Harga emas melesat ke level tertinggi dalam 7 minggu terakhir karena memanasnya situsi di Timur Tengah. Merebaknya kerusuhan di wilayah itu menyebabkan naiknya permintaan investor terhadap emas.Secara umum Emas diprediksi akan terus naik seiring meningkatnya permintaan fisik dari Support : $1.386 , $1.382 Harga hari ini 22-02-2011 Rp. 412.000 (harga www.logammulia.com)Resistant : $1.395 , $1.400 Dedy sumber : www.goldgram.co.id |
Emas menguat akibat ekspektasi meningkat inflasi akan menopang permintaan terhadap logam mulia. Indeks harga konsumen Cina kembali lebihi target pemerintah di 2011 untuk bulan keempatnya. Tidak banyak sentimen yang pengaruhi pasar sekarang, Harga emas kini sedang alami konsolidasi dan cenderung meningkat ditopang oleh kekhawatiran inflasi. Kenaikan tersebut juga dipicu oleh data perdagangan AS yang menunjukkan posisi bullish investor berjangka. Kenaikan ini merupakan kenaikan pertama sejak awal 2011.
Keyakinan terhadap tren kenaikan harga emas jangka panjang juga ditunjukkan oleh laporan yang menggambarkan bahwa investor mulai membangun exposure mereka untuk emas berjangka AS. Harga spot emas bertahan stabil hari Rabu, setelah naik dalam 2 sesi berturut-turut dengan bantuan dari kekhawatiran inflasi, sementara kepemilikan di SPDR turun ke rendahnya 9 bulan, seiring investor yang terus mengawasi perkembangan ketegangan di Timur Tengah. Pada perdagangan kemarin Harga emas mencapai harga terendah di $1.361 dan tertinggi $1,376. Saat ini harga emas stabil bertahan di level $1,376. Minggu ini harga emas berpotensi besar untuk kembali menuju ke level $1,400. Support : $1.361 , $1.354 Resistant : $1.380 , $1.393 Dedy Sumber www.goldgram.co.id |
Tanggal : 09-02-2011
People’s Bank of Kenaikan suku bunga Cina untuk kedua kalinya hanya dalam 6 minggu memberikan keuntungan untuk emas sebagai alat penahan inflasi, bahkan setelah sebelumnya terjadi penjualan emas bersama dengan industri komoditi lainnya.
Setelah pengumuman kenaikan suku bungaChina , Harga emas yang sempat jatuh ke level $1,348 pada Sesi Eropa kemudian melonjak hingga mencapai high di $1,368 pada sesi Amerika
Pagi tadi harga emas sempat turun ke $1,362 dan saat ini emas bergerak stabil di kisaran $1.363.
Support terdekat ada di $1.360 dan $1.356
Resistant terdekat di $1.368 dan $1.375
Dari sisi teknikal, harga emas sedang berada di momentum bullish untuk kembali menuju harga $1,400. Namun bila resistant diatas masih dapat di pertahankan, perjalanan menuju $1,400 akan cukup memakan waktu.
Setelah pengumuman kenaikan suku bunga
Pagi tadi harga emas sempat turun ke $1,362 dan saat ini emas bergerak stabil di kisaran $1.363.
Support terdekat ada di $1.360 dan $1.356
Resistant terdekat di $1.368 dan $1.375
Dari sisi teknikal, harga emas sedang berada di momentum bullish untuk kembali menuju harga $1,400. Namun bila resistant diatas masih dapat di pertahankan, perjalanan menuju $1,400 akan cukup memakan waktu.
Dedy
Sumber: goldgram.co.id
In
dinar,
hancurnya nilai uang
Inflasi : Proses Pengurangan Timbangan Secara Massal, Salah Siapa...?
Oleh Muhaimin Iqbal
Selasa, 25 January 2011 07:00
Upah Buruh Setara Beras...
Selasa, 25 January 2011 07:00
Supaya ada rasa empati kita dengan sebagian penduduk negeri ini yang bekerja sebagai pekerja kasar, marilah kita bayangkan diri kita adalah mereka - setiap hari kita bekerja keras banting tulang untuk menghidupi anak istri. Sebagai buruh kasar , tahun 2006 kita mendapatkan upah rata-rata Rp 30,000/hari. Sebagian dari kita ada yang beruntung bekerja pada majikan yang usahanya berjalan baik sehingga mampu menaikkan upah 10% per tahun, maka upah mereka ini tahun 2010 lalu telah menjadi Rp 44,000/hari.
Sebagian yang lain bekerja dengan majikan yang usahanya pas-pasan - majikan ini hanya mampu menaikkan upah 5% per tahun – maka upah mereka menjadi Rp 36,500/hari. Sebagian yang lain lagi, majikannya hanya mampu untuk sekedar survive di tengah persaingan dan krisis ekonomi global – mereka tidak mampu menaikkan upah buruh – tetapi masih untung tidak mem-PHK-kan para buruhnya – maka untuk mereka ini upahnya tetap Rp 30,000/ hari hingga kini.
Baik yang bekerja di majikan yang usahanya maju, pas-pasan maupun yang sekedar survive – semuanya sama telah bekerja dengan sangat keras selama lima tahun dari 2006 – 2010 untuk tetap mendapatkan upahnya masing-masing. Sebagai buruh kasar dengan penghasilan antara Rp 30,000/hari s/d Rp 44,000/ hari tersebut – sebagian terbesar dari penghasilan ini habis untuk membeli bahan pangan untuk bertahan hidup sehari-hari.
Di sinilah masalahnya, meskipun mereka tetap terus dapat bekerja keras – dan majikan merekapun dengan kegigihannya mampu mempertahankan lapangan kerja yang ada – dari waktu ke waktu ketika upah hendak kita belikan bahan pangan beras misalnya – terus berkurang beras yang dapat kita bawa pulang untuk keluarga kita.
Dengan penghasilan Rp 30,000/hari tahun 2006 dapat untuk membeli beras sebanyak 9 kg – upah yang sama kini hanya cukup untuk membeli 6 kg beras. Yang penghasilannya naik 5% per tahun dengan upah Rp 36,500/ hari, kini hanya cukup untuk membeli 7 kg beras. Sedangkan yang naik 10 % per tahun dengan upah Rp 44,000 per hari kini hanya dapat untuk membeli beras 8 kg. Grafik dibawah menggambarkan nilai tukar upah tersebut diatas terhadap beras yang dihitung berdasarkan data inflasi kelompok bahan pangan dari Biro Pusat Statistik.
Lantas siapa yang ‘mengurangi timbangan’ beras kita tersebut ? dengan kerja keras yang sama beras yang dapat kita beli kok terus berkurang dari waktu ke waktu ?. Inilah yang namanya inflasi, maka tugas para pemimpin dan otoritas keuangan dan moneter negeri ini antara lain adalah untuk menjaga agar inflasi serendah mungkin dan tidak boleh melebihi kenaikan daya beli masyarakat.
Inilah yang diingatkan oleh Ibnu Taimiyyah kepada pemimpin negeri di jamannya, “Jumlah fulus ( uang yang lebih rendah dari Dinar dan Dirham seperti tembaga) hanya boleh dicetak secara proporsional terhadap jumlah transaksi sedemikian rupa sehingga terjamin harga yang adil. Penguasa tidak boleh mencetak fulus berlebihan yang merugikan masyarakat karena rusaknya daya beli fulus yang sudah ada di tangan mereka”.
Kegagalan mempertahankan daya beli fulus atau uang kertas sekarang adalah kegagalan untuk menegakkan timbangan – terlihat dari semakin sedikitnya beras yang dapat ‘ditimbang’ dengan uang yang sama seperti dalam contoh tersebut diatas.
Tegaknya timbangan ini adalah bagian yang amat sangat penting dalam Islam yang muncul di beberapa ayat di Al-Quran. Bahkan Allah mencela orang-orang yang mengurangi timbangan tersebut. “Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (QS 83 : 1-3).
Kalau mengurangi timbangan yang dilakukan oleh individu yang korbannya adalah individu yang lain saja sudah cukup bagi Allah untuk mendatangkan kecelakaan besar, lantas apa yang terjadi bila pengurangan timbangan ini terjadi secara sistematis dan massal – melalui penurunan daya beli mata uang – daya beli hasil kerja keras ratusan juta penduduk negeri ini ?. Mungkin inilah yang perlu jadi renungan para pemimpin negeri ini di eksekutif, legislative maupun yudikatif.
Kita perlu rame-rame mengkampanyekan tegaknya timbangan dalam arti luas, agar Allah tidak menimpakan kecelakaan besar bagi negeri ini. Semoga Allah memberi petunjuk jalanNya yang lurus bagi kita dan para pemimpin kita. Amin.
Oleh Muhaimin Iqbal
Jum'at, 07 January 2011 08:04
Contoh Trend Setahun...
Contoh Trend 6 Bulan...
Contoh Trend 3 tahun...
Contoh Trend 10 Tahun...
Jum'at, 07 January 2011 08:04
Hari-hari ini harga emas lagi rendah, harga internasionalnya dalam US$ berada di kisaran US$ 1,371/Oz atau mengalami penurunan sekitar 3.5% dalam perdagangan sepekan terakhir dibandingkan dengan penutupan akhir tahun 2010 pekan lalu yang berada di kisaran US$ 1,421/Oz. Hal ini bisa menyakitkan bagi yang mulai terjun di emas ini pada periode harga tinggi sampai akhir tahun lalu. Itulah sebabnya di situs ini selalu kami sajikan trend jangka pendek sampai jangka panjang, mulai dari 24 jam (sehari semalam), sepekan, sebulan, setahun sampai 10 tahun.
Maksud dari grafik-grafik tersebut adalah agar pengguna Dinar dapat melihat kinerja nya dalam time horizon yang bervariasi. Grafik harian sampai grafik tahunan bersifat dinamis – real time ; sedangkan grafik 10 tahunan-an diambil rata-rata tahunan untuk masing-masing tahun – inipun bergerak dinamis karena tahun terakhir (pasti belum genap setahun) angkanya akan terus berubah.
Apa pentingnya memahami time horizon ini kaitannya dengan keputusan Anda untuk memasukkan emas dalam portfolio investasi Anda ?. Berikut penjelasannya :
Bila uang yang Anda investasikan tersebut akan diperlukan kurang dari setahun lagi, maka investasi emas akan cukup berisiko rugi . Grafik pertama berikut adalah contohnya.
Peluang rugi ini akan menjadi lebih besar lagi kalau uang tersebut lebih cepat lagi akan digunakan – misalnya 6 bulan seperti dalam contoh grafik kedua di bawah.
Fungsi investasi dan proteksi nilai atas tabungan emas yang merupakan hasil jerih payah Anda, baru akan terasa efektifitasnya – dan kecil kemungkinannya untuk rugi - bila time horizon Anda relatif panjang misalnya 3 tahun seperti dalam contoh grafik ketiga dibawah.
Emas benar-benar terbukti ampuh dalam memberikan proteksi nilai – sekaligus juga investasi yang sangat menarik bila time horizon Anda benar-benar panjang – misalnya 10 tahun seperti pada contoh grafik ke 4 dibawah.
Jadi dari gerakan harga emas 10 tahun terakhir yang saya sajikan dalam empat grafik tersebut diatas, emas atau Dinar akan cocok untuk instrumen investasi dan proteksi nilai yang terkait dengan biaya sekolah anak-anak sampai lulus perguruan tinggi , biaya pergi haji yang kini antriannya semakin panjang, biaya pemeliharaan kesehatan di hari tua, perencanaa pensiun dan kebutuhan lain yang bersifat jangka panjang.
Sebaliknya emas atau Dinar tidak kita rekomendasikan untuk spekulasi jangka pendek yang time horizon-nya kurang dari 12 bulan.
Harga emas melesat ke level tertinggi dalam 7 minggu terakhir karena memanasnya situsi di Timur Tengah. Merebaknya kerusuhan di wilayah itu menyebabkan naiknya permintaan investor terhadap emas.