Harga Emas 10 Tahun Mendatang</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kamis, 18 November 2010 05:42&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tentang teori &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/2007/12/kehancuran-uang-kertas-mengikuti-deret.html"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;deret Fibonacci&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, saya pernah menulisnya  hampir tiga tahun lalu untuk menggambarkan penurunan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;nilai  mata uang kertas. Kemudian saya juga telah menulis tentang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=378:menduga-sisa-nilai-uang-kertas-dengan-teori-peluruhan&amp;amp;catid=40:uang-fiat&amp;amp;Itemid=91"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;teori peluruhan eksponensial&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; sekitar 8 bulan lalu  untuk menguatkan hal yang sama. Kini saya akan menggunakan dua teori  tersebut untuk menjawab salah satu pertanyaan pembaca setia situs ini,  yaitu seperti apa kiranya harga emas sepuluh tahun dari sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sebelum saya uraikan  aplikasi dari teori-teori tersebut, perlu saya jelaskan bahwa tidak ada  seorang ahli-pun di dunia yang bisa mengetahui dengan pasti apa yang  akan terjadi di masa yang akan datang – demikian pula dengan saya. Yang  saya lakukan hanyalah mengolah data statistik harga emas dan nilai tukar  Rupiah, kemudian menggunakannya dengan asumsi – bahwa  peristiwa-peristiwa yang akan datang – tidak jauh berbeda dengan apa  yang sudah pernah terjadi sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk  menduga harga emas 10 tahun yang akan datang, saya gunakan statistik  harga emas dalam US$/Oz dan dalam Rp/Gram selama 40 tahun terakhir 1970 –  2010 yang sudah saya muat dalam tulisan tanggal &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=508:dinar-sebagai-yardstick-kemakmuran-dan-perencanaan-keuangan&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;1 November 2010 di situs ini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dari statistik tersebut diatas, kita tahu bahwa seama 40  tahun terakhir – harga emas dunia rata-rata 2010 (sampai Oktober) dalam  US$/Oz telah mengalami kenaikan sebesar 33 kali dibandingkan harga emas  rata-rata tahun 1970; atau dalam Rupiah selama periode yang sama harga  emas telah mengalami kenaikan sebesar 749 kali.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dari data  ini bila kita konversikan dengan bilangan Fibonacci (perkalian 1.618)  dan waktu paruh US$ maupun Rupiah (yang berarti perkalian&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;2.0  untuk harga emas) ; maka selama&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;40 tahun terakhir dapat  kita sarikan dalam tabel dibawah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 357px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Deret Fibonacci" border="0" class="caption" height="166" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/estimatedgold2.jpg" title="Deret Fibonacci dan Teori Peluruhan Untuk Menduga Harga Emas 10 Tahun Mendatang..." vspace="1" width="357" /&gt;Deret Fibonacci dan Teori Peluruhan  Untuk Menduga Harga Emas 10 Tahun Mendatang...&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Cara membaca tabel diatas&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;adalah  sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dalam kurun waktu  1970-2010; harga emas dalam US$ telah mengalami frekwensi Fibonacci  sebanyak 7.05 dan dalam Rupiah sebanyak 13.5.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Rentang waktu (return  period) dari satu titik Fibonacci ke titik berikutnya rata-rata selama  40 tahun terakhir &amp;nbsp;dalam US$ adalah 5.67 tahun sedangkan dalam Rupiah  2.96 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dalam kurun waktu 1970-2010; harga emas bila  dibeli dengan mata uang kertas telah berlipat dua (daya beli uang US$  maupun Rupiah tinggal separuh) sebanyak 4.85 kali (US$) dan 9.40 kali  (Rupiah)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Selama  40 tahun terakhir, waktu paruh rata-rata mata uang kertas&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;adalah  8.25 tahun untuk US$ dan 4.26 tahun untuk Rupiah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dari rangkuman angka-angka statistik tersebut, dapat kita  gunakan secara sederhana untuk menghitung berapa kira-kira harga emas  sepuluh tahun yang akan datang baik dalam US$ maupun dalam Rupiah –  dengan asumsi bahwa tidak terjadi pemburukan ekonomi dunia yang lebih  parah dibandingkan dengan apa yang terjadi selama 40 tahun terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Deret Fibonacci dan Teori Peluruhan Untuk Estimasi Harga Emas 10 Tahun" border="0" class="caption" height="329" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/estimatedgold.jpg" title="Deret Fibonacci dan Teori Peluruhan Untuk Estimasi Harga Emas 10 Tahun" vspace="1" width="480" /&gt;Deret Fibonacci dan Teori Peluruhan Untuk Estimasi Harga  Emas 10 Tahun&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan menggunakan  pendekatan deret Fibonacci Harga Emas rata-rata&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;10 tahun  yang akan datang dapat dihitung dari harga emas rata-rata tahun ini&lt;span&gt;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;x kelipatan Fibonacci (1.618) ^ (10 /return period Fibonacci).  Hasilnya untuk US$ adalah US$ 2,789/Oz&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dan dalam Rupiah  adalah Rp 1,822,985/gram.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila kita gunakan teori  peluruhan, maka harga emas rata-rata 10 tahun yang akan datang adalah  sama dengan harga emas rata-rata tahun ini x 2 ^ (10/waktu paruh).  Hasilnya untuk US$ adalah US$ 2,768/Oz dan dalam Rupiah adalah Rp 1,  831,898/gram.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk memberi gambaran  seberapa tinggi harga-harga tersebut dapat dibandingkan dengan tabungan  US$ maupun tabungan Rupiah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila Anda menabung US$ 1,194 tahun ini (harga  rata-rata emas dunia 2010 untuk 1 Oz), dengan hasil bersih rata-rata 1 %  misalnya; maka 10 tahun yang akan datang uang Anda hanya menjadi US$  1,319. Uang yang sama yang Anda rupakan emas menjadi antara US$ 2,768 –  US$ 2,789 atau naik sekitar &amp;nbsp;2.2 kali dibandingkan dengan tabungan US$  Anda. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila Anda menabung Rp  359,000 (setara dengan harga 1 gram emas rata-rata tahun ini), maka bila  tingkat hasil bersih rata-rata 6 % , setelah 10 tahun uang Anda akan  menjadi Rp 749,000. Jumlah uang yang sama bila dirupakan emas akan  bernilai antara&amp;nbsp;Rp 1,822,985 -&amp;nbsp;Rp 1,831,898 &amp;nbsp; &amp;nbsp;atau kurang lebih 2.6  kali dibandingkan yang ditabung dalam Rupiah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dari angka-angka diatas kita kemudian juga bisa menghitung  pula bahwa harga Dinar saat itu (2020) insyaAllah akan berada di rentang  rata-rata antara Rp 7,812,252/Dinar s/d Rp 7,850,445/Dinar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Estimasi tersebut diatas adalah estimasi  konservatif karena berasumsi bahwa tidak terjadi percepatan pemburukan  ekonomi dunia dalam 10 tahun kedepan. Padahal kita tahu sejak beberapa  tahun terakhir misalnya, daya beli US$ cenderung memburuk dengan cepat  setelah berbagai langkah &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Quantitative Easing&lt;/span&gt; yang dilakukan oleh &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Federal Reserve&lt;/span&gt;-nya.&lt;span&gt;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;Jadi lebih besar peluang harga emas dunia untuk lebih tinggi  dari perhitungan-perhitungan tersebut diatas – ketimbang peluangnya  untuk lebih rendah.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-9038099256451831636?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/9038099256451831636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=9038099256451831636' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/9038099256451831636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/9038099256451831636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/11/deret-fibonacci-dan-teori-peluruhan.html' title='Deret Fibonacci dan Teori Peluruhan Untuk Menduga Harga Emas 10 Tahun Mendatang'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-6222311277750765877</id><published>2010-11-26T19:50:00.000-08:00</published><updated>2010-11-26T19:50:01.326-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik secara eksponensial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga dinar'/><title type='text'>Menduga Masa Depan Harga Emas Dari Neraca Perdagangan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kamis, 11 November 2010 06:33 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Ketika krisis  moneter melanda negeri ini tahun 1997/1998, ekonomi kita seperti luluh  lantak. Pemutusan hubungan kerja meraja lela, banyak perusahaan yang  harus tutup dan bahkan sampai kini Anda masih bisa menyaksikan korbannya  berupa kota hantu di daerah Sentul.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Suatu komplek yang  semula direncanakan menjadi komplek perumahan mewah, semasa krisis  moneter ditinggalkan pengembang dan calon pembelinya dengan menyisakan  puing-puing bekas penjarahan.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Namun obat yang begitu pahit  bagi bangsa ini tersebut, ternyata menyembuhkan suatu penyakit kronis  yang disebut defisit dalam neraca perdagangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Neraca Perdagangan RI 1980 - 2010 (s/d Juli 2010)" border="0" class="caption" height="395" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/ind-bal.jpg" title="Neraca Perdagangan RI 1980 - 2010 (s/d Juli 2010)" vspace="1" width="480" /&gt;Neraca Perdagangan RI 1980 - 2010 (s/d Juli  2010)&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dari grafik di atas  kita tahu bahwa selama belasan tahun sebelum krisis, Indonesia selalu  mengalami defisit dalam neraca perdagangannya.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Hanya  setelah krisis moneter melanda, tiba-tiba kita menjadi surplus hingga  kini. Lho kok bisa ?. Apakah industri kita lebih efisien sehingga lebih  mampu bersaing dengan pasar global ?, apakah kita ada inovasi teknologi  baru ?, produk ekspor unggulan baru ?, pasar tujuan ekspor baru ?. Tidak  juga demikian !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kita menjadi tiba-tiba  mampu bersaing karena nilai uang kita menjadi sangat rendah bila  dibandingkan dengan rata-rata nilai daya beli uang negara-negara lain.  Bila gaji buruh, pegawai dan bahkan direksi tiba-tiba nilainya tinggal  seperempatnya karena nilai mata uang kita yang jatuh (1998); demikian  pula dengan ongkos kandungan local dari industri-industri kita –  pastilah produk-produk ekspor kita menjadi sangat kompetitif dari sisi  harga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dari pengalaman Indonesia men-terapi  penyakit kronisnya tersebut; kita tahu bahwa secara efektif kita bisa  sembuh dari penyakit kronis defisit neraca perdagangan melalui kejatuhan  nilai mata uang Rupiah kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Nah  apa hubungannya neraca perdagangan ini dengan harga emas dunia ?.  Karena harga emas dunia saat ini dinilai dengan US$, maka&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;kita  bisa menduga nasib harga emas dunia tersebut dari apa yang kiranya akan  terjadi dengan daya beli US$ itu sendiri. Sekarang perhatikan grafik  dibawah yang menunjukkan neraca perdagangan Amerika selama 30 tahun  terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Neraca Perdagangan AS 1980-2010 (s/d Agustus 2010)" border="0" class="caption" height="395" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/usa-bal.jpg" title="Neraca Perdagangan AS 1980-2010 (s/d Agustus 2010)" vspace="1" width="480" /&gt;Neraca Perdagangan AS 1980-2010 (s/d Agustus  2010)&lt;/div&gt;&amp;nbsp;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Mirip Indonesia sebelum  krisis 1997/1998 ; Amerika ternyata juga telah menderita penyakit  kronis defisit neraca perdagangan selama belasan tahun hingga kini.&lt;span&gt;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;Penyakit kronis inilah yang dengan setengah mati diupayakan oleh  Obama antara lain melalui kunjungannya ke &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=516:obama-dan-misi-memeras-air-dari-batu&amp;amp;catid=39:ekonomi-makro&amp;amp;Itemid=88"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;India dan Indonesia kemarin ini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sebagai ‘salesman’ yang berhasil memukau publik  negara-negara yang dikunjunginya, bisa saja kunjungan-kunjungan tersebut  akan meningkatkan ekspor Amerika ke negara-negara yang telah  dikunjunginya. Namun peningkatan ini akan sulit sekali menyembuhkan  penyakit kronis yang sudah menahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas  apa solusi yang efektif yang harus ditempuh Amerika ?, karena  presidennya pernah belajar di Indonesia selama 4 tahun semasa kecil –  harusnya Amerika kali ini juga mau belajar dari pengalaman Indonesia  mengatasai penyakit yang sama sebelum 1997/1998 – bahwa terapi yang  paling efektif untuk seketika membalik posisi defisit menjadi surplus  adalah melalui devaluasi besar-besaran atau kehancuran daya beli mata  uangnya !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Hal ini bisa dilakukan secara malu-malu  dan memberi nama yang indah – &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=512:g-20-memberikan-noise-the-fed-memberikan-signal&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;Quantitative  Easing&lt;/a&gt; – misalnya, atau secara terang-terangan seperti Indonesia  tahun 1997/1998 yang disebut krisis moneter. Cara pertama bisa  menyembuhkan tetapi perlu waktu yang lebih lama, cara kedua akan  menyakitkan tetapi ini terapi yang terbukti sangat efektif – paling  tidak pernah dibuktikan di Indonesia !.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Mana-pun yang dipilih Amerika, tidak ada insentif apapun  bagi mereka untuk menaikkan daya beli atau nilai tukar mata uangnya.  Bila nilai tukar mata uang mereka naik – mereka akan semakin tidak  kompetitif – yang berarti akan semakin membesarkan defisit neraca  perdagangannya. Defisit neraca perdagangan yang terus menerus akan  membawa kebangkrutan negara karena mereka terus mengkonsumsi barang dan  jasa dari luar lebih banyak daripada yang mereka bisa jual keluar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi secara perlahan-lahan ataupun secara  drastis, siapapun presidennya - Amerika akan cenderung membawa nilai  tukar mata uangnya ke arah turun. Barang-barang yang dibeli dengan mata  uang US$ dalam jangka panjangnya akan terus naik, meskipun perjalanan  jangka pendeknya bisa saja bergelombang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Maka ini pula yang akan terjadi dengan harga emas dunia,  bergelombang dalam jangka pendek – tetapi arah jangka panjangnya sangat  jelas. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-6222311277750765877?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/6222311277750765877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=6222311277750765877' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6222311277750765877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6222311277750765877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/11/menduga-masa-depan-harga-emas-dari.html' title='Menduga Masa Depan Harga Emas Dari Neraca Perdagangan'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-7161875725213843249</id><published>2010-11-18T02:38:00.000-08:00</published><updated>2010-11-18T02:38:14.335-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='currency war'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='quantitative easing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daya beli'/><title type='text'>Ketika US$ Jatuh, Apa Yang Terjadi Dengan Rupiah dan Harga Emas</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Senin, 08 November 2010 08:17 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Akhir September lalu ketika harga emas dunia mendekati angka psikologis US$ 1,300/Oz saya menulis tentang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=485:harga-emas--tinggi-tetapi-tidak-ketinggian&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;“Harga Emas : Tinggi Tetapi Tidak Ketinggian...”&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;. Kini satu setengah bulan kemudian harga emas dunia terus melambung, jauh melewati angka psikologis US$ 1,300/Oz tersebut dan bisa jadi sedang menuju angka psikologis berikutnya. Mengapa seolah harga emas dunia ini begitu &lt;em&gt;predictable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ?, selain karena statistiknya begitu nyata, perilaku manusia-manusia yang mengendalikan daya beli US$ ini begitu mudah dibaca.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jauh hari sebelum &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=471:antisipasi-quantitative-easing-2--belajar-sampai-negeri-china&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;Quantitative Easing tahap 2&lt;/a&gt; benar-benar diputuskan pekan lalu misalnya, pasar sudah menduganya – bahkan sampai ke angkanya yang hanya meleset sedikit (pasar menduga di kisaran US$ 500 Milyar, yang diputuskan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;US$ 600 Milyar ). Jadi gejala jatuhnya daya beli US$ ini sebenarnya adalah terang benderang seterang siang hari, apalagi apabila dilihat dari kaca mata Qur’ani yang memang sudah menjanjikan akan dimusnahkannya Riba (QS 2 : 176).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas bila jatuhnya daya beli US$ begitu nyata, apakah kita bisa melihat jatuhnya daya beli Rupiah ?. Tidak semua orang mungkin bisa melihat bahwa daya beli Rupiah juga sedang jatuh. Ini adalah karena adanya bias alat ukur, yaitu bila Rupiah diukur dengan US$ - maka nilai tukar Rupiah yang saat ini (08/11/2010) berada di kisaran Rp 8,900/US$ - kelihatan Rupiah seolah lagi perkasa. Mobil yang lagi berjalan mundur akan kelihatan berjalan maju, bila dilihat dari mobil lain yang berjalan mundur lebih cepat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kita hanya bisa tahu bahwa daya beli Rupiah juga lagi jatuh ketika kita pakai Rupiah tersebut untuk membeli kebutuhan riil sehari-hari yang terus bertambah mahal. Lebih kentara lagi bila digunakan untuk membeli barang-barang yang memiliki nilai baku sepanjang zaman seperti emas atau Dinar. Grafik dibawah adalah ilustrasinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 436px;"&gt;&lt;img align="top" alt="IDRX, USDX and GoldPrice" border="0" class="caption" height="324" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/2010/idrdown.jpg" title="IDXR, USDX and GoldPrice" vspace="1" width="436" /&gt;IDXR, USDX and GoldPrice&lt;/div&gt;&amp;nbsp;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Grafik US$ Index adalah bila US$ dibandingkan dengan sekelompok mata uang kuat dunia, begitu pula grafik Rupiah Index. Di latar belakang adalah trend kenaikan harga emas dunia pada periode yang sama, jelas sekali bukan ?. Grafik garis hijau (US$ Index) turun, grafik garis merah (Rupiah Index) juga turun – pada saat yang bersaman grafik bidang emas (harga emas dunia US$/Oz) terus naik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Maka karena saya belum bisa melihat akan adanya titik balik dari trend-trend terkini&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tersebut diatas; saya tetap dengan pendapat saya satu setengah bulan yang lalu – bahwa&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;meskipun harga emas atau Dinar kini sudah sangat tinggi – tetapi tetap juga belum ketinggian !. Bukan hanya karena kelangkaan dan peminat yang terus bertambah, tetapi juga karena didorong oleh nilai tukar uang yang digunakan untuk membelinya terus mengalami penurunan. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-7161875725213843249?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/7161875725213843249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=7161875725213843249' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/7161875725213843249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/7161875725213843249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/11/ketika-us-jatuh-apa-yang-terjadi-dengan.html' title='Ketika US$ Jatuh, Apa Yang Terjadi Dengan Rupiah dan Harga Emas'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-1337923045307837028</id><published>2010-11-18T02:35:00.000-08:00</published><updated>2010-11-18T02:35:31.008-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harga emas naik secara eksponensial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perang mata uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='currency war'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perang finansial'/><title type='text'>G-20 Memberikan Noise, The Fed Memberikan Signal</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jum'at, 05 November 2010 07:15&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dua pekan lalu saya menulis tentang hasil pertemuan tingkat menteri keuangan dan para gubernur bank sentral &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=504:harga-emas-noise-dari-pertemuan-g-20&amp;amp;catid=35:dinar&amp;amp;Itemid=84"&gt;negara-negara G-20 yang telah memberikan &lt;em&gt;noise&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; pada pasar emas dunia. Seperti memberikan ‘angin surga’&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;hasil pertemuan para petinggi otoritas keuangan dunia tersebut sejenak meredam issue &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;currency war&lt;/span&gt; yang semakin &lt;em&gt;imminent&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; saat itu.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Sejenak pula harga emas sempat turun karena dunia berharap bahwa &lt;em&gt;currency war&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; tidak terjadi. Namun realita yang terjadi kemudian ternyata sangat berbeda dengan apa yang dijanjikan oleh para petinggi keuangan G-20 tersebut, the Fed-nya Amerika bahkan memberikan &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=317:noise-dan-signal-dalam-pasar-emas&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;signal dan bukan hanya noise&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;- bahwa dideklarasikan ataupun tidak – perang mata uang itu sungguh terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tindakan the Fed untuk mencetak uang dari &lt;em&gt;awang-awang&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dengan bahasa kerennya &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=471:antisipasi-quantitative-easing-2--belajar-sampai-negeri-china&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;Quantitative Easing&lt;/a&gt; (QE) sampai US$ 600 Milyar yang akan diimplementasikan sampai pertengahan tahun depan – adalah &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;signal&lt;/span&gt; bahwa US$ akan terus dibuat melemah dalam waktu yang panjang. Mengapa ini bukan juga &lt;em&gt;noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; seperti yang dihasilkan oleh pertemuan petinggi keuangan G-20 ?. Disinilah bedanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ketika para pejabat tinggi Negara-negara G-20 bertemu, mereka akan cenderung saling berkata manis satu sama lain – seolah-olah tidak ada masalah diantara mereka. Hasil pertemuan ha ha hi hi inilah yang kemudian disampaikan ke media bahwa mereka sepakat untuk berbuat ini – itu yang meredam isu perang mata uang misalnya. Media kemudian menyebar luaskan hasil pertemuan tersebut sebagai positif dlsb. Maka pasar-pun sesaat terpengaruh dan berharap banyak bahwa kesepakatan-kesepakatan tersebut benar adanya. Saya katakan sesaat karena setelah mereka tahu realitanya, situasi akan segera berbalik seperti setelah adanya keputusan the Fed tersebut. Karena dampaknya yang sesaat inilah maka hasil pertemuan-pertemuan G-20 tersebut saya kategorikan sebagai &lt;em&gt;noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lain hanya dengan hasil pertemuan &lt;em&gt;Forum Open Market Committee&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&amp;nbsp;(FOMC)–nya the Fed.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pertemuan mereka bukan pertemuan para pejabat yang saling bicara manis satu sama lain, bukan pula pertemuan ha ha hi hi…; pertemuan mereka adalah untuk mengambil keputusan yang konkrit dan bersifat fundamental – yaitu mencetak (lagi) uang dalam jumlah yang sangat besar dari awang-awang atau &lt;em&gt;Quantitative Easing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Berbeda dengan hasil pertemuan G-20 yang tidak menghasilkan tindakan konkrit dan fundamental sehingga hanya bisa menimbulkan &lt;em&gt;noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;; keputusan hasil pertemuan FOMC – the Fed adalah konkrit diimplementasikan dan bersifat fundamental – maka &lt;em&gt;signal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-lah yang dihasilkan. &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Signal&lt;/span&gt; bahwa US$ akan terus menurun&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;daya belinya – yang berarti juga &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;signal&lt;/span&gt; komoditi riil seperti emas akan cenderung naik terus dalam jangka yang panjang. Pasar yang meresponse &lt;em&gt;signal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ini misalnya telah membuat harga emas melambung&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ke kisaran US$ 1,390/Oz sejak tadi malam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Minggu depan bukan hanya petinggi keuangan yang akan ketemu di Seoul – Korea Selatan; yang akan bertemu adalah para pemimpin negara-negara G-20. Tetapi pertemuan ini sekali lagi, hanya akan bersifat &lt;em&gt;ceremonial&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, bicara manis – tetapi tidak akan membuat perubahan fundamental. Pertemuan tingkat tinggi G-20 ini misalnya, meskipun juga akan dihadiri oleh presiden Amerika sekalipun – tetap tidak akan bisa mengubah hasil keputusan FOMC-nya the Fed yang sudah bertekad bulat untuk melemahkan nilai tukar US$ - demi menyelamatkan ekonomi negeri itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Walhasil, pertemuan tingkat kepala Negara G-20 –pun hanya akan menghasilkan &lt;em&gt;noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang sesaat mengaburkan &lt;em&gt;signal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;tetapi tidak akan bisa meredam &lt;em&gt;signal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang memang bersifat konkrit dan fundamental.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi dalam mengambil keputusan investasi – terutama yang bersifat jangka panjang – jangan terlalu terpengaruh oleh &lt;em&gt;noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, perhatikanlah &lt;em&gt;signal&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya !. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-1337923045307837028?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/1337923045307837028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=1337923045307837028' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1337923045307837028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/1337923045307837028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/11/g-20-memberikan-noise-fed-memberikan.html' title='G-20 Memberikan Noise, The Fed Memberikan Signal'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-6307840254033320707</id><published>2010-11-02T18:48:00.000-07:00</published><updated>2010-11-02T18:48:52.588-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemakmuran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lindung nilai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emas'/><title type='text'>Dinar Sebagai Yardstick Kemakmuran dan Perencanaan Keuangan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Senin, 01 November 2010 07:57&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ada seorang teman yang  saya kenal baik sejak tahun 1990-an hingga kini, karena kedekatan  tersebut dia cukup leluasa mengungkapkan segala problem &lt;em&gt;financial&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya ke saya. Pada  tahun 1995 dia diangkat menjadi manager di perusahaan asing dengan  penghasilan sekitar Rp 10 juta per bulan; kini dia&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;direktur  di salah satu group perusahaan besar dengan gaji Rp 100 juta-an per  bulan !. Yang jadi pertanyaan dia ke saya adalah mengapa dengan gaji 10  kali lipat dibandingkan dengan gaji dia tahun 1995, dia tidak merasakan  adanya peningkatan kemakmuran selama 15 tahun ini ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Disinilah problem yang  terjadi dengan uang kertas, karena nilainya yang terus bergerak turun –  angka di penghasilan kita bisa saja terus meningkat tetapi tidak berarti  daya beli riil kita juga meningkat. Untuk bisa melihat daya beli riil  kita, kita harus menggunakan timbangan yang juga benda riil – salah  satunya adalah Dinar. Untuk melihat situasi &lt;em&gt;financial&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; teman saya tersebut  diatas misalnya, kita dengan mudah dapat gunakan tabel dibawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="Estimasi Harga Dinar 1970-2010" border="0" class="caption" height="635" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/2010/dinar1970.jpg" title="Estimasi Harga Dinar 1970-2010" vspace="1" width="480" /&gt;Estimasi  Harga Dinar 1970-2010&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Penghasilan dia tahun 1995 yang Rp 10 juta saat  itu kurang lebih setara dengan 82.29 Dinar. Dengan harga Dinar pagi ini  dikisaran Rp 1,670,000,-/Dinar , penghasilan dia yang Rp 100 juta hanya  setara dengan 59.88 Dinar !. Jadi setelah bekerja 15 tahun lebih dengan  penghasilan dalam Rupiah yang sudah meningkat 10 kali lipat, tentu saja  sang direktur tidak merasakan peningkatan kemakmuran karena daya beli  riil dia selama ini bukannya naik tetapi malah turun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Mengapa harga Dinar ini lebih akurat untuk mengukur daya  beli riil kita ketimbang data inflasi di negara maju sekalipun ?; adalah  sejarah ribuan tahun yang membuktikan hal ini. 1 Dinar di jaman  Rasulullah SAW dapat untuk membeli 1 ekor kambing kurban yang baik, kini  dengan 1 Dinar yang sama Anda tetap dapat memilih kambing kelas A untuk  ber-kurban. Bila Dinar stabil daya belinya terhadap kambing, tentu dia  juga memiliki daya beli stabil untuk kebutuhan kita lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan menggunakan tabel yang sama, Anda  juga dapat mengukur kinerja &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;financial &lt;/span&gt;Anda dalam perjalanan karir  Anda selama ini – jangan-jangan tanpa Anda sadari - Anda juga menjadi  korban penurunan daya beli seperti teman saya tersebut. Lantas apa  manfaatnya mengetahui kondisi riil kita ini ?. Bila kita berhasil  mengidentifikasi masalahnya, maka ada kemungkinan kita bisa memperbaiki  situasinya. Sebaliknya bila kita tidak tahu masalahnya, tentu akan sulit  untuk mencari pemecahannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk kasus teman saya  tersebut misalnya; dengan penghasilannya sebagai direktur yang sekarang  mendekati 60 Dinar per bulan – memang lebih rendah dari penghasilan dia  sebagai manager tahun 1995 yang diatas 80 Dinar per bulan; tetapi  sesungguhnya dia masih mampu menyisihkan sebagian penghasilannya untuk  diinvestasikan di sektor riil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Apa  dampaknya bila dia tidak melakukan action ini sekarang ?, penghasilan  dia akan semakin menurun kedepan (dalam Dinar) padahal dia semakin&lt;span&gt;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;dekat ke usia pensiun yang kurang dari 10 tahun mendatang. Bila  ini terjadi, maka dari sisi &lt;em&gt;financial&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dia tidak akan lebih  baik dari posisi &lt;em&gt;financial&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dia di masa mudanya. Inilah mayoritas yang  dialami oleh pegawai di sektor apapun pada tingkat apapun – bila dia  tidak mulai mengambil aksi investasi pada bentuk-bentuk investasi yang  bisa mengalahkan penurunan daya beli mata uang kertas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bentuk investasi sektor riil yang sederhana tetapi akan  mampu mengalahkan penurunan daya beli mata uang salah satunya adalah  perdagangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila Anda berdagang  beras misalnya. Anda mengambil dari Cianjur dan menjualnya di Jakarta  dengan keuntungan bersih 10 %, maka keuntungan Anda yang 10 % dari harga  beras ini akan mampu melawan inflasi atau penurunan daya beli mata uang  karena ketika inflasi itu terjadi harga beras otomatis naik dan  penghasilan Anda juga otomatis naik – seiring kenaikan harga beras.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila sekarang Anda mulai menjual 1 ton  beras per bulan, 10 tahun lagi mampu menjual 10 ton beras per bulan,  maka kenaikan penghasilan Anda akan merupakan kenaikan penghasilan yang  riil karena dikaitkan langsung dengan daya beli terhadap beras – bukan  kenaikan semu hanya dalam angka seperti dalam contoh kasus teman saya  tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi mengenal &lt;em&gt;yardstick  &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;atau  tolok ukur yang benar, bisa menjadi awal Anda untuk membuat perencanaan  keuangan masa depan yang lebih akurat dan memakmurkan. InsyaAllah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-6307840254033320707?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/6307840254033320707/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=6307840254033320707' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6307840254033320707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/6307840254033320707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/11/dinar-sebagai-yardstick-kemakmuran-dan.html' title='Dinar Sebagai Yardstick Kemakmuran dan Perencanaan Keuangan'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-993428996991194875</id><published>2010-10-24T22:55:00.000-07:00</published><updated>2010-10-24T22:55:51.743-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cetak uang'/><title type='text'>Harga Emas : Noise Dari Pertemuan G-20</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Senin, 25 October 2010 07:26&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Ada peristiwa  penting yang terjadi Sabtu lalu (23/10/2010)&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang untuk  sesaat mungkin akan berpengaruh pada harga emas dunia. Peristiwa  tersebut adalah pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank  sentral dari negara-negara kelompok G-20 di Gyeongju - Korea Selatan.  Hasil pertemuan ini intinya adalah para otoritas keuangan dari  negara-negara yang me-representasikan 85% kekuatan ekonomi dunia  tersebut – menyepakati untuk tidak melemahkan mata uang masing-masing  atau perang kurs.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila kesepakatan ini  bener-bener tulus dan pasar percaya akan keseriusan para pemimpin  ekonomi dunia tersebut, maka seharusnya – minimal untuk sementara harga  emas akan turun. Pertama karena meredanya kekawatiran nilai tukar Dolar  akan turun secara drastis, dan kedua kebutuhan emas untuk &lt;em&gt;safe haven&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; menurun ketika ketidak  pastian ekonomi berkurang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila inipun terjadi,  saya masih mengkategorikannya sebagai &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=317:noise-dan-signal-dalam-pasar-emas&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;noise dan belum menjadi&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;signal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; karena sifatnya  sementara dan tidak dipicu oleh faktor-faktor yang bersifat fundamental.  Untuk &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;signal&lt;/span&gt;-nya  sendiri, saya &amp;nbsp;melihat trend harga emas dunia yang masih akan terus  menaik dalam jangka menengah maupun jangka panjang oleh sebab  faktor-faktor fundamental berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Harga emas dunia saat ini dinilai dalam US$,  jadi tinggi rendahnya tergantung pada daya beli US$ itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tinggi rendahnya US$  tergantung pada situasi ekonomi Amerika Serikat. Kenyataannya sampai  kemarin-pun (sehari setelah kesepakatan G-20) menteri keuangan negeri  itu masih terus berusaha menekan &lt;em&gt;counterpart&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya dari China agar  menaikkan nilai tukar Yuan. Artinya Amerika masih merasa daya beli  uangnya ketinggian sehingga tidak kompetitif dalam perdagangan global  khususnya dengan China. Untuk kepentingan Amerika, US$ akan cenderung  ditekan melemah ketimbang menguat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Hari-hari ini Amerika tenggelam dalam hutang  dan kewajiban-kewajiban&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang besarnya 8 kali GDP mereka.  Pemerintahan mereka saat ini juga terkenal pemerintahan yang boros dan  tidak peduli dengan defisit anggaran. Tahun ini saja Obama akan  membelanjakan US$ 3.5 trilyun untuk perbagai program populisnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila dalam suatu  negara, produksinya tidak cukup untuk membayar hutang, kewajiban dan  belanja yang terus membengkak,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;apa yang akan mereka  lalukan ?. Mencetak uang dari awang-awang atau bahasa kerennya &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=471:antisipasi-quantitative-easing-2--belajar-sampai-negeri-china&amp;amp;catid=36:investasi-&amp;amp;Itemid=87"&gt;Quantitative  Easing&lt;/a&gt;. Yang pertama sudah mereka lakukan dua tahun lalu untuk  mencegah negeri itu terjun bebas dalam krisis,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang kedua  para pengamat rata-rata sepakat akan segera mereka lakukan dalam waktu  dekat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila  uang terus dicetak tanpa diimbangi oleh peningkatan produksi yang  seimbang, pastilah nilai uang itu jatuh dan harga barang-barang yang  dibeli dengan tersebut akan terus menanjak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi mumpung ada &lt;em&gt;noise&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang untuk sementara  menurunkan harga emas dan otomatis juga Dinar, hari-hari ini Insyaallah  menjadi hari-hari&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang baik&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;untuk  mengamankan asset atau setidaknya men-diversifikasi-kan asset dari  denominasi mata uang kartas yang rawan penurunan nilai – ke asset riil  yang bebas dari pengaruh daya beli mata uang kertas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila selama ini Anda bangga mempunyai tabungan dalam US$,  asuransi jiwa dalam US$ dan juga bahkan Anda juga memegang uang kertas  fisik yang juga US$; ketahuilah bahwa daya belinya terhadap emas terus  nyungsep dan trend-nya memang nampaknya akan tetap nyungsep. Berlebihan  kah saya ?, perhatikan grafik dibawah – InsyaAllah saya tidak  berlebihan. InsyaAllah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption top" style="width: 480px;"&gt;&lt;img align="top" alt="US$ Value Relative to Gold" border="0" class="caption" height="385" hspace="1" src="http://geraidinar.com/images/2010/usdvalue.jpg" title="US$ Value Relative to Gold" vspace="1" width="480" /&gt;US$ Value  Relative to Gold&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071646632703737088-993428996991194875?l=matauangdinar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matauangdinar.blogspot.com/feeds/993428996991194875/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071646632703737088&amp;postID=993428996991194875' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/993428996991194875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071646632703737088/posts/default/993428996991194875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matauangdinar.blogspot.com/2010/10/harga-emas-noise-dari-pertemuan-g-20.html' title='Harga Emas : Noise Dari Pertemuan G-20'/><author><name>Amin Al Islam</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071646632703737088.post-1103051302210231216</id><published>2010-10-23T02:29:00.000-07:00</published><updated>2010-10-23T02:29:23.584-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hancurnya nilai uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter belum berakhir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='currency war'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='krisis moneter'/><title type='text'>Akhir Currency War: Antara Resi Bisma dan Dewi Srikandi</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh Muhaimin Iqbal    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kamis, 21 October 2010 08:28 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Di malam  menjelang perang Baratayudha terjadi, pasukan-pasukan dari pendukung  Pandawa maupun Kurawa berkumpul di padang Kurusetra.&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;S&lt;/span&gt;ebenarnya  tidak semua orang ingin berperang, hati mereka bergetar dan  bertanya-tanya mengapa perang harus terjadi ?. Resi Bisma yang dihormati  oleh kedua belah pihak-pun sebenarnya berusaha mencegah perang, dia  berusaha membagi tanah Astina dengan adil agar tidak terjadi perang -  namun usulan agar Indraprasta dikembalikan ke Pendawa ditolak oleh  Kurawa – maka demikianlah cerita perang Baratayudha tersebut dimulai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Membaca berita-berita  financial dunia akhir-akhir ini mengingatkan saya pada cerita tentang  perang Baratayudha tersebut diatas yang dahulu suka saya baca sewaktu  sekolah. Banyak sekali kemiripannya, bahkan suasana malam di Kurusetra  menjelang peperangan tersebut seolah kini hadir dengan ‘Kurusetra’-nya  berupa seluruh wilayah bumi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Pidato gubernur bank  sentral Inggris dihadapan para pengusaha menjelang keberangkatannya ke  pertemuan para menteri keuangan G 20 akhir pekan ini misalnya mirip  dengan kegundahan hati prajurit yang hadir di Kurusetra. Kepada para  pebisnis yang berkumpul dia menyampaikan dampak dari &lt;em&gt;currency war&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“&lt;em&gt;setiap  negara akan menderita kehancuran sebagai konsekwensinya...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas siapa yang menjadi Resi Bisma ?, saya melihat Dollar  paling pas dengan lakon Resi Bisma ini. Dia dihormati (baca : digunakan)  oleh seluruh negara, tetapi ketika perang Baratayudha pecah dia menjadi  panglima perang Kurawa. Meskipun sudah tua, dia sempat membuat prajurit  Pendawa kucar-kacir. Ini mirip dengan kondisi negara-negara di dunia  yang saat ini diombang-ambingkan oleh permainan nilai Dollar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Siapa yang akan menghadapi Resi Bisma ?.  Alkisah akhirnya pihak Pendawa mengirimkan Dewi Srikandi untuk melawan  eyang Resi Bisma – lawan yang tidak diduganya akan muncul. Melihat Dewi  Srikandi, mata Resi Bisma seolah melihat pesona Dewi Amba – yang dahulu  pernah disakitinya dan kini menuntut balas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Melihat kelengahan tersebut, Prabu Kresna segera  memerintahkan Dewi Srikandi untuk segera memanah Resi Bisma. Panah  Srikandi melesat, namun panah ini nampak tidak akan sampai menyentuh  Resi Bisma. Perjalanan anak panah inipun terlihat oleh suami &amp;nbsp;Srikandi  yaitu Arjuna, maka Arjuna memanah pangkal anak panah Srikandi tersebut  untuk memberi dorongan dari belakang agar anak panah Srikandi sampai ke  dada sang Resi Bisma.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas siapa pula yang  akan memerankan Dewi Srikandi ini dalam &lt;em&gt;currency war&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ?.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Saya  menjagokan emas atau Dinar. Emas atau Dinar adalah lawan yang tidak  diantisipasi oleh Dollar – tetapi Dollar tahu takdirnya akan mati di  tangan emas – seperti Resi Bisma yang konon tahu takdirnya akan mati  ditangan wanita. Emas atau Dinar sekarang juga ibarat jelmaan Dewi Amba –  yang dahulu disakiti Resi Bisma (US$) – karena Dollar sering  mempermainkan emas sejak ditinggalkannya Bretton Wood tahun 1971.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tetapi ‘panah’ emas atau Dinar saat ini  masih terlalu lemah untuk sampai dapat memanah dada ‘Bisma’ Dollar  sampai roboh. Lantas siapa yang akan memanah emas atau Dinar ini dari  belakang, untuk mendorongnya agar sampai di dada ‘Bisma’ Dollar ?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Beruntunglah kita, karena yang kita yakini  kebenarannya bukan cerita pewayangan diatas, yang kita yakini adalah  kebenaran janji Allah. Ketika Allah menjanjikan “...&lt;em&gt;Wa Maa Romaita  Idz Romaita Walaakinna Allaha Roma... &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;&lt;strong&gt;,”... dan bukan  kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang  melempar....&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; (QS 8 :17) , maka tugas kita hanyalah mulai  ‘melempar’...selanjutnya biarlah Allah yang meneruskan lemparan  tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="te
